Facebook Pixel

Ini Alasan Susu Diet Cocok untuk Menurunkan Berat Badan

Banner
| 27 Agu 2021

Ini Alasan Susu Diet Cocok untuk Menurunkan Berat Badan

Ini Alasan Susu Diet Cocok untuk Menurunkan Berat Badan

Ingin menurunkan berat badan dengan mengonsumsi susu diet? Sebenarnya sah-sah saja karena jenis susu ini bisa membantu kamu merasa kenyang lebih lama dengan kadar lemak yang relatif rendah. Namun, perlu Kamu ketahui juga bahwa proses penurunan berat badan tidak hanya berfokus pada konsumsi susu diet saja, tetapi juga harus diimbangi dengan pola makan yang sehat, defisit kalori, rajin olahraga, dan lainnya. Itulah sebabnya, susu diet berperan sebagai pendukung bagi kamu yang ingin mengontrol berat badan lebih optimal. 

Namun, tak sedikit pula di antara kita yang menganggap bahwa susu tidak direkomendasikan untuk orang yang sedang melakukan diet karena kandungan lemaknya. Tapi sebenarnya susu diet atau susu rendah lemak bisa jadi salah satu pilihan karena memiliki kandungan protein, rendah lemak, serta banyak mengandung vitamin yang baik untuk tubuh. 

Sebenarnya terdapat beberapa jenis susu rendah lemak yang bisa kamu pilih, di antaranya susu rendah lemak dengan kadar lemak 1% sampai 2%, dan tanpa lemak sama sekali atau yang sering disebut dengan susu skim. Susu dengan kadar lemak 2% minimal mengandung 120 kalori dan 4.5 gram lemak. Sedangkan, susu diet yang memiliki kadar lemak 1% mengandung 100 kalori dan 2.5 gram lemak. Selain itu susu diet juga memiliki kandungan kalori yang lebih rendah jika dibandingkan dengan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Hal inilah yang membuat susu diet bisa jadi nutrisi yang dapat membantu menurunkan berat badan dengan sehat.

Baca juga: Alasan Berat Badan Tak Kunjung Turun Meski Sudah Diet

Apakah Benar Susu Diet Dapat Menurunkan Berat Badan?


Kelebihan berat badan sebenarnya terjadi akibat asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh terlalu banyak, alias kamu terlalu banyak makan. Oleh karena itu, mengatur ulang pola makan merupakan kunci utama dalam menurunkan berat badan. Dalam mengatur pola makan yang baik, kamu bisa mengganti sebagian porsi makanan dengan susu diet. Dengan kalori yang lebih rendah, susu diet dapat mengurangi asupan kalori dalam satu hari apabila dikonsumsi sebagai pengganti makan, bukan sebagai tambahan agar kamu bisa memiliki berat badan yang ideal. 

Jadi, manfaat dalam mengganti makanan dengan kalori tinggi dengan yang lebih rendah dari susu diet adalah supaya tidak ada kalori berlebih yang kemudian menumpuk jadi lemak tubuh. Namun minum susu untuk menggantikan makan juga tidak menjamin berat badan akan turun. Mungkin kamu yang mengonsumsi jenis susu diet ini mengira bahwa berat badan akan turun dengan sendirinya karena telah minum susu diet. Kenyataannya, hal ini juga harus diiringi dengan pola hidup sehat, seperti olahraga secara rutin. 

Alasan Susu untuk Diet Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan


Beberapa penelitian telah dilakukan untuk membuktikan manfaat susu rendah lemak atau susu diet bagi pengamat berat badan. Mereka telah menetapkan bahwa mengonsumsi setidaknya tiga porsi susu diet dapat membantu dalam pengelolaan berat badan.

  • Susu Diet Dapat Mengenyangkan


    Pakar kesehatan mengatakan bahwa susu diet memiliki kalori lebih sedikit dan membuat lebih kenyang dibandingkan minuman lain seperti soda, teh, dan minuman energi. Karena kandungan proteinnya, minum susu diet memberimu rasa kenyang untuk durasi yang lebih lama dan membuat cenderung makan lebih sedikit.

