Facebook Pixel

Produk susu bubuk keluarga Frisian Flag KOMPLETA dan susu bubuk pertumbuhan anak SUSU BENDERA merupakan produk inovasi dari Frisian Flag Indonesia yang berkualitas, bergizi tinggi dengan harga terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Produk susu ini diluncurkan Frisian Flag Indonesia sebagai bagian dari corporate purpose : Better Nutrition (Memberikan Gizi Yang Lebih Baik) serta komitmen perusahaan dalam membantu upaya pemerintah Indonesia dalam mengatasi malnutrisi (gizi buruk).

APA ITU MALNUTRISI?

Malnutrisi (gizi buruk) adalah kondisi kesehatan akibat seseorang tidak menerima asupan gizi secara seimbang sesuai kebutuhannya. Berdasarkan Riskesdas 2018 dan Survey Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) 2019, Indonesia masih mengalami 3 beban gizi buruk (triple burden of malnutrition).

Susu merupakan makanan yang memiliki banyak kandungan zat gizi yang dibutuhkan untuk kesehatan tubuh, termasuk zat gizi makro dan zat gizi mikro yang dapat membantu mengatasi masalah malnutrisi.

Contoh zat gizi makro yang terkandung dalam susu adalah protein hewani yang bermanfaat untuk pertumbuhan sel-sel tubuh dan mudah diserap oleh tubuh manusia.

Contoh zat gizi mikro adalah berbagai vitamin dan mineral, di antaranya kalsium yang membantu untuk pertumbuhan tulang dan gigi, serta zat besi untuk membantu mencegah anemia.

APA ITU STUNTING?

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek untuk standard usianya.

Kondisi ini disebabkan kekurangan gizi yang terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir. Akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun. Balita pendek (stunted) dan sangat pendek (severely stunted) adalah balita dengan panjang badan (PB/U) atau tinggi badan (TB/U) menurut umurnya dibandingkan dengan standar baku WHO-MGRS (Multicentre Growth Reference Study) 2006. Sedangkan definisi stunting menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) adalah anak balita dengan nilai z-scorenya kurang dari -2SD/standar deviasi (stunted) dan kurang dari -3SD (severely stunted).

Sumber : Buku 100 Kabupaten/kota Prioritas Untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting)TNP2K, Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia