Apa yang Terjadi ketika Anak Melewatkan Sarapan?

| 25 Sep 2018

Apa yang Terjadi ketika Anak Melewatkan Sarapan?

Prestasi anak menurun di sekolah? Jangan buru-buru menuduhnya malas belajar dan terlalu banyak bermain sampai harus membebaninya dengan segudang les tambahan. Lebih baik, pahami dulu apa yang menjadi penyebabnya. Mungkin kesalahan bukan pada aktivitas fisik anak, melainkan pada kebutuhan nutrisinya. Coba perhatikan, apakah Anda sudah memberikan gizi yang cukup kepada anak, termasuk menu sarapan sehat untuk mendukung performanya di kelas.

Sarapan punya peran penting bagi tubuh. Berbagai kerugian dapat anak alami ketika melewatkan sarapan sehatnya. Menurut pengajar di UTHealth School of Nursing, Shannon R. Weston, melewatkan sarapan berarti melewatkan kesempatan menutrisi otak. Penurunan kadar gula darah akibat tak ada asupan apa pun yang masuk selama tidur sepanjang malam dapat memengaruhi fungsi kognitif. Sarapan pun akhirnya menjadi kunci agar otak kembali berfungsi optimal.

Weston menjelaskan bahwa gula darah merupakan hasil pemecahan karbohidrat sehingga jumlah karbohidrat dalam sarapan perlu diperhatikan agar dapat memenuhi kebutuhan gula darah tubuh setelah istirahat. Saat kebutuhan gula darah tercukupi, kemampuan otak untuk fokus dan mengingat pun bisa menjadi lebih baik. Tak lupa, Weston menyarankan untuk memilih sumber karbohidrat yang sehat, seperti makanan berbahan whole grains.

Di sisi lain, lapar karena perut kosong bisa mengganggu emosi. Berdasarkan riset Department of Experimental Psychology, University of Bristol, orang yang menyantap sarapan memiliki mood yang positif dibanding mereka yang melewatkannya. Menyantap sarapan dapat membuat kondisi psikis anak jadi lebih stabil sehingga memudahkannya untuk menyerap pelajaran di kelas. Selain itu, sarapan juga berguna menyediakan energi bagi anak agar aktif mengikuti berbagai kegiatan di sekolah. Ingat, meningkatkan kecerdasan juga menjadi salah satu manfaat aktivitas fisik jangka panjang lho.

Mendukung anak agar menjadi pribadi yang berprestasi bisa Anda awali dengan memastikan sarapan sehat baginya. Studi yang dilakukan Department of Psychology, Tufts University pun menunjukkan bahwa anak-anak yang rutin sarapan terbukti memiliki performa yang lebih baik saat menghadapi ujian dibanding mereka yang melewatkannya.

Kaya akan gizi serta memiliki rasa yang lezat, Susu bubuk Frisian Flag dapat menjadi pilihan yang tepat sebagai salah satu menu sarapan anak. Mengandung rangkaian zat gizi makro (protein, karbohidrat dan lemak) dan zat gizi mikro (multi vitamin dan mineral), Susu Bubuk Frisian Flag tersedia dalam ragam pilihan yang bisa dinikmati oleh seluruh anggota keluarga, yakni Frisian Flag Purefarm (full cream, cokelat, dan instan), serta Frisian Flag Susu Bubuk Instant Cokelat dan Frisian Flag Susu Bubuk Instant Madu.

Artikel Terkait