Terima kasih telah bergabung dengan Frisian Flag Indonesia. Klik tautan yang telah kami kirimkan melalui email untuk mengaktifkan akun Anda.
Kembali ke BerandaResep soto daging merupakan salah satu pilihan hidangan berkuah khas Indonesia yang kaya rempah dan bercita rasa gurih. Perpaduan daging sapi, kaldu, dan bumbu aromatik membuat soto cocok disajikan hangat untuk menu keluarga.
Selain menggunakan kuah bening atau santan, Ibu juga bisa membuat soto daging dengan tambahan susu cair untuk menghasilkan rasa yang lebih lembut dan gurih. Yuk, simak bahan dan cara membuatnya berikut ini, Bu!
Total Kalori: ±330 kkal per porsi (estimasi)
Porsi: 2–3 porsi
Bahan-bahan:
Cara Membuat:
Baca Juga: Resep Bobor Bayam Tanpa Santan Praktis untuk Menu Keluarga
Untuk menghadirkan kuah soto daging yang gurih dengan sentuhan rasa susu, Ibu bisa menggunakan Frisian Flag UHT Full Cream sebagai salah satu bahan masakan.
Susu ini memiliki cita rasa gurih alami dan tidak mengandung tambahan sukrosa sehingga cocok dipadukan dengan kaldu sapi serta aneka rempah dalam hidangan keluarga.
Frisian Flag UHT Full Cream mengandung protein, 8 vitamin, dan 3 mineral, termasuk kalsium, fosfor, dan iodium. Protein berperan dalam pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh, sedangkan kalsium dan fosfor membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Ibu bisa menggunakannya sesuai takaran resep untuk menambah variasi nutrisi dalam menu keluarga.
Ada beberapa hal yang perlu Ibu perhatikan saat membuat soto daging, mulai dari kejernihan kuah hingga cara penyimpanannya. Simak penjelasannya berikut ini, Bu.
Untuk membuat soto daging sapi bening, langkah utamanya adalah merebus daging menggunakan api kecil dan membuang busa atau kotoran yang muncul di permukaan air rebusan. Cara ini membantu menghasilkan kaldu yang lebih bersih dan tidak terlalu keruh.
Selain itu, pastikan bumbu soto daging ditumis hingga harum sebelum dicampurkan ke dalam kaldu. Hindari merebus kuah terlalu bergolak agar lemak dan partikel dari daging tidak terlalu banyak tercampur ke dalam cairan.
Namun, perlu Ibu ingat bahwa resep soto dengan tambahan susu akan menghasilkan kuah yang lebih putih, bukan bening seperti kaldu tanpa susu.
Bagian daging sapi yang cocok untuk soto antara lain sandung lamur, sengkel, dan tetelan.
Sandung lamur memiliki lapisan lemak yang dapat memberikan rasa gurih pada kaldu, sedangkan sengkel memiliki serat dan jaringan ikat yang membutuhkan waktu memasak lebih lama agar empuk.
Jika Ibu lebih menyukai daging yang tidak terlalu berlemak, pilih potongan daging dengan sedikit lemak dan rebus hingga empuk.
Sesuaikan waktu memasak dengan jenis potongan daging supaya teksturnya nyaman dikunyah saat disajikan bersama kuah soto.
Baca Juga: Resep Sayur Lodeh Terong yang Praktis untuk Santap Siang
Kuah soto daging yang sudah matang sebaiknya segera dikonsumsi. Jika masih tersisa, Ibu dapat menyimpannya di dalam wadah tertutup pada suhu kulkas 4 derajat Celcius atau lebih rendah.
Sebagai panduan konservatif, soto berkuah susu sebaiknya dihabiskan dalam 2 hingga 3 hari, selama sejak awal ditangani dan disimpan dengan benar.
Jangan membiarkan soto berada pada suhu ruang lebih dari dua jam setelah dimasak. Untuk membantu kuah lebih cepat dingin, bagi ke dalam beberapa wadah kecil sebelum dimasukkan ke kulkas.
Panaskan kembali hingga benar-benar panas sebelum disantap dan hindari menyimpan kembali soto yang sudah berulang kali dipanaskan.
Referensi: