Generasi Milenial: Waspadai Osteoporosis Minum Susu Untuk Tulang Sejak Dini!

| 20 Okt 2017

Generasi Milenial: Waspadai Osteoporosis Minum Susu Untuk Tulang Sejak Dini!

Kegiatan minum susu sedari kecil sudah menjadi rutinitas bagi sebagian anak di Indonesia, mungkin kamu salah satunya? Rutinitas ini sebenarnya sangat dipengaruhi oleh manfaat yang bisa diberikan susu kepada tubuh kamu lho, salah satunya yang mungkin sudah sering kamu dengar adalah susu untuk tulang karena mengandung vitamin D.

Jika diminum sesuai porsi, salah satu kebaikan minum susu yang akan kamu dapatkan adalah tulang jadi lebih padat dan kuat. Ini berkat kandungan vitamin D dan kalsium di dalam susu. Itulah pentingnya susu untuk tulang kamu.

Salah satu dampak merugikan bagi tubuh akibat kekurangan kalsium adalah osteoporosis. Osteoporosis atau pengeroposan tulang terjadi ketika kepadatan tulang berkurang sehingga tulang rentan retak, bahkan patah. Osteoporosis awalnya tidak menunjukkan gejala yang signifikan. Namun kamu perlu curiga bila mengalami nyeri punggung, postur tubuh bungkuk, sulit berjalan, dan mudah mengalami retak tulang. Gimana? Penting bukan mengonsumsi susu untuk tulang?

Sebenarnya tulang mampu beregenerasi, tulang rapuh akan digantikan dengan tulang baru. Namun ini hanya terjadi saat kamu masih dalam masa pertumbuhan. Setelah usia 15 tahun, perlahan-lahan tulang akan berhenti tumbuh. Namun massa atau kepadatan tulang masih akan terus bertambah hingga akhir usia 20-an. Menginjak usia 35, proses penurunan kepadatan tulang pun dimulai. Hal ini bisa dicegah dengan rutin minum susu untuk tulang.

Pengeroposan tulang dapat menyerang tanpa memandang gender. Namun berdasarkan penelitian Departemen Kesehatan yang dipublikasikan pada tahun 2015 lalu, mengutip International Osteoporosis Foundation (IOF), 1 dari 4 perempuan di Indonesia dengan rentang usia 50-80 tahun memiliki risiko terkena osteoporosis dan risiko osteoporosis di Indonesia pada perempuan 4 kali lebih tinggi dibanding dengan laki-laki. Ini terjadi karena perempuan memiliki tulang yang lebih kecil dan tipis dibanding dengan laki-laki, serta akan mengalami menopause yang menyebabkan tubuh menghasilkan lebih sedikit estrogen. Padahal hormon ini punya peran penting dalam melindungi tubuh dari hilangnya massa tulang, untuk mencegah hilangnya massa tulang kamu bisa minum susu untuk tulang lho.

Meski umumnya menyerang lansia, osteoporosis bisa juga menyerang anak-anak dan remaja. Ada banyak faktor penyebab, namun tak jarang ini terjadi akibat malas minum susu. Akibatnya kebutuhan kalsium, vitamin D, dan protein anak tidak terpenuhi secara optimal. Sebenarnya sumber kalsium tidak hanya dari susu untuk tulang, namun seringkali orang tua lupa memberikan alternatif lain sebagai pengganti susu.

Karena hal ini lah, kamu sebagai milenial juga harus mulai waspada sejak dini akan osteoporosis ini dengan banyak minum susu untuk tulang. Karena banyak faktor yang menjadi penyebab dari osteoporosis ini lho. Pada artikel kali ini, kita akan membahas lebih jauh mengenai osteoporosis sehingga kamu bisa lebih memahaminya.

Pengertian Osteoporosis

Pengeroposan tulang atau lebih dikenal dengan nama osteoporosis adalah suatu penyakit metabolik tulang yang ditandai dengan penurunan kepadatan dan kualitas struktur tulang yang bersifat progresif.

Seperti namanya, pengeroposan tulang tidak terjadi secara langsung lho. Tapi prosesnya bertahap, oleh karena itu osteoporosis sering disebut sebagai “silent thief” atau pencuri massa tulang secara diam-diam. Karenanya, penting mengonsumsi vitamin D yang ada pada susu untuk tulang.

Mungkin saat ini kamu tidak merasakannya, tapi kedepannya bisa saja ternyata tanpa kamu sadari massa tulang kamu telah berkurang. Karenanya, penting untuk minum susu untuk tulang secara rutin ya.

