Tidak Minum Susu Sejak Dini, Apa Yang Terjadi Nanti?

| 15 Sep 2017

Tidak Minum Susu Sejak Dini, Apa Yang Terjadi Nanti?

Berapa pun usia Anda, protein, kalsium dan vitamin D termasuk nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Ketiganya bisa Anda dapatkan dari segelas susu. Namun bagaimana jika Anda terbiasa melewatkan waktu minum susu dan tidak biasa minum susu dari kecil?

Meski Anda tetap memenuhi kebutuhan porsi protein, kalsium dan vitamin D dari asupan lain, seperti salmon, telur, brokoli, dan kacang almond, sebaiknya Anda tetap mengusahakan susu masuk dalam menu sehat Anda dan keluarga. Selain sebagai sumber kalsium dan vitamin D, susu mengandung protein dengan  Biological Value (BV) atau nilai biologis* yang tinggi hingga 91.  Semakin tinggi BV, semakin tinggi kemampuan zat gizi dalam suatu bahan makanan atau minuman untuk diserap tubuh. Ini artinya kemampuan protein susu untuk diserap tubuh cukup tinggi.

Risiko Yang Muncul Akibat Malas Minum Susu Sejak Dini

Dalam riset University of Illinois, sebanyak 339 anak usia 18-25 asal Meksiko diminta mengisi kuesioner soal frekuensi makanan untuk kemudian dievaluasi berdasarkan jenis kelamin, usia, aktivitas fisik, serta riwayat penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2 di keluarga. Dalam riset itu, hanya 1 dari 4 anak yang memenuhi porsi produk susu yang direkomendasikan. Hasilnya, 76% dari responden yang berusia 18-25 tahun memiliki risiko sindrom metabolik 3 kali lebih besar, yakni kombinasi dari sejumlah kondisi** yang meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, Nutrition Service dari York Region Community and Health Service menyatakan bahwa anak yang tidak minum susu kemungkinan besar tidak mendapatkan porsi kalsium dan vitamin D yang cukup sehingga akan memengaruhi kesehatan dan tumbuh kembangnya. Tidak memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D sejak dini juga diketahui akan memperbesar risiko pengeroposan tulang menjelang hari tua.

Ada satu lagi “bahaya” dari keengganan Anda untuk minum susu: anak Anda mulai mengikuti jejak Anda malas minum susu. Jika anak malas minum susu, coba cari tahu penyebabnya. Apakah karena rasa dan temperaturnya yang tidak tepat atau mungkin susu ternyata menimbulkan gangguan pada sistem pencernaannya. Segera konsultasikan pada dokter jika ini terjadi.

Lalu kapan Anda sebaiknya minum susu setiap hari? Bagi orang dewasa, waktu minum susu yang direkomendasikan adalah pagi dan malam, namun waktu minum susu yang paling baik agar kandungan nutrisinya bekerja maksimal bagi tubuh adalah pagi sebelum beraktivitas dan malam sebelum tidur. Untuk anak, hindari memberikan susu mendekati waktu makannya.

Nah, berapa banyak susu yang sebaiknya dikonsumsi tiap hari? Susu baik diminum 2-3 gelas per hari. Agar praktis, andalkan susu siap minum  Frisian Flag yang mengandung manfaat zat gizi dari susu sapi. Tersedia dalam kemasan kotak dan botol dengan varian rasanya yang lezat membuat Anda dan keluarga semangat minum susu!

*) Nilai biologis atau Biological Value (BV) adalah persentase protein yang mampu diserap oleh tubuh.

**) Kondisi yang berisiko penyakit jantung: hipertensi, kadar gula tinggi, kadar kolesterol tinggi, dan obesitas.

Artikel Terkait