Facebook Pixel

Haruskah Anak-anak Minum Susu Peninggi Badan Sejak Dini?

Banner
| 20 Mar 2021

Haruskah Anak-anak Minum Susu Peninggi Badan Sejak Dini?

Haruskah Anak-anak Minum Susu Peninggi Badan Sejak Dini?

Kebanyakan orang menganggap tubuh yang tinggi adalah salah satu ciri postur tubuh yang ideal. Hal ini menyebabkan banyak orang yang berusaha untuk meninggikan badannya meskipun sudah dewasa. Ada juga para orang tua yang mencoba berbagai cara supaya anaknya memiliki pertumbuhan yang pesat pada tinggi badannya, seperti melakukan bermacam-macam olahraga dan mengkonsumsi obat atau susu peninggi badan.

Perawakan setiap orang pastinya berbeda-beda. Mengapa demikian? Faktor utama yang mempengaruhi tinggi badan seseorang adalah genetik atau keturunan. Apabila Bunda dan Ayah memiliki postur tubuh yang tinggi, sang anak memiliki peluang yang besar untuk mendapatkan postur yang sama juga. Namun, apabila hanya ada satu belah pihak saja di antara Bunda dan Ayah yang tubuhnya tinggi, gen yang lebih kuat yang akan menentukan bagaimana postur tubuh sang buah hati. Nutrisi yang cukup dan aktivitas fisik juga turut mempengaruhi tinggi badan mereka. 

Tidak memiliki gen dengan perawakan yang tinggi bukan berarti anak Bunda tidak bisa memiliki tubuh yang tinggi. Ingat bahwa kegiatan yang berkaitan dengan fisik juga dapat menentukan postur tubuh seseorang. Apabila dilakukan secara terus-menerus, tubuh sang anak pasti akan mengalami perubahan. Ada beberapa cara yang bisa ditempuh dengan mudah untuk memiliki tinggi ideal, salah satu adalah dengan berolahraga. Seperti yang Bunda sudah ketahui bahwa setiap orang dianjurkan untuk berolahraga supaya tubuhnya sehat. Dengan demikian, lakukanlah hal tersebut untuk menunjang postur tubuh sang buah hati.

Berenang merupakan salah satu jenis olahraga yang diyakini oleh banyak orang dapat meninggikan badan. Kekuatan otot-otot tubuh terlatih ketika berenang karena gerakannya yang melawan gravitasi dan arus air sehingga mendorong tulang-tulang di dalam tubuh untuk berada pada posisi yang benar alias tetap tegak. Selain itu, berenang juga merangsang hormon pertumbuhan untuk terus berproduksi. Hal itulah yang menyebabkan orang-orang yang rajin berenang terlihat memiliki tubuh yang tinggi.

Tidak hanya berenang, olahraga yang menjadi andalan untuk memperoleh perawakan yang tinggi adalah basket. Jangan heran mengapa para pemain basket memiliki tinggi yang semampai. Hal ini terjadi karena pemain basket banyak berlari dan meloncat melawan gaya gravitasi. Dua gerakan tersebut membuat otot badan belakang dan tulang belakang meregang dengan maksimal yang memicu pertumbuhan tulang. Ajak sang buah hati untuk bermain basket kurang lebih satu jam setiap hari.

Anak-anak biasanya menyukai olahraga bersepeda. Ditambah lagi dengan pepohonan yang rimbun, olahraga bersepeda tentunya sangat menyenangkan untuk dilakukan. Selain dapat meningkatkan daya tahan tubuh, postur tubuh anak bisa menjadi lebih tinggi berkat bersepeda. Ketika hendak bersepeda, kursi sepeda diatur tinggi sampai hanya jemari kaki yang dapat menyentuh pedal sepeda. Cara tersebut akan membuat tulang-tulang menjadi tertarik sehingga tumbuh.

Kekurangan nutrisi dapat menghalangi anak untuk memiliki pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang baik. Oleh karena itu, sediakan mereka dengan makanan-makanan bergizi yang baik untuk tulang. Sebagai penunjang nutrisi yang cukup, susu peninggi badan juga bisa menjadi pilihan yang bisa diandalkan. 

Bahan dasar susu peninggi badan yang terjual di sekitar kita adalah susu sapi. Vitamin, mineral, protein, lemak sehat, dan antioksidan yang baik untuk tubuh terdapat di dalam susu peninggi badan. Apakah susu peninggi badan hanya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak saja? Ternyata, susu peninggi badan tidak hanya untuk memaksimalkan kebutuhan nutrisi anak. Susu peninggi badan yang diolah dari susu sapi juga mampu untuk menunjang pertumbuhan tulang dan bahkan menguatkannya. Kandungan kalsium yang terdapat di dalam susu peninggi badanlah yang berperan untuk melakukan hal tersebut.