Jenis-jenis Osteoporosis

Osteoporosis sendiri banyak jenisnya lho, terdapat empat jenis osteoporosis yang harus kamu ketahui yaitu: 

  • Osteoporosis pada Anak

    Kamu pasti bertanya-tanya apakah benar osteoporosis bisa menyerang anak-anak? Jawabannya, iya. Meskipun jarang terjadi, anak-anak bisa mengalami pengeroposan tulang pada bagian tulang belakang. Oleh karena itu, penting untuk selalu minum susu untuk tulang kamu ya.

  • Osteoporosis Pasca Menopause

    Jenis osteoporosis ini tentu hanya terjadi pada wanita saja ya, khususnya wanita yang memasuki masa menopause. Hal ini terjadi karena wanita yang memasuki masa menopause akan mengalami penurunan kepadatan tulang akibat berkurangnya asupan kalsium dalam tubuh, oleh karena itu wanita dengan usia 55 tahun ke atas selalu disarankan untuk meminum susu untuk tulang.

  • Osteoporosis Senilis

    Berbeda dengan jenis osteoporosis sebelumnya, osteoporosis Senilis terjadi pada pria. Khususnya pria dengan usia 70 tahun ke atas, yang disebabkan oleh menurunnya testosteron di dalam tubuh. Sehingga penting untuk selalu minum susu untuk tulang dalam pencegahan hal ini.

  • Osteoporosis Akibat Pengobatan

    Osteoporosis jenis ini terjadi akibat pengobatan yang sedang dilakukan yang bisa terjadi pada wanita, pria, maupun anak-anak. Osteoporosis ini biasanya disebabkan gangguan tiroid, gagal ginjal, kebiasaan minum alkohol, merokok, dan karena mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti kortikosteroid. Untuk mencegah terjadinya kondisi ini, kamu harus menjaga pola hidup sehat dan minum susu untuk tulang.

Faktor Pemicu Osteoporosis

Setelah berbicara tentang jenis-jenis osteoporosis, kali ini kita akan membahas mengenai apa saja faktor pemicu dari penyakit silent thief ini. Terdapat lima faktor pemicu osteoporosis lho, yaitu:

  • Usia

    Semakin tingginya usia, maka akan semakin tinggi risiko untuk terkena osteoporosis. Hal ini dikarenakan tulang manusia pada dasarnya akan mengalami proses penurunan kepadatan tulang, karenanya penting untuk meminum susu untuk tulang mulai saat ini ya.

  • Jenis Kelamin

    Seperti jenis osteoporosis yang bisa terjadi ada wanita atau pada pria saja, jenis kelamin menjadi salah satu faktor pemicu dari osteoporosis lho. Karena itulah penting untuk mengonsumsi susu untuk tulang dalam upaya pencegahan penyakit ini. 

  • Berat Badan

    Seseorang dengan berat badan yang rendah akan lebih berisiko terkena osteoporosis daripada mereka dengan berat badan yang berlebih. Hal ini dikarenakan, seseorang dengan berat badan yang berlebih tubuhnya secara otomatis dapat menopang beban yang lebih berat sehingga massa tulangnya akan lebih besar. Mengkonsumsi susu, khususnya susu untuk tulang mungkin bisa jadi pilihan kamu untuk mengurangi risiko osteoporosis ini.

  • Riwayat Keluarga

    Seseorang yang memiliki riwayat keluarga terkena osteoporosis, maka akan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk menderita osteoporosis juga lho. Oleh karenanya, penting untuk menjaga kesehatan massa tulang sejak dini dengan meminum susu untuk tulang.

  • Aktivitas Fisik

    Aktivitas fisik yang kurang akan menyebabkan sekresi kalsium tinggi dan pembentukan tulang tidak maksimal yang berakibat pada penurunan massa tulang. Oleh karena itu, harus banyak bergerak dan mengkonsumsi susu untuk tulang supaya tulang kamu tetap sehat ya. Ingat, jangan mager!

Untuk memperlambat proses osteoporosis, rutinlah berolahraga dan penuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D kamu dengan mengkonsumsi susu untuk tulang. Sebagai salah satu sumber kalsium terbaik, yuk kenalkan kebaikan minum susu setiap hari kepada seluruh anggota keluarga kamu mulai dari sekarang bersama Susu Siap Minum Frisian Flag Purefarm yang diformulasikan dari susu sapi segar dengan pilihan rasa yang lezat, yakni Full Cream, Flavour Milk (Coconut Delight, Swiss Chocolate, Strawberry), dan Low Fat (French Vanilla, Chocolate, Strawberry, Plain).

Bila kamu tidak suka mengkonsumsi secara langsung susu untuk tulang, tenang saja karena Frisian Flag Purefarm bisa kamu kreasikan dengan resep kesukaan kamu lho. Cek disini untuk kreasi resepnya ya.

Kalsium dapat membuat tulang menjadi lebih kuat, konsumsi Frisian Flag Purefarm untuk lengkapi kalsium Kamu!

Artikel Terkait