12 Cara Mengontrol Berat Badan Ideal Anak dengan Mudah!

Banner
| 08 Mar 2022

12 Cara Mengontrol Berat Badan Ideal Anak dengan Mudah!

12 Cara Mengontrol Berat Badan Ideal Anak dengan Mudah!

Dalam masa tumbuh kembang anak, penting bagi orang tua untuk mengontrol berat badan ideal si Kecil. Pasalnya, di perkembangan dan pertumbuhan si kecil sangat membutuhkan asupan yang cukup. Anak yang memiliki berat badan ideal mencerminkan bahwa ia tumbuh sehat, tanpa ada masalah kekurangan gizi maupun kelebihan gizi.

Orang tua perlu mengetahui berat badan ideal anak dengan mengacu pada tabel BMI. Sebab, tak sedikit pula orang tua yang menganggap anaknya kekurangan gizi karena kurus, sehingga memberikan si Kecil asupan berlebihan dengan penilaian gemuk berarti sehat. 

Padahal, hal itu belum tentu benar adanya. Asupan yang berlebih dapat menyebabkan seorang anak menjadi ketagihan makan sehingga mereka terancam kelebihan berat badan (obesitas). Oleh karena itu, berat badan ideal anak perlu dipahami oleh orang tua supaya mereka dapat menilai apakah anaknya kurang gizi atau obesitas. Sebab, berat badan bukan sekadar angka, tetapi berpengaruh terhadap kesehatan tubuh anak hingga jangka panjang. 

Baca Juga: 5 Buah Ini Ternyata Bisa Jadi Sumber Kalsium 

Bagaimana Cara Menghitung Berat Ideal Anak? 

Tubuh anak yang sehat tidak dinilai dari bentuk tubuh mereka, baik terlihat kurus maupun gemuk. Usia dan jenis kelamin merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi bagaimana Anda menghitung berat badan ideal.

  • Usia 2-8 Tahun
    Di rentang usia 2-8 tahun, berat badan ideal anak laki-laki dan perempuan relatif sama. Di usia 2 tahun, mereka akan memiliki rata-rata tinggi 86 sentimeter dan berat badan 12 kilogram. 

    Pada usia 4 tahun, tinggi badan rata-rata anak akan bertambah menjadi 102 cm, berat badan ideal anak menjadi 15 kg. Anak akan terus tumbuh hingga mencapai tinggi 127 cm dan berat badan ideal bertambah menjadi 26 kg di usia 8 tahun.

  • Usia 10-14 Tahun
    Memasuki usia 10-14 tahun, anak laki-laki dan perempuan akan mulai mengalami proses pertumbuhan yang berbeda karena mengalami pubertas. Di usia 14 tahun, tinggi badan rata-rata anak perempuan menjadi 160 cm dengan berat badan ideal 49 kg. Sedangkan di usia yang sama, tinggi badan anak laki-laki akan menjadi 163 cm dan berat badan idealnya menjadi 51 kg. 

Adapun rumus BMI (Body Mass Index) yang bisa juga digunakan untuk menghitung berat badan ideal. Dengan rumus BMI, berat badan seseorang dibagi dengan kuadrat tinggi badan (dalam meter). 

Misalnya: Berat badan seorang anak berusia 9 tahun adalah 45 kg dan tinggi badan anak 165 cm (atau 1.65 m), maka cara menghitung BMI anak yaitu 45/(1.65 x 1.65) = 16.5. Setelah itu, gunakan hasil BMI untuk mengetahui status gizi sang anak. Anak yang berusia 9 tahun memiliki kisaran massa badan 13.5-18.4, berarti anak tersebut berada di kategori massa tubuh normal, tidak lebih ataupun tidak kurang.

Dilansir dari HelloSehat, berikut data BMI (Body Mass Index):

Jenis Kelamin
Usia (tahun)
6
7
8
9
10
11
12
Perempuan
12.7-17.3
12.7-17.7
12.9-18.3
13.1-19
13.5-19.8
13.9-20.7
14.4-21.7
Laki-laki
13-17
13.1-17.4
13.3-17.9
13.5-18.4
13.7-19.1
14.1-19.9
14.5-20.8

Namun ada juga cara menghitung berat badan ideal konvensional dengan rumus 2n + 8, dengan adalah usia anak dalam hitungan. Contoh anak berusia 5 tahun 2 bulan, maka cara menghitung berat badan ideal anak yaitu (2 x 5.2) + 8 = 18.4. Nah, nilai yang didapat dari rumus tersebut adalah berat badan ideal pada anak, yaitu 18.4 kg.

