Fungsi Kalsium untuk Anak dan Pentingnya bagi Pertumbuhan
Fungsi kalsium tidak hanya berkaitan dengan tulang karena mineral ini diperlukan tubuh untuk membantu pertumbuhan, khususnya bagi anak-anak.
Ibu perlu tahu, hampir seluruh kalsium dalam tubuh tersimpan di tulang dan gigi. Oleh karena itu, mencukupi asupan kalsium si Kecil menjadi salah satu bagian penting dari pemenuhan nutrisi selama masa pertumbuhannya.
Apa Saja Fungsi Kalsium bagi Tubuh?
Kalsium merupakan mineral penting untuk menjalankan berbagai fungsi penting tubuh. Berikut beberapa fungsi kalsium yang penting untuk Ibu ketahui:
1. Membantu Membentuk dan Mempertahankan Kepadatan Tulang
Sebagian besar kalsium dalam tubuh disimpan di tulang dan gigi. Pada tulang, mineral ini berperan dalam memberikan struktur dan kekuatan serta membantu mempertahankan kesehatan tulang.
Pada masa anak-anak, kebutuhan kalsium perlu dipenuhi sebagai bagian dari proses pertumbuhan tulang. Karena itu, sumber kalsium sebaiknya menjadi bagian dari pola makan bergizi dan beragam setiap hari, Bu.
2. Mendukung Kesehatan Gigi
Kalsium juga menjadi komponen penting pada gigi. Bersama dengan tulang, gigi menjadi tempat penyimpanan hampir seluruh kalsium yang terdapat dalam tubuh.
Memenuhi kebutuhan kalsium bukan satu-satunya cara menjaga kesehatan gigi. Ibu perlu membimbing si Kecil agar terbiasa menyikat gigi dengan benar, membatasi konsumsi gula berlebihan, dan memeriksa gigi secara berkala.
3. Mendukung Fungsi Otot dan Saraf
Bu, kalsium dibutuhkan agar otot dapat bergerak, saraf dapat membawa pesan antara otak dengan berbagai bagian tubuh, serta membantu pembuluh darah mengedarkan darah serta mendukung pelepasan hormon untuk berbagai fungsi tubuh.
Jadi, fungsi kalsium tidak terbatas pada pertumbuhan tulang. Tubuh membutuhkan mineral ini untuk menjalankan sejumlah proses fisiologis setiap hari.
Baca Juga: Tidak Minum Susu Sejak Dini, Apa Yang Terjadi Nanti?
Mengapa Kalsium Penting untuk Pertumbuhan Anak?
Masa anak-anak merupakan periode ketika tulang masih terus tumbuh dan berkembang. Asupan kalsium yang memadai membantu menyediakan mineral yang diperlukan untuk membangun serta mempertahankan tulang kuat.
Karena tubuh tidak dapat menghasilkan kalsium sendiri, kebutuhan mineral ini perlu diperoleh melalui makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari.
1. Kalsium untuk Pertumbuhan Anak
Manfaat kalsium untuk pertumbuhan anak berkaitan dengan pembentukan dan pemeliharaan tulang. Tulang juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan kalsium yang dapat digunakan tubuh untuk mempertahankan berbagai fungsi penting.
Untuk melengkapi kebutuhan nutrisi hariannya, Ibu bisa menambahkan Frisian Flag PRIMAGRO 3+ dalam pola makan si Kecil di usia 3–6 tahun 2 kali sehari. Produk ini mengandung kalsium dan vitamin D3 yang membantu membentuk, mempertahankan kepadatan tulang dan gigi, serta penyerapan kalsium.
2. Peran Kalsium Bersama Vitamin D
Kalsium dan vitamin D memiliki fungsi yang saling berkaitan. Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium, sehingga keduanya berperan penting dalam mendukung kesehatan tulang.
Rendahnya asupan kalsium atau vitamin D berhubungan dengan gangguan mineralisasi tulang. WHO menjelaskan bahwa rakitis akibat kekurangan gizi pada anak berkaitan dengan rendahnya vitamin D dan asupan kalsium.
Apa Dampak Kekurangan Kalsium pada Anak?
Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) Indonesia, anak usia 4-6 tahun membutuhkan 1.000 mg kalsium per hari, Bu.
Kekurangan kalsium pada anak dalam jangka panjang perlu diperhatikan karena kalsium dibutuhkan dalam pembentukan dan pemeliharaan tulang. Berikut dampak kekurangannya:
1. Pertumbuhan dan Perkembangan Tulang Dapat Terganggu
Asupan kalsium yang rendah dapat mengganggu mineralisasi tulang. Bu, WHO mencatat bahwa rendahnya asupan kalsium merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan rakitis, terutama pada kelompok anak tertentu.