  • Susu Diet Meningkatkan Gairah Olahraga

    Olahraga merupakan metode efektif dalam membakar kalori sehingga berat badanmu turun dengan cepat. Paduan olahraga dan susu diet bisa jadi kombinasi untuk hasil yang lebih optimal. Pasalnya, susu diet benar-benar dapat membantu meningkatkan upaya olahraga karena mengubah komposisi tubuh. Menurut para peneliti, mengonsumsi susu diet daripada minuman energi lainnya segera setelah latihan menghasilkan perkembangan massa otot yang lebih besar, kehilangan massa lemak dan mendapatkan kekuatan pada seseorang.

  • Susu Diet Sehat Untuk Diminum

    Saat kamu berupaya dalam penurunan berat badan, penting untuk melakukan defisit kalori. Ini adalah keadaan ketika tubuh membakar lebih banyak kalori setiap hari daripada asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh.

    Jika kamu memilih susu diet, pastikan susu diet tersebut tidak berlemak karena hanya mengandung 83 kalori per cangkir dan secangkir susu murni mengandung 150 kalori. Meskipun susu almond sama-sama sehat seperti susu diet, tetapi biasanya kamu cenderung merasa lapar segera setelah meminumnya. Oleh karena itu, sebaiknya pilihlah susu diet yang rendah kalori untuk membantu menurunkan berat badan dengan baik, tentunya dengan diimbangi oleh olahraga dan pola hidup yang sehat.

    Baca Juga: Mewujudkan Indonesia Sejahtera

  • Tetap Terhidrasi Adalah Kunci Utama

    Apa pun jenis susu diet yang kamu pilih untuk membantu penurunan berat badan, minumlah susu diet tersebut dalam jumlah yang sesuai batas normal. Selain itu, perlu kamu catat bahwa air putih tidak boleh diganti dengan jenis minuman lain untuk menghidrasi tubuh, termasuk jus, minuman manis, susu diet atau susu jenis apapun. Air putih adalah hal terbaik untuk membantu tubuh terhidrasi dengan baik karena membantu menurunkan berat badan dan baik untuk kesehatan secara keseluruhan.

    Baca juga: Ini Pentingnya Minum Susu bagi Dewasa Muda!

    Dalam mendambakan berat badan yang ideal, hanya meminum susu diet tidak menjanjikan untuk memberikan hasil yang maksimal terhadap program diet yang sedang kamu jalani. Dengan tetap mengonsumsi susu diet, kamu pun harus mulai membuat rencana lainnya dalam yang dapat membantu menurunkan berat badanmu saat ini. Berikut adalah beberapa tahap mudah yang bisa kamu lakukan untuk menurunkan berat badan.

