Mengapa Anak Tidak Menyukai Makanan Bergizi?

| 07 Des 2017

Mengapa Anak Tidak Menyukai Makanan Bergizi?

Hampir setiap orang tua pernah kesulitan membujuk anak makan sayur. Si Kecil selalu punya alasan untuk menolak makan sayuran. Padahal jika dibiarkan, kecukupan gizi anak bisa terganggu. Mengapa anak bisa tidak suka sayuran dan makanan bergizi lainnya? Beberapa alasan di bawah ini harus Anda ketahui.

Rasanya pahit

Psikolog klinis sekaligus profesor dari California State University, Edward Abramson mengungkapkan bahwa rasa pahit adalah salah satu penyebab utama anak-anak tidak suka sayuran. Rasa pahit ini disebabkan oleh kandungan kalsium serta senyawa lain seperti fenol, favenoids, isoflavon, dan terpeneoid.

Kebiasaan menghindar dari makanan baru

Penelitian yang dilakukan oleh Staffordshire University bersama tiga kampus lainnya di Inggris mengungkapkan bahwa ada dua faktor yang menyebabkan anak tidak suka pada sayur, yaitu food neophobia dan picky/fussy eating. Kebiasaan menghindari makanan baru dan terlalu memilih-memilih makanan ini adalah hasil dari pembiasaan dan pembiaran sejak kecil. Karena itu, biasakan anak mengonsumsi sayuran sejak dini agar gizi pada anak terpenuhi.

Waktu yang salah

Studi yang dilakukan oleh University of California menguraikan bahwa anak cenderung mengasosiasikan makanan yang enak seperti kue, es krim, dan permen dengan waktu-waktu yang menyenangkan seperti pesta atau liburan. Sementara sayuran dihubungkan dengan waktu-waktu yang tidak menyenangkan seperti dipaksa, saat sakit, atau sebagai hukuman. Penelitian yang dilakukan oleh University of Liverpool menyebutkan waktu yang tepat untuk memberikan sayuran kepada anak adalah pada jam makan siang. Sebelumnya biarkan si Kecil bermain atau beraktivitas di luar ruangan karena selepas bermain, nafsu makan anak akan meningkat.

Pengaruh orang tua

Siapa sangka, Anda sebagai orang tua bisa jadi alasan mengapa anak tidak menyukai makanan bergizi. Bisa jadi Anda selalu menuruti kemauan anak, terlalu keras memaksa anak, atau malah tak acuh pada kebutuhan anak. Hal ini bisa membuat anak mengingat makan makanan bergizi sebagai pengalaman tidak menyenangkan. 

Sama seperti memulai kebiasaan baik lainnya, melatih anak suka sayur memang menantang. Dukung kecukupan gizi anak dengan Susu Siap Minum Frisian Flag Kid yang diproduksi dengan susu segar dengan kandungan zat gizi makro (protein, karbohidrat, lemak) dan mengandung Vitamin A & D, serta Kalsium & Magnesium untuk mendukung pertumbuhan si Kecil dengan rasa yang enak. Frisian Flag Kid tersedia dalam varian rasa stroberi dan cokelat.


Anak kadang tidak suka makanan bergizi, namun jangan khawatir, dukung kecukupan gizinya dengan Frisian Flag Kid. Info lengkap Frisian Flag Kid bisa cek di sini.

Artikel Terkait