Tujuan Kami

Nutrition For Indonesia

Seanuts

Berawal dari fakta status gizi bayi dan anak-anak di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, FrieslandCampina membuat studi multisenter di empat negara Asia Tenggara yaitu, Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Thailand, atau SEANUTS (South East Asia Nutrition Survey). Sebanyak 16.000 anak-anak dari keempat negera tersebut, mulai usia 6 bulan hingga 12 tahun, menjadi target penelitian. Di Indonesia, melalui Frisian Flag Indonesia, studi komprehensif ini dilaksanakan bersama PERSAGI (Persatuan Ahli Gizi Indonesia) sebagai tim peneliti yang melibatkan 7.211 anak usia 6 bulan hingga 12 tahun di 48 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Secara global, berdasarkan hasil temuan SEANUTS di Indonesia, jumlah anak-anak yang terkena stunting (tubuh pendek) mencapai 34%. Sedangkan dari segi malnutrisi, jumlahnya mencapai 22,3% - persentase tertinggi di antara tiga negara Asia Tenggara lainnya. Di sisi lain, masalah obesitas pada anak-anak ternyata cukup tinggi, terutama di kota-kota besar, yaitu mencapai 4,05% - terbilang kecil, jika dibandingkan Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Studi, yang dilakukan sejak 2009 hingga 2016, ini berhasil meraih pencapaian yang luar biasa. Penelitian yang dilakukan oleh SEANUTS mencakup pengukuran zat gizi mikro, di mana data dari pengukuran zat gizi mikro tersebut, digunakan oleh Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk dipublikasikan dalam sebuah jurnal penelitian. Tidak hanya itu, data-data hasil temuan SEANUTS juga digunakan sebagai tolak ukur penentu kebijakan pemerintah Republik Indonesia untuk pemberian kapsul Vitamin A kepada anak-anak balita. Karena melalui pengukuran zat gizi mikro, kita bisa mengetahui berapa kadar vitamin dalam tubuh anak. Hasil temuan SEANUTS tersebut juga dimanfaatkan FFI untuk membuat beberapa program kerja sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung perbaikan tingkat gizi masyarakat Indonesia, melalui penyediaan produk-produk susu yang berkualitas tinggi.

Drink Move Be Strong

Kampanye Drink, Move, Be Strong (DMBS) – aktivitas dan advokasi kampanye terintegrasi pertama di Asia Tenggara, merupakan salah satu perwujudan program kerja Frisian Flag Indonesia, yaitu Gerakan Nusantara (MiNUm Susu TiAp Hari uNTuk Anak CeRdas Aktif Indonesia). Program Gerakan Nusantara merupakan inisiatif FrieslandCampina, melalui Frisian Flag Indonesia, sejak 2013, yang bertujuan mensosialisasikan gaya hidup sehat pada anak-anak melalui pemenuhan gizi dan energi seimbang serta aktivitas fisik luar ruang, sehingga mereka bisa mencapai tumbuh kembang yang optimal. Pada 2016, Program Gerakan Nusantara melibatkan lebih dari 510 sekolah dasar yang tersebar di enam provinsi di Indonesia, yaitu Banten, Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Perluasan jangkauan wilayah sasaran baru, yang termasuk dalam wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdalam), pada 2016-2017, difokuskan pada Provinsi Banten dan Nusa Tenggara Timur. Kampanye DMBS mendapatkan dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) dan Badan Pengawas Makanan dan Obat (BPOM), dan hingga saat ini telah menjangkau 619.200 siswa dari 1.251 sekolah dasar di berbagai wilayah di Indonesia. Aktivitas kampanye Drink, Move, Be Strong diwujudkan melalui Jr. NBA Indonesia, sebuah program pembinaan global tahunan untuk mempromosikan olahraga bola basket pada anak-anak usia 5 – 14 tahun. Program ini merupakan hasil kerja sama FFI dengan National Basketball Association (NBA), dan didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI), dan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Tak sekadar program olahraga biasa, Jr. NBA hadir untuk memperkenalkan nilai-nilai utama yang ada di Jr. NBA, yaitu: Sportsmanship (Sportivitas), Teamwork (Kerjasama Tim), a Positive Attitude (Sikap Positif), dan Respect (Saling Menghargai), disingkat S.T.A.R., yang sangat bermanfaat bagi pembentukan karakter generasi muda Indonesia di masa depan. Sejak 2013 hingga 2017, Jr. NBA berhasil menjangkau hampir 10.000 anak laki-laki dan perempuan dari 200 sekolah terpilih di tiga kota besar yaitu Surabaya, Bandung dan Jakarta.