Baca Juga: Mewujudkan Indonesia Selaras

Susu Peninggi Badan VS Obat Peninggi Badan

Jangan hanya fokus dengan kegiatan fisik sang buah hati karena perawakan tubuh juga harus didukung dari dalam. Sekarang ini, susu peninggi badan dan obat peninggi badan mudah ditemukan dimana-mana. Namun, yang mana sih yang lebih baik untuk anak? Susu peninggi badan atau obat peninggi badan?

Baik susu peninggi badan dan obat peninggi badan tentunya memiliki manfaat yang baik asalkan terbuat dari komposisi yang tepat. Namun, ada beberapa anak yang sulit untuk menelan obat sehingga menimbulkan rasa kengerian tersendiri. Dengan demikian, susu peninggi badan bisa menjadi solusi untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh anak. Kebanyakan anak-anak menyukai susu sehingga tidak sulit bagi mereka untuk minum susu peninggi badan. 

Kebanyakan obat peninggi badan memiliki rasa pahit yang kerap kali dijauhi oleh anak-anak sehingga membuat mereka enggan untuk meminumnya. Di lain sisi, susu peninggi badan memiliki varian rasa yang berbeda yang dapat dipilih sesuai keinginan sang anak tanpa mempengaruhi manfaatnya. Ada susu peninggi badan rasa cokelat, susu peninggi badan rasa stroberi, dan susu peninggi badan rasa vanila. Oleh karena itu, anak-anak lebih minat mengkonsumsi susu peninggi badan dibandingkan obat peninggi badan.

Setiap obat pasti memiliki takaran khusus dan waktu tertentu untuk meminumnya. Apabila tidak sesuai, bahaya overdosis dapat mengancam kesehatan tubuh. Untuk anak-anak, susu peninggi badan lebih terjamin keamanannya.

Zat-zat yang Memaksimalkan Postur Tubuh Anak.

Susu peninggi badan biasanya memiliki kadar kandungan kalsium yang tinggi karena kalsium yang terdapat di susu peninggi badan adalah salah satu asupan yang penting bagi pertumbuhan, salah satunya dalam membantu proses penambahan tinggi badan anak. Namun selain susu tinggi kalsium, ada beberapa zat gizi lain yang juga mengoptimalkan tinggi badan.

  • Protein

German Institute of Human Nutrition Potsdam-Rehbrücke dalam penelitiannya menguraikan bahwa asupan kalsium tinggi yang dikombinasikan dengan asupan protein yang memadai bermanfaat bagi kesehatan tulang dan melindungi Anda dari risiko osteoporosis. Hal serupa juga ditemukan oleh studi dari Agro ParisTech University yang menyebutkan bahwa protein membantu meningkatkan penyerapan kalsium pada kesehatan tulang dan menghambat keropos tulang sejak dini.

  • Vitamin D

Studi yang dilakukan oleh Louisiana State University Health Sciences Center-Shreveport menemukan fakta bahwa vitamin D sangat penting untuk metabolisme kalsium pada tulang. Bersama kalsium, vitamin D membantu pertumbuhan kerangka dan memaksimalkan massa tulang hingga setelah remaja. Massa tulang yang maksimal adalah kunci utama pencegahan osteoporosis.

  • Yodium

Selain kalsium, salah satu mineral yang penting untuk pertumbuhan adalah yodium. Zat ini berperan sebagai penunjang fungsi kelenjar tiroid yang memiliki kontribusi pada perkembangan tubuh. Kinerja tiroid yang tidak maksimal dan pertumbuhan yang terhambat dapat disebabkan oleh kurangnya zat tiroid dalam tubuh.

  • Fosfor

Proses pembentukan, pertumbuhan, serta pemeliharaan tulang membutuhkan fosfor dalam jumlah yang cukup. Fosfor berguna sebagai pembentuk struktur tulang supaya kuat dan mengurangi risiko keropos tulang bersama dengan kalsium. Dilansir dari University of Maryland Medical Center, fosfor juga dibutuhkan sebagai pengatur keseimbangan mineral dan vitamin lainnya dalam tubuh, termasuk vitamin D, yodium, magnesium, dan seng.

  • Vitamin B12

Susu tinggi kalsium mengandung vitamin B12 yang berfungsi untuk membantu perkembangan tubuh dan menghindari risiko terjadinya stunting. Meskipun pengaruhnya tidak sebesar vitamin D, penelitian University of Sydney mengatakan vitamin B12 juga berpengaruh positif dalam pencegahan osteoporosis dan risiko patah tulang.

