Rabu, 07 Okt 2026

Nasi Kuning: 3 Resep Praktis, Pulen, dan Gurih

Nasi kuning merupakan salah satu hidangan khas Indonesia yang mudah dikenali dari warna kuning dan aroma rempahnya. Hidangan ini sering disajikan dalam berbagai acara, tetapi juga dapat Ibu nikmati sebagai menu sarapan atau makan bersama keluarga.

Cara membuat nasi kuning pun cukup beragam, Bu. Selain menggunakan metode tradisional, Ibu dapat membuatnya dengan rice cooker maupun dikukus. Berikut tiga resep yang bisa dicoba di rumah.

Resep Nasi Kuning Rice Cooker

Tidak punya banyak waktu untuk memasak? Ibu dapat mencoba membuat nasi kuning menggunakan rice cooker. Cara ini praktis karena proses memasaknya hampir sama seperti menanak nasi sehari-hari.

Total Kalori: 100 kkal per porsi
Porsi: 3-4 porsi

Bahan-bahan:

  • 250gr beras
  • 2 ruas kunyit
  • 2 batang serai
  • 1 lembar daun salam
  • 1 siung bawang putih
  • 200ml Frisian Flag UHT Full Cream
  • Air secukupnya
  • Garam sesuai selera

Cara membuat:

  1. Masukkan beras yang sudah dicuci bersih ke dalam rice cooker.
  2. Haluskan bawang putih, serai, daun salam, dan kunyit, kemudian masukkan bumbu ke dalam rice cooker.
  3. Tambahkan Frisian Flag UHT Full Cream, air secukupnya, dan garam.
  4. Aduk beras dan bumbu hingga tercampur merata, kemudian masak menggunakan rice cooker hingga matang.
  5. Setelah matang, aduk nasi agar tidak menggumpal, kemudian sajikan bersama lauk favorit Ibu dan keluarga.

Resep Nasi Kuning Kukus

Jika Ibu lebih suka menggunakan metode kukus, resep berikut dapat menjadi pilihan. Nasi dimasak terlebih dahulu bersama bumbu hingga air menyusut, kemudian dilanjutkan dengan proses pengukusan hingga matang.

Total Kalori: 100 kkal per porsi
Porsi: 3-4 porsi

Bahan-bahan:

  • 400gr beras atau sekitar 2 cangkir
  • 700ml air
  • 100ml Frisian Flag UHT Full Cream
  • 4 lembar daun pandan
  • Daun salam secukupnya
  • Daun jeruk purut secukupnya
  • 1sdm kunyit bubuk
  • 1sdt garam
  • 1sdt kaldu bubuk

Cara membuat:

  1. Cuci bersih beras, lalu tiriskan.
  2. Didihkan air dan masukkan beras.
  3. Tambahkan daun salam, daun jeruk purut, Frisian Flag UHT Full Cream, kaldu bubuk, dan garam. Aduk hingga merata.
  4. Masak hingga air berkurang atau hampir habis. Sambil menunggu, panaskan panci untuk mengukus.
  5. Angkat beras, lalu pindahkan ke dalam dandang dan kukus selama sekitar 30 menit.
  6. Setelah matang, sajikan nasi kuning dengan lauk sesuai selera, seperti ayam goreng, mi goreng, abon sapi, orek tempe, mentimun, atau tomat.

Baca Juga: Resep Nasi Uduk Praktis untuk Sarapan atau Bekal Sekolah

Resep Nasi Kuning Tradisional

Untuk porsi keluarga yang lebih besar, Ibu dapat mencoba cara membuat nasi kuning tradisional. Pada metode ini, beras dimasak bersama bumbu hingga menjadi aron, kemudian dikukus sampai matang.

Total Kalori: 100 kkal per porsi
Porsi: 8-10 porsi

Bahan-bahan:

  • 1kg beras
  • 400ml Frisian Flag UHT Full Cream
  • 400ml air
  • 12 lembar daun jeruk purut
  • 12 siung bawang putih
  • 8 siung bawang merah
  • 4 lembar daun salam
  • 4 batang serai, geprek
  • 4sdt kunyit bubuk
  • 2 ruas jahe, geprek
  • 2sdt garam
  • Kaldu bubuk secukupnya, opsional

Cara membuat:

  1. Cuci bersih beras dan tiriskan. Panaskan air dalam dandang hingga mendidih untuk mengukus nasi kuning.
  2. Haluskan bawang putih dan bawang merah, kemudian campurkan kunyit bubuk. Sisihkan.
  3. Panaskan sedikit minyak goreng. Tumis bumbu halus, lalu masukkan serai, daun salam, daun jeruk purut, dan jahe. Aduk hingga bumbu harum.
  4. Tuangkan Frisian Flag UHT Full Cream, kemudian tambahkan garam dan kaldu bubuk jika digunakan. Masak hingga mendidih.
  5. Masukkan beras dan aduk hingga merata. Masak sampai beras menjadi aron.
  6. Pindahkan beras aron ke dalam dandang, lalu kukus selama sekitar 40–45 menit atau hingga matang.
  7. Angkat dan sajikan nasi kuning bersama lauk pilihan keluarga.

Tips Membuat Nasi Kuning agar Pulen dan Gurih

Tekstur nasi yang pulen dengan bumbu yang merata tentu membuat nasi kuning semakin nikmat, Bu. Berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan saat membuatnya:

  • Cuci beras hingga bersih. Pastikan beras dan bahan rempah yang digunakan sudah bersih sebelum dimasak.
  • Perhatikan jumlah cairan. Sesuaikan jumlah cairan dengan jenis dan jumlah beras agar nasi tidak terlalu keras atau justru lembek.
  • Campurkan bumbu secara merata. Saat menggunakan rice cooker, aduk beras bersama cairan dan bumbu sebelum mulai dimasak agar bumbu tersebar.
  • Aduk nasi setelah matang. Untuk nasi kuning rice cooker, aduk setelah matang agar nasi tidak menggumpal dan bumbunya lebih merata.
  • Gunakan rempah aromatik. Serai, daun salam, daun jeruk, dan pandan dapat digunakan untuk memberikan aroma pada nasi kuning.
  • Pastikan nasi benar-benar matang. Terutama jika memasak dalam jumlah besar dengan metode tradisional, perhatikan proses aron dan pengukusan hingga nasi matang sempurna.

Untuk memberikan rasa gurih pada ketiga kreasi nasi kuning di atas, Ibu dapat menggunakan Frisian Flag UHT Full Cream sebagai salah satu bahan cairnya.

Produk ini dibuat tanpa tambahan gula (sukrosa), merupakan sumber protein, serta mengandung 8 vitamin, yaitu Vitamin A, D3, B1, B2, B3, B5, B6, dan B12. Frisian Flag UHT Full Cream juga merupakan sumber 3 mineral, yaitu kalsium, fosfor, dan iodium.

Beragam zat gizi tersebut memiliki fungsi masing-masing bagi tubuh, Bu. Protein berperan dalam pertumbuhan dan pemeliharaan sel-sel tubuh. Vitamin D3, kalsium, dan fosfor berperan dalam mendukung kesehatan tulang dan gigi, sedangkan beberapa Vitamin B berperan dalam metabolisme energi.

Jadi, Frisian Flag UHT Full Cream tidak hanya dapat Ibu nikmati sebagai minuman, tetapi juga digunakan sebagai bahan untuk membuat kreasi nasi kuning bagi keluarga seperti pada tiga resep di atas.

Lauk yang Cocok untuk Nasi Kuning

Nasi kuning biasanya semakin lengkap jika disajikan dengan aneka lauk dan pelengkap, Bu. Pilihannya dapat disesuaikan dengan selera keluarga maupun bahan yang tersedia di rumah.

Beberapa lauk dan pelengkap yang dapat Ibu pilih antara lain:

  • Ayam goreng, untuk pilihan lauk yang gurih.
  • Telur, baik telur dadar iris maupun telur berbumbu.
  • Tempe orek, dengan perpaduan rasa manis dan gurih.
  • Abon sapi, yang praktis ditambahkan saat penyajian.
  • Mi goreng, sebagai salah satu pelengkap nasi kuning.
  • Sambal goreng kentang, untuk variasi lauk berbumbu.
  • Mentimun dan tomat, sebagai pilihan pelengkap segar.
  • Bawang goreng, untuk menambah aroma dan tekstur saat disajikan.

Ibu tidak harus menyajikan seluruh lauk sekaligus. Kombinasikan beberapa pilihan sesuai kebutuhan dan porsi keluarga agar menu tetap praktis.

Baca Juga: Resep Nasi Goreng Sederhana dan Tips Anti Gagal di Rumah

FAQ Seputar Nasi Kuning

1. Apa yang Membuat Nasi Kuning Berwarna Kuning?

Warna kuning pada nasi kuning berasal dari kunyit, Bu. Kunyit dapat digunakan dalam bentuk segar yang dihaluskan maupun kunyit bubuk, kemudian dicampurkan ke dalam cairan dan beras saat proses memasak.

Pada resep nasi kuning di atas, misalnya, versi rice cooker menggunakan kunyit segar, sedangkan versi kukus dan tradisional menggunakan kunyit bubuk.

Selain memberikan warna khas, nasi kuning biasanya dimasak bersama berbagai rempah aromatik seperti serai, daun salam, daun jeruk, atau pandan.

2. Kenapa Nasi Kuning Bisa Cepat Basi?

Nasi kuning merupakan makanan matang dengan kadar air yang cukup tinggi sehingga penyimpanan setelah dimasak perlu diperhatikan. Membiarkan nasi matang terlalu lama pada suhu ruang dapat meningkatkan risiko pertumbuhan mikroorganisme.

Selain itu, kebersihan bahan dan proses memasak juga perlu diperhatikan, Bu. Saat membuat nasi kuning, gunakan beras, rempah, peralatan, dan tangan yang bersih untuk membantu mencegah kontaminasi.

Jika nasi kuning tidak akan segera dimakan, jangan membiarkannya berada pada suhu ruang terlalu lama.

United States Department of Agriculture (USDA) menganjurkan makanan mudah rusak dan makanan matang dimasukkan ke lemari pendingin paling lambat 2 jam setelah disiapkan, atau 1 jam jika berada pada suhu di atas sekitar 32 derajat Celcius.

3. Berapa Lama Nasi Kuning Bisa Disimpan?

Jika nasi kuning tidak langsung dihabiskan, pindahkan ke wadah yang sesuai dan simpan di lemari pendingin sesegera mungkin, Bu. Hindari membiarkan nasi berada pada suhu ruang lebih dari 2 jam.

Sebagai panduan umum untuk makanan matang, USDA menyebut sebagian besar makanan sisa yang disimpan dengan benar di lemari pendingin dapat dikonsumsi dalam 3-4 hari.

USDA juga secara khusus mencantumkan nasi yang sudah dimasak dapat disimpan sekitar 3-4 hari di lemari pendingin.

Sebelum dikonsumsi kembali, perhatikan pula kondisi makanan. Jika muncul perubahan bau, warna, tekstur, atau tanda kerusakan lainnya, sebaiknya nasi tidak dikonsumsi.

Referensi:

  1. Kompas.com. (2022, June 6). Cara membuat nasi kuning rice cooker, pulen dan tidak mudah basi. https://www.kompas.com/food/read/2022/06/06/090700175/cara-membuat-nasi-kuning-rice-cooker-pulen-dan-tidak-mudah-basi
  2. Kompas.com. (2022, August 16). Resep nasi kuning Banjar dan tips masaknya untuk menu Kemerdekaan RI. https://www.kompas.com/food/read/2022/08/16/210700675/resep-nasi-kuning-banjar-dan-tips-masaknya-untuk-menu-kemerdekaan-ri?page=all
  3. Kompas.com. (2025, April 17). Cara membuat nasi kuning rice cooker tanpa santan, pulen tidak kering. https://www.kompas.com/food/read/2025/04/17/100300475/cara-membuat-nasi-kuning-rice-cooker-tanpa-santan-pulen-tidak-kering
  4. U.S. Department of Agriculture, Food Safety and Inspection Service. (n.d.). Keep food safe! Food safety basics. https://www.fsis.usda.gov/food-safety/safe-food-handling-and-preparation/food-safety-basics/steps-keep-food-safe
  5. U.S. Department of Agriculture, Food Safety and Inspection Service. (n.d.). Leftovers and food safety. https://www.fsis.usda.gov/food-safety/safe-food-handling-and-preparation/food-safety-basics/leftovers-and-food-safety
  6. U.S. Department of Agriculture, Food Safety and Inspection Service. (n.d.). Shelf-stable food safety. https://www.fsis.usda.gov/food-safety/safe-food-handling-and-preparation/food-safety-basics/shelf-stable-food