Rakitis merupakan kondisi yang memengaruhi perkembangan tulang pada anak. Penyebabnya dapat melibatkan kekurangan vitamin D, rendahnya asupan kalsium, atau kombinasi keduanya.
2. Kesehatan Tulang dan Gigi Perlu Diperhatikan
Hampir seluruh kalsium tubuh tersimpan dalam tulang dan gigi, kecukupan mineral ini perlu dijaga selama masa pertumbuhan. Namun, kesehatan tulang dan gigi tetap dipengaruhi lebih dari satu faktor.
Untuk gigi, misalnya, asupan nutrisi perlu disertai kebiasaan menjaga kebersihan mulut untuk mencegah kerusakan gigi. Sementara untuk tulang, kalsium bekerja bersama zat gizi lain, termasuk vitamin D.
3. Pentingnya Memenuhi Asupan Kalsium Sesuai Usia
Kebutuhan kalsium berubah sesuai tahap usia, Bu. Oleh karena itu, asupan si Kecil sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kelompok usianya, bukan menggunakan kebutuhan orang dewasa sebagai patokan.
Ibu dapat memenuhi kebutuhan tersebut dari kombinasi makanan sumber kalsium. Susu pertumbuhan yang sesuai usia juga dapat digunakan sebagai pelengkap pola makan, bukan sebagai pengganti makanan utama.
Bagaimana Cara Memenuhi Kebutuhan Kalsium Anak?
Kebutuhan kalsium dapat dipenuhi dengan memberikan makanan bervariasi. Susu dan produk olahannya merupakan sumber kalsium, tetapi mineral ini juga dapat diperoleh dari ikan tertentu, tahu, dan beberapa jenis sayuran.
Selain jumlah kalsium, perhatikan pula vitamin D karena zat gizi ini membantu proses penyerapan kalsium dalam tubuh.
1. Konsumsi Makanan Sumber Kalsium
Beberapa makanan yang mengandung kalsium antara lain susu, yogurt, keju, brokoli, pakcoy, serta sarden dan salmon kalengan yang tulangnya dapat dimakan.
Beberapa jenis tahu, minuman nabati, dan sereal juga dapat mengandung kalsium tambahan melalui fortifikasi.
Variasikan sumber tersebut dalam menu sehari-hari. Dengan begitu, si Kecil juga memperoleh protein, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya dari beragam makanan.
2. Pastikan Asupan Vitamin D
Ibu, kebutuhan vitamin D sebaiknya dipenuhi sesuai usia dan kondisi anak. Vitamin D membantu penyerapan kalsium dan berperan dalam metabolisme tulang.
Tubuh dapat membentuk vitamin D ketika kulit mendapat paparan sinar matahari, sementara vitamin D juga terdapat pada makanan seperti ikan berlemak, telur, dan produk yang difortifikasi.
Penggunaan suplemen tidak perlu dilakukan sembarangan dan dapat dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan bila Ibu khawatir dengan kecukupan vitamin D si Kecil.
3. Lengkapi Nutrisi Anak dengan Pilihan yang Tepat
Pemenuhan kalsium tetap perlu menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang. Selain kalsium dan vitamin D, anak membutuhkan protein, energi, vitamin, dan mineral lainnya selama masa pertumbuhan.
Selain itu, Frisian Flag PRIMAGRO 3+ mengandung protein, DHA 17 mg per sajian, Omega 3 (ALA), Omega 6 (LA), zat besi, serta vitamin dan mineral lainnya sebagai tambahan nutrisi bagi si Kecil usia 3-6 tahun.
Baca Juga: Apakah Susu Bisa Membantu Mengoptimalkan Pertumbuhan Anak?
Kalsium merupakan salah satu zat gizi penting untuk mendukung pertumbuhan si Kecil. Karena itu, Ibu dapat memberikan makanan sumber kalsium sebagai bagian dari pola makan bergizi dan beragam agar kebutuhan zat gizi hariannya terpenuhi.
Referensi:
- National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (2023, September 14). Calcium: Fact sheet for consumers. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Calcium-Consumer/
- National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (2026, June 30). Calcium: Fact sheet for health professionals. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Calcium-HealthProfessional/
- World Health Organization. (2019, November 6). Nutritional rickets: A review of disease burden, causes, diagnosis, prevention and treatment. https://www.who.int/publications/i/item/9789241516587
- World Health Organization. (2023, August 9). Vitamin D supplementation in infants. eLENA. https://www.who.int/tools/elena/interventions/vitamind-infants
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang angka kecukupan gizi yang dianjurkan untuk masyarakat Indonesia. https://jdih.kemkes.go.id/storage/documents/pdfs/2019permenkes028.pdf