Untuk meninggikan postur tubuh tidak bisa hanya mengandalkan satu faktor saja, seperti hanya berolahraga atau mengkonsumsi susu peninggi badan saja karena faktor-faktor tersebut saling berkaitan. Oleh sebab itu, minum susu peninggi badan harus diiringi dengan olahraga, begitu juga sebaliknya.

Harus atau tidaknya mengkonsumsi susu peninggi badan ditentukan oleh kebutuhan si anak. Pada dasarnya, minum susu setiap hari merupakan salah satu kegiatan yang dianjurkan oleh para dokter untuk menunjang dan menjaga kesehatan tubuh manusia, terutama anak-anak yang berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Susu memiliki banyak manfaat yang berguna untuk anak kecil hingga dewasa.

Baca Juga: Protein dan Hidup Aktif

Sudah Minum Susu, kok, Badan Tidak Tinggi?

Sebuah penelitian yang dibuat oleh American Society for Clinical Nutrition menyebutkan bahwa minum susu ada kaitannya dengan bertambahnya tinggi badan. Penelitian ini melibatkan 122 anak usia 9,5 tahun, dan berlangsung selama tiga tahun lamanya. Anak-anak tersebut dibagi dua, yaitu yang minum susu tiap hari di atas 500 ml dan yang minum susu tiap hari di bawah 500 ml.

Kelompok yang minum susu tiap hari di atas 500 ml menunjukkan pertambahan tinggi badan lebih banyak dibandingkan dengan kelompok yang satunya. Diduga hal ini karena kandungan kalsium dalam susu berperan penting dalam masa pertumbuhan dan pembentukan tulang. Insulin-like growth factor -1 (IGF-1) yang terkandung dalam susu juga punya andil untuk pertumbuhan tulang. Jumlah IGF-1 yang tinggi hanya ditemukan pada susu sapi.

Portal Foods for Better Health pun memaparkan dalam tulisan “Can Drinking Milk Help You Grow Taller?” bahwa tubuh manusia secara alami menghasilkan protein IGF-1, namun rutin mengonsumsi susu memicu tubuh untuk memproduksi IGF-1 lebih banyak lagi. The American Academy of Pediatrics pun menyarankan untuk minum susu sehari dua kali. Menurut Dr. Manish Sharma Chairman of Emergency Medicine di Northwell Health Forest Hills Hospital susu merupakan sumber nutrisi yang bantu pertumbuhan pada masa pubertas.

Melalui paparan fakta di atas maka dapat disimpulkan bahwa susu bermanfaat mendukung pertumbuhan pada masa pubertas seorang anak. Di dalam susu terdapat nutrisi penguat tulang dan penyeimbang hormon seperti kalsium. Meskipun demikian, ada perbedaan tingkat penyerapan kalsium pada tiap orang dan ini berpengaruh dalam kecepatan pertumbuhan tinggi.

Nutrisi IGF-1 yang disebutkan sebelumnya, bermanfaat membantu membangun tulang sehat sehingga berkaitan dengan tinggi badan. Tetapi IGF-1 harus diimbangi dengan mengonsumsi protein yang cukup. Kandungan kalsium, protein, IGF-1 sudah terdapat dalam susu sapi. Inilah kenapa susu sapi dianggap sebagai nutrisi yang dapat membantu meninggikan badan.

Kandungan susu sapi lainnya antara lain vitamin A, B1, B2, B3, B5, B12, C, D, E, folat. Mineral yang terkandung di dalamnya juga ada magnesium, fosfor, kalium, selenium, dan seng. Kandungan-kandungan tersebut berperan penting dalam peningkatan metabolisme, mengikat oksigen dalam darah, dan sebagai antioksidan. Sementara mineral dalam susu punya peran antara lain memproduksi enzim, membentuk tulang, dan menyeimbangkan kadar cairan dalam tubuh.

Ada berbagai faktor yang mempengaruhi tinggi badan seseorang, yakni faktor gizi dan keturunan. Susu bisa dikatakan punya andil mempengaruhi tinggi badan seseorang tetapi bukan jadi faktor penentu. Meski demikian, minum susu tiap hari tetap penting untuk kesehatan anak.

Cara Minum Susu yang Benar

Dalam sudut pandang medis Ayurvedic, sebaiknya Anda tidak minum susu atau cairan apa pun dengan posisi berdiri dengan alasan kesehatan. Saat berdiri, cairan susu akan mengakibatkan pelebaran sfingter yang menghubungkan perut dan kerongkongan. Hal ini dapat menyebabkan naiknya kadar asam lambung dan kram perut. Lain halnya jika Anda minum dalam posisi duduk. Sfingter tidak akan melebar karena posisinya didukung dengan rongga perut dan paha. Pada keadaan duduk, saraf berada dalam fase tenang dan tidak tegang sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap dan bekerja lebih baik menerima cairan susu.