Baca Juga: Berat Badan Ideal untuk Anak Sesuai Rumus BMI

Pertumbuhan fisik dan berat badan ideal anak juga dipengaruhi oleh kecukupan istirahat, aktivitas fisik serta stimulasi dari lingkungan sekitar. Perlu Anda ingat, kecepatan pertumbuhan masing-masing anak berbeda-beda. Oleh sebab itu, belum tentu anak menderita kekurangan gizi apabila berat badannya tidak berada pada rentang angka ideal. Apabila dirasa perlu, Anda bisa tanyakan mengapa si kecil tidak memiliki berat badan ideal kepada dokter.

Baca Juga: Mewujudkan Indonesia Selaras

Tips Menjaga Berat Badan Anak Agar Ideal 

Hal yang terpenting perihal fisik anak adalah bukan gemuk maupun kurus, namun berat badan ideal. Seperti yang sudah diketahui, berat badan anak dipengaruhi usia, jenis kelamin, dan juga tinggi badan. Supaya berat badan ideal anak tetap terjaga, ikuti pola sehat berikut ini: 

  1. Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

    Bukan hanya orang dewasa saja yang membutuhkan olahraga, melainkan anak-anak juga perlu melakukan aktivitas ini setiap hari demi menunjang kesehatan tubuh, meningkatkan massa otot, dan mengontrol berat badan idealnya. Perkenalkan mereka dengan olahraga yang ringan, seperti yoga, berjalan, berlari, dan berenang. 

    Apabila si kecil merupakan tipe anak yang “alergi” dengan kata ‘olahraga’, ajaklah mereka melakukan permainan yang menggunakan gerakan fisik, misalnya bermain bola, bermain sepeda, dan bermain permainan tradisional, seperti petak umpet atau petak jongkok. ‘Olahraga’ di dalam rumah juga bisa dilakukan untuk mendukung massa otot anak.

    Contohnya adalah menyapu, mengepel, dan membersihkan mainan. Hal yang terpenting adalah anak menjadi aktif dalam menggerakan tubuhnya sebagai langkah menjaga berat badan ideal pada anak.

  2. Batasi Menatap “Layar”

    Layar yang dimaksud di sini adalah layar telepon genggam, tablet, televisi, dan layar-layar lainnya yang memiliki radiasi. Anak-anak yang waktunya dihabiskan untuk menatap layar gadget cenderung memiliki berat badan yang lewat dari berat badan ideal. Kegiatan seperti ini tentunya tidak baik untuk tubuh si anak serta indera penglihatan mereka.

    Sebisa mungkin untuk menghindari alat teknologi tersebut dari mereka dengan cara melakukan beberapa aktivitas di rumah, seperti membaca buku, menggambar atau bermain alat musik. 

    Apabila dirasa sulit, Anda harus tegas perihal waktu dan durasi pemakaiannya. Pastikan apa yang mereka tatap atau mainkan merupakan hal yang berguna untuk perkembangan kognitifnya. Selain itu, perhatikan jarak antara layar dan mata si kecil, ya!

  3. Perhatikan Asupan yang Masuk ke dalam Tubuhnya

    Demi menjaga berat badan ideal, Anda harus mengawasi makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh si kecil. Pastikan apa yang mereka makan atau minum terjamin kebersihan dan nutrisinya.

    Tidak hanya itu, pola makan si anak juga perlu dijaga. Hindari makan yang berlebihan untuk si kecil yang suka makan. Apabila si kecil termasuk anak yang sulit makan, Anda harus putar otak supaya asupan nutrisinya cukup. 

  4. Konsumsi Buah dan Sayur

    Untuk menjaga berat badan ideal pada anak, biasakan si kecil untuk makan sayur dan buah setiap hari. Seperti yang diketahui, tidak semua anak mudah menyantap makanan yang disediakan oleh orang tuanya. 

    Ada beberapa anak yang sangat pemilih sehingga butuh banyak strategi supaya mereka mau makan makanan sehat.Kebanyakan anak menilai suatu makanan dari tampilannya. Oleh karena itu dalam upaya menjaga berat badan ideal pada anak, cobalah untuk menata buah dan sayur semenarik mungkin. 

    Anda juga bisa makan bersama si kecil supaya mereka mau mengikuti makan buah dan sayur sebab anak-anak gemar mengikuti aktivitas yang dilakukan oleh orang dewasa.

  5. Breakfast is a Must

    Setiap orang dianjurkan untuk makan tiga kali sehari, yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam, begitu pula anak-anak. Sarapan merupakan suatu hal yang penting untuk dilakukan sebelum si anak beraktivitas demi energi yang optimal. Anak-anak yang sarapan setiap hari cenderung memiliki berat badan ideal daripada yang tidak.

