Cara Menaikkan Berat Badan Anak dengan Sehat dan Tepat

Banner
| 07 Sep 2026

Cara Menaikkan Berat Badan Anak dengan Sehat dan Tepat

Cara Menaikkan Berat Badan Anak dengan Sehat dan Tepat

Cara menaikkan berat badan anak tidak sekadar menambah kalori sebanyak mungkin. Ibu perlu membantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi si Kecil dan mempertimbangkan penyebab berat badannya sulit bertambah.

Berat badan anak juga perlu dipantau dari waktu ke waktu menggunakan kurva pertumbuhan. Ibu dapat mengetahui pola pertambahan berat badan si Kecil dan berkonsultasi dengan dokter jika pertumbuhannya melambat.

Berapa Berat Badan Ideal Anak Usia 1-3 Tahun?

Tidak ada satu angka berat badan yang dapat disebut ideal untuk semua anak usia 1-3 tahun. WHO menggunakan standar pertumbuhan berdasarkan usia dan jenis kelamin untuk memantau pertumbuhan anak sejak lahir hingga usia 5 tahun.

Sebagai gambaran, berdasarkan median atau persentil ke-50 standar WHO, berikut adalah berat badan ideal anak usia 1-3 tahun yang perlu Ibu ketahui:

Median berat anak perempuan: 

  • 8,9 kg pada usia 1 tahun
  • 11,5 kg pada usia 2 tahun
  • 13,9 kg pada usia 3 tahun

Median berat anak laki-laki: 

  • 9,6 kg pada usia 1 tahun
  • 12,2 kg pada usia 2 tahun
  • 14,3 kg pada usia 3 tahun

Angka median bukan target wajib karena anak yang sehat dapat berada di atas atau di bawahnya. Dokter anak menggunakan kurva pertumbuhan dan pengukuran berulang untuk mengetahui bagaimana berat anak berubah dalam periode waktu tertentu.

Bu, jika anak tidak memperoleh berat yang cukup, kehilangan berat, atau pola pertumbuhannya membuat Ibu khawatir, kondisi tersebut perlu dievaluasi lebih lanjut.

Baca Juga: Hal-hal yang Harus Dihindari Waktu Minum Susu untuk Pertumbuhan

Cara Membantu Anak Menambah Berat Badan

Cara membantu anak menambah berat badan perlu disesuaikan dengan penyebab dan pola makannya. Ibu dapat menyesuaikan jenis, jumlah, dan cara pemberian makanan. 

Pada kondisi tertentu, dokter juga dapat melibatkan ahli gizi untuk membantu memenuhi kebutuhan kalori anak.

Jika asupan kalorinya belum mencukupi, berikan makanan bergizi dan tinggi kalori, seperti sumber karbohidrat, produk susu, lemak sehat, serta camilan bergizi. Hindari mengandalkan makanan tinggi gula atau rendah zat gizi hanya untuk menaikkan berat badan anak.

Beberapa langkah yang dapat Ibu lakukan antara lain:

  • Berikan makanan utama yang lengkap. Ibu bisa mengombinasikan sumber karbohidrat, protein, lemak, sayur, buah, serta susu atau alternatif yang sesuai kebutuhan dan usia anak.
  • Tambahkan energi pada makanan secara bertahap. Misalnya, Ibu bisa memarut keju pada makanan atau buat bubur menggunakan susu sesuai usia anak, seperti Frisian Flag PRIMAGRO 3+ yang mengandung Omega 3&6.
  • Variasikan sumber protein: Telur, ikan, daging, kacang-kacangan, dan sumber protein lainnya dapat menjadi bagian dari menu seimbang, Bu.
  • Ciptakan pengalaman makan yang positif. Ibu bisa melibatkan anak dalam menyiapkan makanan dan hindari memaksa ketika ia tidak menghabiskan seluruh isi piring.
  • Hindari terlalu banyak minum atau ngemil sebelum makan: Anak dapat merasa kenyang sebelum mendapatkan makanan utama atau memicu berat badan berlebih.
  • Sediakan camilan bergizi di antara waktu makan: Ibu juga bisa memberikan yogurt, roti dengan isian, atau camilan padat zat gizi untuk menambah asupan energi si Kecil.
  • Jangan mengandalkan makanan tinggi gula atau rendah zat gizi: Berat badan sebaiknya ditambah melalui makanan yang sekaligus memberikan energi, protein, vitamin, dan mineral.
  • Biasakan makan bersama tanpa distraksi: Ajak seluruh anggota keluarga fokus pada kegiatan makan tanpa menggunakan gadget agar si Kecil terbiasa membangun kebiasaan makan yang baik.
  • Batasi penggunaan layar saat makan: Hindari televisi, ponsel, atau tablet agar si Kecil lebih fokus pada makanan serta belajar mengenali rasa lapar dan kenyang.

Saat memilih makanan penambah berat badan anak, utamakan makanan padat energi sekaligus kaya zat gizi daripada sekadar menambah makanan manis atau camilan tinggi kalori.