Pemberdayaan Lingkungan Sekitar

Sejak 2009, PT Frisian Flag Indonesia terus memberikan perhatian penuh terhadap upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar perusahaan. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Frisian Flag Indonesia memiliki empat bidang fokus yaitu pendidikan, kesehatan dan nutrisi, lingkungan hidup, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pendidikan Melalui program CSR, Frisian Flag Indonesia berkomitmen memberikan beragam edukasi kepada masyarakat sekitar pabrik, yang bisa langsung diterapkan ke dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa topik, seperti keselamatan dan hemat energi di dalam rumah, pendidikan untuk orang tua dalam menjalankan pola asuh, hingga memberikan informasi mengenai bahaya narkoba dan kenakalan remaja, diberikan langsung kepada warga, dengan harapan mereka bisa membagikan informasi tersebut kepada semua orang, hingga ke luar lingkungan mereka. Kesehatan & Nutrisi Program CSR di bidang ini membidik posyandu untuk anak dan lansia sebagai target utama, dengan bentuk dukungan berupa dana operasional dan pelatihan dari tenaga ahli, seperti dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), bagi para pekerja kesehatan setempat. Pemberian bantuan untuk program komunitas ini didasarkan pada temuan dan pemetaan sosial dan penilaian kebutuhan FFI, yang dilakukan untuk membantu masyarakat agar lebih memahami kondisi kesehatan mereka dan membantu program pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sehingga dapat membuat prioritas yang tepat bagi anggota masyarakat. Hingga saat ini, program ini sudah menjangkau lebih dari 7.000 anak-anak balita dan lebih dari 700 ibu hamil di 20 posyandu. Selain posyandu, FFI juga memberikan dukungan kepada 23 PAUD yang ada di lingkungan sekitar pabrik, yaitu Kelurahan Gedong dan Ciracas. Fokus program ini adalah pada pengembangan kemampuan motorik dan sosial anak-anak pada level pendidikan pra sekolah. Di PAUD, anak-anak menerima bantuan tambahan nutrisi berupa susu, yang diberikan secara gratis oleh Frisian Flag Indonesia. Sementara itu, para guru juga menerima pelatihan dan informasi tambahan dari para ahli. Pemberian bantuan ini berlandaskan hasil riset tim Frisian Flag Indonesia, yang menemukan bahwa PAUD di lingkungan tersebut masih membutuhkan banyak bantuan. Tujuan utamanya adalah agar komunitas masyarakat di lokasi ini bisa lebih memahami situasi sosial di lingkungannya dan membantu pemerintah daerah dalam menyukseskan program kemasyarakatan melalui sosialisasi kepada anggota masyarakat. Lingkungan Hidup Kegiatan Penghijauan Terpadu menjadi salah satu kegiatan pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan Frisian Flag Indonesia melalui program CSR, sejak Desember 2014 hingga April 2015. Program ini merupakan bentuk dukungan FFI atas keinginan warga sekitar wilayah pabrik, yang ingin membuat wilayahnya semakin hijau dan indah. Konsep program ini memadukan aktivitas penghijauan dan penataan ruang, sehingga wilayah tersebut tidak hanya menjadi hijau namun juga tertata dan memiliki nilai estetika atau keindahan. Program ini melibatkan partisipasi masyarakat yang dibentuk ke dalam beberapa kelompok, yang kemudian mendapatkan pelatihan, berupa teknik pembudidayaan tanaman dan teknik praktis mendesain ruang-ruang yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan penghijauan. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pemberdayaan ekonomi masyarakat dipandang perlu dilakukan sebagai penyeimbang dalam konsep pembangunan berkelanjutan. Berbagai jenis pelatihan keterampilan diberikan kepada masyarakat sekitar pabrik Pasar Rebo dan Ciracas oleh FFI dengan mendatangkan ahli-ahli yang berkompeten di bidangnya. Pelatihan diberikan kepada para warga, khususnya para ibu rumah tangga, yang tidak memiliki penghasilan, mulai dari membuat makanan olahan, kue, anyaman dari koran bekas, hingga merangkai bunga. Pelatihan diberikan secara berkala melalui kegiatan PKK di masing-masing kelurahan sejak 2015. Tak hanya membekali dengan keterampilan, FFI juga memberikan pelatihan pemasaran produk-produk hasil karya para warga. Tak sedikit warga yang berhasil memasarkan barang-barang hasil kerajinan tangan mereka, melalui pameran kecil atau memenuhi permintaan untuk souvenir. Program kegiatan CSR ini membuahkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yaitu Padma Mitra (Padma Mitra Award) pada 21 Januari 2016. Penghargaan ini diberikan karena FFI telah melakukan program CSR di wilayah sekitar perusahaan dengan tepat berdasarkan kebutuhan masyarakat. Untuk itu, FFI akan terus berkomitmen memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya melalui program-program CSR lainnya, sehingga masyarakat bisa terus mengembangkan seluruh potensinya demi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan lingkungan.