Mitos Atau Fakta: Makanan Bisa Jadi Mood Booster?

| 01 Agu 2018

Mitos Atau Fakta: Makanan Bisa Jadi Mood Booster?

Pernah patah hati lalu merasa lebih baik setelah makan cokelat? Padahal dilansir dari Live Science (2014), peneliti Heather Scherschel Wagner dari University of Minnesota dalam jurnal Association for Psychological Science menyebutkan bahwa makanan tidak punya pengaruh dalam memperbaiki mood seseorang.   Lalu apakah makanan bisa menjadi mood booster itu hanya mitos?


Makanan tetap bisa kok, jadi cara untuk mengembalikan mood. Ini tergantung pada apa yang menjadi penyebab Anda bad mood. Ada banyak penyebab menurunnya mood seseorang, antara lain kelelahan, sulit konsentrasi, dan berbagai faktor kesehatan lainnya. Bila ini penyebabnya, perbaikan pola makan bisa jadi salah satu “obat” efektif agar Anda kembali good mood. Yuk, cari tahu makanan yang dapat membantu Anda memperbaiki mood.


1. Telur dan kacang-kacangan

Sebagai sumber protein, telur dan kacang-kacangan mengandung asam amino yang menghasilkan senyawa kimia yang bisa diproses oleh otak untuk “meregulasi” pikiran dan perasaan Anda. Protein juga membantu tubuh untuk menyerap karbohidrat secara perlahan hingga membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Siapa tahu, sesungguhnya Anda bete bukan karena bad mod tapi karena lapar.

            

2. Salmon

Kandungan Omega-3 pada salmon dipercaya bisa mengatasi mood swing. Salmon mengandung asam amino triptofan yang membantu meningkatkan hormon serotonin. Keseimbangan kadar serotonin bisa membuat Anda terhindar dari mood yang naik turun  dan mengurangi risiko depresi.  Selain itu, Omega-3 juga baik untuk meningkatkan konsentrasi dan daya ingat.


3. Pisang

Sebagai sumber energi dan vitamin, pisang bisa Anda andalkan untuk memulihkan tubuh lelah yang kerap kali jadi penyebab bad mood. Namun, dilansir dari byrdie.com, pencetus diet AlkaMind Dr. Daryl Gioffre menyatakan, konsumsi pisang perlu diimbangi dengan lemak sehat untuk mencegah lonjakan gula darah tiba-tiba.

          

4. Bayam

Bayam mengandung asam folat, vitamin A, dan vitamin B6 yang merupakan nutrisi penting buat otak. Tapi bila penyebab Anda bete adalah akibat lengan dan perut yang tampak kendur, Anda sebaiknya semakin rajin mengonsumsi bayam. Bayam mampu membantu pembentukan otot, seperti yang dikutip dari Science ABC berdasarkan penelitian Karolinska Institute di Stockholm.


5. Cokelat

Tahukah Anda, sepotong cokelat setiap hari dapat membantu mengurangi kadar hormon kortisol dan hormon pemicu stres lainnya. Bahkan cokelat pun dipercaya mampu meredakan efek Premenstrual Syndrome atau PMS pada wanita.


Ada banyak alternatif untuk mengonsumsi cokelat setiap harinya. Salah satunya dengan mengonsumsi Susu Kental Manis Lemak Nabati Frisian Flag Bendera Cokelat. Nikmati Frisian Flag Bendera Cokelat sebagai campuran untuk meningkatkan cita rasa  makanan dan minuman favorit Anda.

Artikel Terkait