Kenali 5 Perbedaan Susu UHT dan Pasteurisasi

| 06 Okt 2017

Kenali 5 Perbedaan Susu UHT dan Pasteurisasi

Pada dasarnya susu segar merupakan minuman segar yang diperoleh langsung dari pemerasan hewan mamalia seperti sapi. Susu segar mengandung gizi yang tinggi yang diperlukan untuk pertumbuhan badan. Namun susu ini sangat mudah rusak jika tidak lekas dipanaskan dan segera dikonsumsi. Dan jika terkontaminasi udara setelah diperah, susu akan jadi semakin rentan membawa bakteri yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Oleh karenanya susu segar harus diproses langsung agar dapat dikonsumsi dengan aman dan bertahan lebih lama.

Ada beberapa jenis susu yang beredar dan sering dikonsumsi masyarakat, yaitu susu bubuk dan susu cair. Dari kedua jenis susu yang ada, kandungan gizi dalam bentuk cair lebih tinggi dibanding jenis lainnya karena melalui pengolahan dengan suhu yang tinggi dalam waktu singkat. 

Perbedaan Susu UHT dan Pasteurisasi

Susu cair dikelompokan ke dalam beberapa jenis, yaitu susu pasteurisasi dan susu UHT (Ultra High Temperature). Istilah susu pasteurisasi dan susu UHT adalah dua cara pemrosesan susu agar dapat dikonsumsi dengan aman dan bertahan lama. Lalu apa perbedaan susu UHT dan kandungan susu pasteurisasi?

Proses Pemanasan 

Proses pemanasan susu dengan pasteurisasi berlangsung dalam waktu yang lebih lama dibandingkan dengan UHT atau Ultra High Temperatur yang menggunakan suhu yang lebih rendah. 

Pasteurisasi adalah proses pengolahan susu dengan cara memanaskan susu dengan waktu minimal 30 menit dan panas susu maksimal 80 derajat. Proses ini memiliki tujuan untuk mengurangi jumlah organisme yang bisa menjadi penyebab penyakit serta memperlambat pertumbuhan mikroba susu. Proses ini ditemukan ilmuwan Louis Pasteur dari Prancis pada 20 April 1862. Karena tidak melalui pemanasan dengan suhu tinggi, susu pasteurisasi masih terjamin kandungan zat gizinya. Namun demikian susu pasteurisasi harus segera diminum karena tidak akan bertahan lama dan diperlukan proses pendinginan agar dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama.

Sedangkan susu UHT berasal dari proses pemanasan susu yang cukup lama, karena menggunakan suhu sekitar 135°C sampai dengan 150°C selama 2-3 detik. Berbeda dengan pasteurisasi, proses pengolahan susu UHT diolah dengan suhu tinggi agar bakteri patogen mati dan susu kembali menjadi steril. Pemanasan dengan suhu tinggi dapat mengubah komposisi dan kandungan dalam susu UHT namun demikian susu dapat bertahan lama meski tanpa harus ditaruh dalam suhu dingin. 

Agar mengurangi perubahan kandungan dalam susu UHT akibat pemanasan suhu tinggi, sudah ada teknologi pemrosesan susu UHT yang membuat kandungan zat gizi susu UHT tidak hilang setelah proses ini. Caranya adalah dengan pemanasan kilat. Pemanasan dilakukan dalam beberapa detik saja dengan suhu 140 derajat Celcius. Sisi positifnya, susu kemasan yang diproses dengan cara UHT bisa bertahan dan disimpan lebih lama tanpa bahan pengawet atau dengan proses pendinginan.

Cara Penyimpanan 

Karena susu UHT didapatkan dengan melalui pengolahan yang cukup panjang, susu UHT dapat bertahan lebih lama dibanding susu pasteurisasi. Susu UHT dapat bertahan selama senam sampai dua belas bulan dalam kemasan dan lima hari setelah kemasan dibuka. Dengan kemampuan simpan yang cukup lama, susu UHT dapat disimpan tanpa harus didinginkan terlebih dahulu.

Sementara susu pasteurisasi hanya dapat bertahan selama empat sampai lima jam dalam susu ruangan, jadi perlu dimasukan ke dalam lemari pendingin setelahnya. Selain itu dalam keadaan kemasan sudah terbuka, susu pasteurisasi hanya bisa bertahan selama tiga hari.

Kandungan Gizi dan Cita Rasa 

Karena susu pasteurisasi tidak melalui proses pemanasan dengan suhu tinggi seperti susu UHT, kandungan gizi dalam susu pasteurisasi tidak banyak berubah. Hal ini membuat rasa susu pasteurisasi terasa lebih kental dan kuat dibandingkan rasa susu UHT. 

Dari kedua jenis susu tersebut baik susu UHT ataupun susu pasteurisasi akan tepat kehilangan beberapa vitamin akibat proses pemanasan yang dilakukan. Oleh karenanya kedua susu tersebut memiliki fortifikasi. Fortifikasi merupakan proses penambahan mikronutrien atau vitamin dan unsur renik esensial pada makanan. 