Pendapat berbeda diutarakan oleh ahli urologi RSCM Ponco Wibowo seperti yang dikutip dari Detik Health. Menurutnya minum sambil duduk memang lebih nyaman dan bermanfaat untuk kesehatan, namun minum sembari berdiri pun tidak masalah. Menurut dokter Ponco, minum sambil duduk kadang lebih dianjurkan dengan alasan lebih sopan, tapi bukan lebih berarti bisa meningkatkan kesehatan ginjal. Selama tidak ada gangguan kesehatan pada saluran kemih, sfingter akan tetap berfungsi baik dalam posisi duduk maupun berdiri.

Cara minum susu lainnya adalah meminumnya dengan perlahan. Minum susu dengan sekali helaan nafas tidak disarankan karena akan membuat sistem pencernaan bekerja keras dan tersedak.

Human Performance Resource Center di Georgia juga merekomendasikan batas minum per jamnya adalah paling banyak 1,4 liter air, dalam kondisi Anda sedang dalam proses dehidrasi. Batas konsumsi tersebut bertujuan mencegah terjadinya kembung dan keracunan.

Waktu yang Tepat untuk Minum Susu Peninggi Badan

Minum susu adalah salah satu cara untuk menambah tinggi badan yang direkomendasikan. Penelitian dari University of Virginia menyebutkan bahwa konsumsi dua gelas susu sehari berhubungan erat dengan tinggi seseorang. Harvard Medical School dalam studinya juga mengungkapkan hal serupa, bahwa kalsium dan protein dalam susu memiliki peran penting dalam pertumbuhan. Namun bagaimana caranya agar hasilnya bisa optimal? Salah satu caranya adalah dengan mengetahui waktu yang tepat minum susu untuk pertumbuhan tinggi badan.

Waktu yang tepat minum susu untuk pertumbuhan tinggi badan adalah saat Anda berusia di bawah 21 tahun. Selain minum susu, cara alami lainnya untuk menambah tinggi badan adalah tidur dengan waktu yang cukup. Pada saat tidur, kelenjar hipofisis pada otak akan memproduksi hormon pertumbuhan secara alami yang dilepaskan ke aliran darah. Menurut studi dari Washington University School of Medicine, durasi dan kualitas tidur yang baik sangat penting karena durasi yang pendek dan kualitas tidur yang buruk dapat menghambat pelepasan hormon pertumbuhan. Karena itu, agar hasilnya optimal, waktu yang tepat minum susu untuk pertumbuhan tinggi badan adalah sebelum tidur atau setelah makan malam.

Selain itu biasakan makan sehat dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium, vitamin D, protein, dan zat besi untuk memberi tubuh “bahan bakar” membangun tulang dan otot yang kuat. Lengkapi juga dengan makanan yang kaya vitamin C untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena beberapa penyakit dapat mengurangi tinggi badan.

Dukung kecukupan gizi untuk membantu pertumbuhan dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung zat gizi lengkap, salah satunya dengan minum susu. Susu Siap Minum Frisian Flag Purefarm Full Cream diproduksi dengan susu segar dengan kandungan protein, karbohidrat dan lemak, sumber 7 Vitamin A, D3, B1, B2, B3, B6 dan B12, dan Vitamin E dan B5 serta sumber 3 mineral (Kalsium, Fosfor dan Yodium) dan Magnesium, Zinc, Selenium, Natrium dan Kalium dalam cita rasa full cream yang gurih dan lezat. Sediakan dua kotak Frisian Flag Purefarm Full Cream untuk mendukung kurang lebih 25 % asupan protein yang dibutuhkan dalam sehari (berdasarkan kebutuhan energi 2000 kkal).

Untuk mendukung kebutuhan mineral dan vitamin harian dengan seimbang, konsumsi Susu Siap Minum Frisian Flag Purefarm Full Cream. Diproduksi dengan susu segar, Susu Siap Minum Frisian Flag Purefarm Full Cream mengandung zat gizi makro (protein, karbohidrat dan lemak) dan sumber 7 vitamin (vitamin A, D3, B1, B2, B3, B6 dan B12), serta sumber 3 mineral (kalsium, fosfor dan yodium). Jadikan Frisian Flag Purefarm Full Cream sebagai bagian dari pola hidup sehat keluarga Anda.

Bukan cuma kalsium nutrisi untuk penambah tinggi, cek nutrisi Frisian Flag Purefarm Full Cream di sini untuk info nutrisi peninggi badan.

Artikel Terkait