Tips Menurunkan Berat Badan Dengan Susu Rendah Lemak

  • Pertama, kamu harus kenali dulu bagaimana tubuhmu bekerja sebelum memilih produk susu diet yang tepat. Apa yang menyebabkan berat tubuhmu belum juga turun. Cek juga, apakah sebenarnya berat badan sudah turun tapi belum ada perubahan pada tubuhmu. Sambil mengubah siasat dan menukarnya dengan pola makan. 
  • Hari pertama hingga hari ketiga, usahakan kamu mengonsumsi makanan yang rendah karbohidrat. Perbanyak makan sayur dan buah, serta umbi-umbian. Kacang merah juga bisa menjadi pengganti nasi. Tahan lapar mata kalau memang bertekad ingin menurunkan berat badan. Supaya lebih optimal, kamu juga sudah bisa mengonsumsi susu diet sesuai dengan porsi yang tepat untuk defisit kalori.
  • Hari keempat. Mulai hari ini hingga beberapa hari ke depan, kamu harus benar-benar mengatur pola makan. ganti makanan rendah karbohidrat ke karbohidrat normal. Pada saat sarapan, kamu bisa pilih telur rebus atau omelet yang dicampur gandum. Kamu juga bisa mengganti dengan tempe atau tahu yang direbus. Kalau kamu ingin makan buah saja, lebih baik makan 1 buah apel atau jeruk. Tambahkan susu diet sebagai pelengkap agar kamu merasa kenyang lebih lama dan terhindar dari konsumsi camilan tidak sehat, seperti camilan tinggi gula, gorengan, soda, dan lainnya.
  • Pada siang hari, ganti nasi putih dengan nasi merah. Jika kamu tetap ingin mengonsumsi nasi putih, pastikan hanya mengonsumsi 9 sendok nasi putih biasa. Untuk lauknya, pilihlah ayam atau daging sapi atau bisa juga ikan tanpa lemak. Dan, jangan lupa setengah mangkuk sayuran. Dengan melakukan food combining seperti ini, kamu akan tetap punya asupan cukup dalam menjalani aktivitas sehari-hari meskipun dengan porsi makan yang lebih kecil dari biasanya.
  • Pada malam hari, kamu boleh minum susu tinggi protein tapi rendah lemak dan gula, seperti susu diet. Dengan membangun pola makan diet yang seperti ini selama satu minggu, berat badanmu akan turun. Selain itu, pastikan kamu punya durasi tidur yang cukup, antara 7-8 jam sehari. Istirahat yang cukup punya peranan penting untuk menurunkan berat badanmu. Waktu tidur yang cukup akan membantu metabolisme tubuhmu bekerja dengan baik, sehingga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh dapat diserap secara optimal.
  • Cara lain yang akan membantu kamu menurunkan berat badan selain mengonsumsi susu diet adalah dengan berolahraga. Kamu bisa membuat rincian terkait jadwal dan jenis olahraga yang mudah dilakukan di rumah saat memulai. Pastikan untuk membuat rencana olahraga secara bertahap, mulai dari durasi dan gerakannya untuk memberikan hasil maksimal pada program diet yang kamu sedang lakukan.

Baca Juga: Milk Collections Points

Makanan yang Harus Dihindari Saat Diet

Tips diet dengan susu diet sudah, manfaat mengkonsumsi susu diet juga sudah. Nah, sekarang saatnya mengetahui jenis makanan yang harus kamu hindari agar program diet berjalan lebih maksimal.

Pasalnya, ada beberapa jenis makanan yang kita pikir menyehatkan, ternyata justru bisa menambah berat badan. Oleh karena itu, kamu harus cermat memilih makanan sehat dengan kandungan nutrisi berkualitas, agar dapat mendukung program menurunkan berat badan.

  • Jus Kemasan

    Jus pada dasarnya merupakan minuman yang sehat untuk tubuh karena bisa diolah dari buah atau sayuran. Namun, tidak demikian dengan jus kemasan yang biasa dijual di pasaran. Jus kemasan biasanya mengandung gula dan kalori yang sama besarnya dengan sekaleng soda. 

    Oleh karena itu, dibandingkan membeli jus kemasan, sebaiknya kamu mengolah sendiri jus sehat dengan buah-buahan segar di rumah. Selain lebih sehat, jus yang kamu buat sendiri bisa terjamin kebersihan dan kualitasnya lho. Selain itu, konsumsi sayur dan buah yang cukup dapat mencukupi kebutuhan serat yang membuat kamu merasa kenyang lebih lama sehingga bisa makan lebih sedikit. Serat juga membantu melancarkan pencernaan, mengontrol gula darah, dan menurunkan kolesterol.

  • Es Krim

    Camilan segar satu ini memang kerap menggoda, es krim. Akan tetapi, di balik tampilannya yang menggugah selera, es krim mengandung kalori dan gula yang sangat tinggi. Karena kelezatannya, kamu bisa saja mengonsumsi es krim dalam jumlah banyak, namun kamu juga harus menerima dampaknya terhadap kenaikan berat badan jika dikonsumsi secara berlebihan. 