Jika berat anak turun dengan cepat, sulit bertambah meski pola makan sudah diperbaiki, atau Ibu khawatir dengan kebiasaan makannya, konsultasikan dengan dokter anak untuk mencari penyebabnya.

FAQ Berat Badan Anak

Berat badan anak dapat dipengaruhi oleh asupan makanan, kebutuhan energi, pola pemberian makan, dan kondisi kesehatan. Karena itu, berat yang sulit bertambah sebaiknya tidak langsung dianggap hanya disebabkan anak kurang makan.

1. Kenapa Anak Makan Banyak Tetapi Berat Badan Susah Naik?

Anak terlihat makan banyak tetapi berat badannya sulit naik jika energi dan zat gizi yang benar-benar diperoleh belum mencukupi kebutuhannya atau terdapat faktor lain yang menghambat pertumbuhan.

Perlu disadari juga bahwa kebutuhan setiap anak berbeda, jumlah makanan yang terlihat banyak belum tentu memberikan energi yang cukup untuk mendukung pertumbuhannya.

Pada sebagian anak, masalah pencernaan dan penyerapan zat gizi juga dapat berperan. Malabsorpsi membuat tubuh tidak dapat menyerap zat gizi secara optimal dan menyebabkan berat badan turun atau melambatnya pertumbuhan.

2. Apa Bedanya Kurang Berat Badan dan Kurang Gizi?

Perlu Ibu pahami bahwa kurang berat badan merupakan salah satu indikator status pertumbuhan, sedangkan kurang gizi memiliki cakupan yang lebih luas. 

WHO mendefinisikan underweight pada anak di bawah 5 tahun sebagai berat menurut usia yang berada di bawah -2 standar deviasi median Standar WHO untuk Pertumbuhan Anak.

Anak yang mengalami kurang berat badan dapat mengalami wasting, stunting, atau keduanya. Sementara kurang gizi mencakup berat rendah menurut tinggi badan, stunting pada anak, serta kekurangan vitamin dan mineral.

Jadi, istilah kurang gizi tidak hanya berkaitan dengan angka berat badan, tetapi mencakup beberapa bentuk kekurangan atau ketidakseimbangan nutrisi dan pertumbuhan.

Baca Juga: Picky Eater, Perilaku Pilih-Pilih Makanan dan Dampaknya

Oleh karena itu, Ibu tidak bisa langsung menilai status gizi anak yang berat badannya terlihat rendah hanya dari penampilannya saja.

Sebaliknya, Ibu memerlukan pengukuran berat, tinggi badan, usia, jenis kelamin, dan tren pertumbuhan agar kondisinya dapat dinilai menggunakan standar pertumbuhan yang tepat.

Jadi, Ibu bisa mengimbangi stimulasi yang menyenangkan dengan asupan nutrisi sesuai kebutuhan si Kecil. Yuk, Bu, lengkapi nutrisi si Kecil dengan Frisian Flag PRIMAGRO 3+ dengan kandungan omega 3&6 serta DHA untuk menemani periode emas pertumbuhannya!

 

Referensi:

  1. World Health Organization - Child Growth Standards: Weight-for-Age https://www.who.int/toolkits/child-growth-standards/standards/weight-for-age
  2. World Health Organization - Child Growth Standards Q&A https://www.who.int/news-room/questions-and-answers/item/child-growth-standards
  3. World Health Organization - Malnutrition https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition
  4. World Health Organization - Underweight Among Children Under 5 Years https://www.who.int/data/gho/indicator-metadata-registry/imr-details/27
  5. World Health Organization - Weight-for-Length/Height https://www.who.int/tools/child-growth-standards/standards/weight-for-length-height
  6. American Academy of Pediatrics - Faltering Weight in Children: Parent FAQs https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/Glands-Growth-Disorders/Pages/faltering-weight-in-children-parent-faqs.aspx
  7. American Academy of Pediatrics - Malabsorption https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/abdominal/Pages/Malabsorption.aspx
  8. NHS - How to Help Your Child Gain Weight https://www.nhs.uk/live-well/healthy-weight/childrens-weight/how-to-help-your-child-gain-weight/
  9. NHS - Child Healthy Growth and Weight https://www.nhs.uk/healthier-families/child-healthy-growth-weight/
  10. American Academy of Pediatrics. (n.d.). The importance of family routines. HealthyChildren.org. https://www.healthychildren.org/English/family-life/family-dynamics/Pages/The-Importance-of-Family-Routines.aspx
  11. American Academy of Pediatrics. (n.d.). No more “clean plate club”. HealthyChildren.org. https://www.healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/The-Clean-Plate-Club.aspx
  12. World Health Organization. (2009). Infant and young child feeding: Model chapter for textbooks for medical students and allied health professionals. World Health Organization. https://iris.who.int/bitstream/handle/10665/44117/9789241597494_eng.pdf
Share
URL copied!

Artikel Terkait