Fungsi Vitamin D untuk Anak dan Kebutuhan Hariannya
Vitamin D memiliki peran penting selama masa pertumbuhan anak. Salah satu fungsi vitamin D adalah membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan serta menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Untuk membantu memenuhi kebutuhannya, Ibu bisa mengajak anak mendapatkan paparan sinar matahari serta memberikan makanan yang mengandung vitamin D. Lalu, apa saja fungsi vitamin D untuk anak dan bagaimana cara memenuhi kebutuhan hariannya?
Fungsi Vitamin D untuk Anak
Vitamin D tidak hanya berhubungan dengan kesehatan tulang. Vitamin ini juga memiliki berbagai fungsi lain bagi tubuh anak selama masa pertumbuhannya, yaitu:
1. Mendukung Pertumbuhan dan Kesehatan Tulang
Vitamin D berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan menjaga kesehatan tulang anak. Vitamin ini membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor dari makanan, yaitu mineral yang dibutuhkan untuk pembentukan tulang.
Kekurangan vitamin D yang berat pada anak dapat menyebabkan rakitis, yaitu kondisi yang membuat tulang menjadi lunak dan lemah.
2. Membantu Menjaga Kesehatan Gigi
Selain tulang, vitamin D juga berperan dalam menjaga kesehatan gigi anak. Hal ini berkaitan dengan perannya dalam membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor.
Karena itu, kebutuhan vitamin D perlu dipenuhi bersama zat gizi lainnya sebagai bagian dari pola makan bergizi anak.
3. Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh
Vitamin D juga memiliki peran dalam menjaga sistem daya tahan tubuh. Dengan kebutuhan vitamin D yang tercukupi, fungsi sistem kekebalan tubuh dapat bekerja sebagaimana mestinya.
Namun, bukan berarti vitamin D dapat membuat anak pasti terhindar dari flu, batuk, atau penyakit lainnya, Bu. Vitamin D merupakan salah satu dari banyak zat gizi yang diperlukan untuk menjaga fungsi tubuh.
4. Mendukung Fungsi Otot
Vitamin D tidak hanya dibutuhkan tulang, tetapi juga memiliki peran dalam fungsi otot. Kekurangan vitamin D yang berat pada anak bahkan dapat disertai kelemahan otot dan keterlambatan perkembangan gerak.
Memenuhi kebutuhan vitamin D bersama nutrisi lainnya dapat membantu mendukung anak agar tetap aktif selama masa pertumbuhannya.
Baca Juga: Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak Selama Musim Pancaroba
Berapa Kebutuhan Vitamin D pada Anak?
Kebutuhan vitamin D anak berbeda sesuai dengan usianya.. Karena itu, penting untuk memastikan anak mendapatkan vitamin D dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhannya.
- Bayi usia 0-12 bulan: 400 IU per hari
- Anak usia 1-12 tahun: 600 IU per hari
Vitamin D dapat diperoleh dari paparan sinar matahari dan makanan bergizi yang menjadi bagian dari menu sehari-hari.
Cara Mendapatkan Vitamin D
Ada beberapa cara untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin D anak. Selain mendapatkan paparan sinar matahari, Ibu juga bisa menyiapkan berbagai makanan untuk si Kecil.
1. Paparan Sinar Matahari
Saat kulit terkena sinar matahari, tubuh dapat membentuk vitamin D. Karena itu, aktivitas di luar rumah dapat memberikan kesempatan bagi anak untuk mendapatkan paparan sinar matahari.
Untuk waktu dan lama paparan yang sesuai bagi anak, Ibu dapat mengikuti anjuran tenaga kesehatan karena kebutuhan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor.
2. Makanan Sumber Vitamin D
Vitamin D juga dapat diperoleh melalui makanan. Tidak harus menggunakan bahan yang mahal, Bu. Beberapa pilihan yang lebih mudah dimasukkan ke dalam menu keluarga antara lain:
- Telur, terutama bagian kuning telur.
- Ikan, seperti ikan sarden, ikan kembung, dan ikan tongkol.
- Hati sapi, yang dapat menjadi salah satu sumber vitamin D.
- Yoghurt yang difortifikasi, yang dapat menjadi alternatif olahan susu.
- Jamur, terutama jenis tertentu yang mengandung vitamin D.
- Sereal yang difortifikasi vitamin D, dengan tetap memperhatikan kandungan nutrisi lainnya.