    Jika tetap ingin mengonsumsi es krim, kamu bisa membuat inovasi dengan membuat olahan sendiri menggunakan bahan-bahan seperti buah dan yoghurt yang ada di rumah. Ganti gula tambahan dengan gula alami yang terdapat dalam buah atau pemanis alami lainnya, sehingga es krim yang kamu buat pun akan lebih sehat dan tetap lezat. 

  • Roti

    Roti yang dilapisi selai atau mentega dan meses kerap menjadi pilihan banyak orang untuk dijadikan menu sarapan praktis dan mengenyangkan. Namun, tahukah kamu bahwa roti putih mengandung karbohidrat yang lebih tinggi dibandingkan roti gandum. Oleh karena itu, sebaiknya ganti roti putih dengan roti gandum agar lebih menyehatkan tubuh. Untuk hasil yang lebih optimal, kamu bisa mengganti roti dengan oatmeal karena kandungan seratnya lebih tinggi.

    Pasalnya, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa setangkup roti berisiko menaikan berat badan obesitas sebanyak 40 persen. Untuk alternatif lain, kamu bisa mengkonsumsi roti gandum.

    Sebuah penelitian kembali menyebutkan bahwa orang yang menjalani diet rendah kalori dengan mengkonsumsi roti gandum bisa kehilangan lebih banyak lemak perut daripada yang memakan roti putih atau nasi putih.

  • Minuman dalam Kemasan

    Minuman dalam kemasan kaleng, botol, atau karton mengandung kalori tinggi. Jika kamu mengkonsumsinya secara berlebihan, minuman manis bisa memberi dampak buruk pada kesehatan dan berpotensi menaikkan berat badan.

    Ada banyak jenis minuman dalam kemasan ini semacam soda, minuman isotonik, kopi kemasan, dan teh dalam kemasan, hingga minuman berenergi. Daripada mengonsumsi minuman kemasan dengan kandungan gula yang tinggi, lebih baik kamu mengonsumsi jus segar buatan sendiri atau susu diet yang memang rendah kalori dan mengenyangkan. 

  • Kentang goreng dan keripik

    Meski sedang menjalani diet, kamu tetap disarankan mengkonsumsi karbohidrat. Kentang bisa menjadi salah satu pilihan dari sumber energi ini dan bisa diolah kebanyak jenis makanan.

    Kentang nyaris tidak mengandung lemak dan kalori di dalam kentang terbilang rendah. Tapi, kamu harus memperhatikan cara penyajiannya untuk menentukan kandungan gizi.
    Kentang goreng dan keripik mengandung kalori tinggi karenanya kedua jenis makanan ini perlu dihindari jika kamu sedang melakukan program diet.

  • Makanan dengan gula tambahan

    Banyak produk makanan dan minuman saat ini yang menggunakan tambahan gula yang dikenal dengan nama sukrosa, maltosa, dan fruktosa.
    Kelebihan gula dapat meningkatkan kemungkinan obesitas dan penyakit jantung. Oleh karena itu kamu bisa mengenali jenis kandungan gula tambahan dengan membacanya di label kemasan.

    Susu Siap Minum Frisian Flag Purefarm Low Fat dapat menjadi pilihan cocok sebagai pelengkap diet. Diproduksi dengan susu segar dengan kandungan zat gizi makro (protein, karbohidrat dan lemak) dan sumber 7 Vitamin (Vitamin A, D3, B1, B2, B3, B6 dan B12), dan Vitamin E dan B5 serta sumber 3 mineral (Kalsium, Fosfor dan Yodium) dan Magnesium, Zinc, Selenium, Natrium dan Kalium serta tetap bercita rasa lezat.

Yuk, jadikan Frisian Flag Purefarm Low Fat sebagai bagian dari gaya hidup sehat keluarga.

Untuk mendapatkan hasil diet terbaik, temani dengan Frisian Flag Purefarm Low Fat. Info lengkap Frisian Flag Purefarm Low Fat bisa Kamu cek di sini.

Artikel Terkait