Susu yang sudah melalui fortifikasi nantinya akan memiliki tambahan gizi lebih pada kandungan susu. Tambahan kandungan baik seperti vitamin D yang sangat dibutuhkan untuk membantu pertumbuhan tulang. Selain itu tujuan dilakukannya fortifikasi untuk mempertahankan serta memperbaiki sebagian kecil gizi dan nutrisi yang mungkin hilang karena proses pemanasan sebelumnya. 

Tingkat Sterilisasi 

Pengolahan dengan menggunakan suhu yang tinggi dilalui susu UHT, membuat susu UHT lebih steril jika dibandingkan dengan susu pasteurisasi. Pada susu UHT hampir semua bakteri bisa hancur dan menjadikan susu ini susu steril. 

Sementara pada susu pasteurisasi masih ada beberapa bakteri yang tersisa, bakteri tersebut pada umumnya bukan jenis bakteri penyebab penyakit berbahaya. Untuk menghindari susu terkontaminasi lebih banyak, susu pasteurisasi akan melewati tahap tambahan dalam pengolahannya. Setelah selesai dipanaskan pada suhu sekitar 72°C, susu akan langsung dimasukan kedalam lemari pendingin dengan suhu sekitar 4.4°C.

Pengemasan Susu

Kemasan susu pasteurisasi biasanya dibuat dari kertas karton atau plastic, sementara untuk susu UHT akan disimpan di dalam wadah yang dari luar terlihat seperti kertas karton, tapi di dalamnya terdapat minimal lima lapisan tambahan.

Mana yang Lebih Baik?

Di dalam teknologi pangan, telah diketahui bahwa pengolahan dengan suhu pemanasan yang tinggi tetapi dengan waktu yang singkat, lebih dapat menyelamatkan nilai gizi dari pada suhu pengolahan yang lebih rendah tetapi dengan waktu yang lebih lama. 

Bila dilihat dari kualitas susu yang melalui proses sterilisasi, susu UHT lebih baik dibandingkan cara sterilisasi lainnya karena proses sterilisasi UHT dengan pemanasan tinggi dan singkat. Umur waktu simpan susu UHT lebih lama dibanding produk susu cair lain dengan sterilisasi pasteurisasi.  Susu UHT dapat disimpan dalam waktu yang cukup panjang meski tanpa bahan pengawet dan pendinginan.

Selain itu susu UHT adalah susu yang higienis yang bebas dari seluruh mikroba seperti patogen penyebab pembusukan serta sepora. Maka dari itu potensi kerusakan mikrobiologis sangat minimal dan hakan hampir tidak ada. Proses pemanasan yang sangat singkat pada proses UHT menyebabkan mutu susu UHT seperti warna, aroma, rasa dan gizi relatif tidak terlalu  berubah.  Kelebihan lainnya yaitu biaya pengemasan tidak terlalu sulit dan mahal maka kebanyakan produk susu UHT dijual dengan harga yang  cukup terjangkau.

Tips Memilih Susu UHT dan Pasteurisasi yang Baik

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih susu pasteurisasi yang aman:

  • Baca keterangan label yang terdapat pada kemasan susu sebelum membeli. Cari produk yang mencantumkan tulisan "susu pasteurisasi". 
  • Bila ingin membeli langsung susu dari peternak, tanyakan apakah susu yang dijual melalui proses penghangatan atau pasteurisasi terlebih dahulu.
  • Lihat tanggal kedaluwarsa. Pastikan produk susu yang dibeli masih layak untuk dikonsumsi dan tidak melewati tanggal kedaluwarsa.
  • Cium aroma susu. Bila aroma susu sudah berubah atau menyengat atau asam, jangan dikonsumsi lagi.

Sementara itu beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih susu UHT yang baik:

  • Sebelum membeli susu UHT, sebaiknya tentukan dahulu kemasan besar (family pack) atau yang kecil (portion pack). Dilihat dari segi harga, kemasan yang besar akan lebih ekonomis dibandingkan kemasan yang kecil dengan jumlah setara kemasan besar.
  • Ada banyak jenis dan merk  susu UHT di pasaran. Perhatikan kandungan (ingredients) yang tertera dalam kemasan susu. Perhatikan pula sisi nutrisi dan protein yang terdapat pada susu.

Frisian Flag Purefarm diproduksi dengan susu segar pilihan, dikemas dalam kemasan kotak yang praktis dan higienis dengan kandungan susu UHT dalam tiap kotaknya terdiri dari zat gizi makro (zat gizi penting: protein, karbohidrat dan lemak) serta zat gizi mikro (multivitamin dan multimineral) dengan rasa yang lezat.

Tersedia dalam varian rasa Frisian Flag Purefarm Full Cream, Frisian Flag Purefarm Flavour Milk (Coconut Delight, Swiss Chocolate, Strawberry) dan Frisian Flag Purefarm Low Fat (French Vanilla, Chocolate, Strawberry, Plain). 

Banyak jenis susu yang beredar, salah satunya susu UHT Frisian Flag Purefarm yang bisa Kamu nikmati gizinya. Info lengkap Frisian Flag Purefarm bisa Kamu cek di sini.

Artikel Terkait