Untuk anak usia 1-3 tahun, Ibu juga dapat melengkapi menu sehari-hari dengan Frisian Flag PRIMAGRO 1+. Susu pertumbuhan ini mengandung Vitamin D sebesar 15% AKG per takaran saji yang dapat membantu melengkapi kebutuhan Vitamin D harian anak.
Frisian Flag PRIMAGRO 1+ juga mengandung kalsium, yang berperan dalam pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi Susu pertumbuhan ini mengandung Vitamin D, Vitamin D3, dan kalsium yang membantu penyerapan kalsium.
Selain itu, Frisian Flag PRIMAGRO 1+ merupakan sumber protein yang dilengkapi 9 Asam Amino Esensial (9AAE), Omega 3 (ALA), Omega 6 (LA), minyak ikan, zat besi, seng, serta berbagai vitamin dan mineral sebagai tambahan nutrisi untuk melengkapi pola makan bergizi anak.
Baca Juga: Kreasi Menu Bekal 4 Sehat 5 Sempurna untuk Buah Hati
FAQ Seputar Fungsi Vitamin D untuk Anak
Memenuhi kebutuhan vitamin D penting selama masa pertumbuhan anak. Namun, Ibu mungkin masih memiliki pertanyaan seputar kebutuhan vitamin D setiap hari, dampak kekurangannya, hingga perbedaan vitamin D dan D3. Simak penjelasannya berikut ini.
1. Apakah Anak Perlu Mendapatkan Vitamin D Setiap Hari?
Ya, kebutuhan vitamin D anak perlu dipenuhi setiap hari. IDAI merekomendasikan suplementasi vitamin D sebanyak 400 IU per hari untuk bayi usia 0-12 bulan dan 600 IU per hari untuk anak berusia lebih dari 12 bulan.
Namun, pemberian vitamin D secara berlebihan tidak dianjurkan. Ibu dapat berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan pemberian suplemen yang sesuai untuk anak.
2. Apa Dampak Jika Anak Kekurangan Vitamin D?
Kekurangan vitamin D dapat mengganggu kesehatan tulang dan pertumbuhan anak. Jika kekurangannya berat, anak dapat mengalami prakitis yang menyebabkan tulang menjadi lemah atau lunak.
Kekurangan vitamin D pada anak juga dapat ditandai dengan kelemahan otot, keterlambatan perkembangan gerak, keterlambatan pertumbuhan gigi, penurunan kepadatan tulang, hingga gangguan pertumbuhan.
Namun, tanda tersebut tidak selalu berarti anak kekurangan vitamin D, sehingga pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
3. Apakah Vitamin D dan Vitamin D3 Sama?
Vitamin D memiliki beberapa bentuk. Dua bentuk yang paling umum adalah vitamin D2 dan vitamin D3. Vitamin D3 juga dapat diproduksi secara alami oleh tubuh ketika kulit terkena sinar matahari.
Keduanya sama-sama membantu memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh. Namun, vitamin D3 umumnya lebih efektif dalam meningkatkan dan menjaga kadar vitamin D dalam darah dibandingkan vitamin D2.
Referensi:
- Alodokter. (n.d.). Vitamin D untuk anak, ketahui sumber dan manfaatnya. https://www.alodokter.com/vitamin-d-untuk-anak-ketahui-sumber-dan-manfaatnya
- Foundation Health Partners. (n.d.). The benefits of vitamin D for children. https://www.foundationhealth.org/our_community/fhp_healthbreak/the_benefits_of_vitamin_d_for_children
- Hermina Hospitals. (n.d.). Dampak kekurangan vitamin D pada anak. https://herminahospitals.com/id/articles/dampak-kekurangan-vitamin-d-pada-anak
- Ikatan Dokter Anak Indonesia. (n.d.). Perlukah suplemen vitamin D? https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/perlukah-suplemen-vitamin-d
- National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (n.d.). Vitamin D: Fact sheet for health professionals. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminD-HealthProfessional/
- Tripkovic, L., Lambert, H., Hart, K., Smith, C. P., Bucca, G., Penson, S., Chope, G., Hyppönen, E., Berry, J., Vieth, R., & Lanham-New, S. (2012). Comparison of vitamin D2 and vitamin D3 supplementation in raising serum 25-hydroxyvitamin D status: A systematic review and meta-analysis. The American Journal of Clinical Nutrition, 95(6), 1357–1364. https://doi.org/10.3945/ajcn.111.031070