    Siapkan sarapan yang bergizi dengan susu sebagai pendampingnya agar dapat mengontrol berat badan ideal anak. Bantu penuhi gizi anak untuk mendukung proses pertumbuhan dan belajarnya di luar rumah dengan Susu Siap Minum Frisian Flag Kid

    Diproduksi dengan susu segar dengan kandungan zat gizi makro (protein, karbohidrat dan lemak) dan mengandung Vitamin A & D, serta Kalsium & Magnesium untuk mendukung pertumbuhan si Kecil dengan varian rasa Cokelat dan Strawberry yang lezat.

  6. Ingatkan Anak Untuk Beristirahat

    Istirahat merupakan hal yang cukup penting agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Istirahat yang cukup juga mampu menjaga berat badan ideal untuk anak. Hal ini diperlukan untuk membantu proses pengembalian energi yang dibutuhkan anak setiap hari. 

    Dalam masa tumbuh kembang, anak cenderung memiliki kepribadian yang aktif, sehingga jika memiliki waktu istirahat yang kurang, akan mempengaruhi aktivitas hariannya. Jika anak mendapatkan energi yang kurang pada saat bermain dan berolahraga, hal tersebut akan berdampak pada perubahan berat badan secara perlahan. 

    Anda juga bisa membiasakan anak untuk tidur siang. Dengan waktu tidur siang yang cukup, Anda dapat menjaga metabolisme tubuh pada anak untuk bekerja lebih optimal demi menyerap segala asupan di dalam tubuh anak yang dapat membantu menjaga berat badan ideal.

  7. Ajarkan Anak Mengatur Pola Makan

    Pengaturan pola makan jadi hal yang bermanfaat untuk menjaga berat badan ideal pada anak. Pola makan tidak hanya berkisar pada asupan gizi dan nutrisi saja, namun porsi makanan pun perlu diperhatikan juga. Komunikasikan dengan anak kapan mereka merasa lapar dan kapan merasa kenyang untuk dapat mengatur pola makan anak dengan baik. 

    Selain itu, jangan terlalu sering beri makanan dan minuman manis atau yang mengandung gula terlalu sering, karena gula dapat meningkatkan berat badan anak secara tidak sehat karena lemak tubuh menumpuk. Akibatnya, bisa meningkatkan risiko penyakit lain, seperti kelebihan berat badan (obesitas) dan diabetes.

    Makan pada waktu yang ditentukan secara teratur juga masuk ke dalam langkah menjaga pola makan demi menghadirkan berat badan ideal pada anak. Pastikan Anda dan anak disiplin untuk hal ini. Jika terlewat, maka kemungkinan besar anak Anda akan mendapatkan asupan yang kurang untuk membantu aktivitas sehari-hari. 

    Biasakan untuk memberi makan pada anak 3 kali dalam sehari. Jika seusai makan anak masih merasa sedikit lapar, Anda bisa menutup waktu makan dengan memberinya segelas Susu Siap Minum Frisian Flag atau beberapa buah potong dalam jumlah yang sedikit.

  8. Berikan Suplemen Vitamin

    Meskipun Anda telah memastikan komposisi makanan pada anak penuh gizi dan nutrisi, tidak ada salahnya untuk memberikan suplemen vitamin pada anak sebagai cara untuk mengontrol berat badan ideal. Selain untuk menjaga kadar kebutuhan asupan anak dan menjaga kondisi anak untuk selalu berada dalam kondisi fit, suplemen vitamin juga punya peranan dalam menjaga berat badan ideal. 

    Suplemen vitamin ini biasanya mampu menambah nafsu makan anak, maka cocok untuk diberikan jika anak Anda sudah mulai memperlihatkan tanda-tanda malas makan. Untuk memberi jenis suplemen vitamin yang cocok, Anda juga bisa konsultasikan hal tersebut kepada dokter anak Anda.

    Namun, perlu diingat bahwa pemberian suplemen vitamin harus sesuai dengan anjuran dari dokter. Hal ini penting agar dokter bisa memberikan suplemen vitamin yang tepat guna mengontrol berat badan ideal anak. Nantinya dokter akan membuat resep suplemen vitamin beserta dosis yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh anak. 

    Pemberian suplemen vitamin tanpa anjuran dokter dikhawatirkan akan meningkatkan risiko penyakit lain, seperti kelebihan nutrisi atau kekurangan nutrisi. 

  9. Ingin ngemil? Pilih camilan yang sehat

    Sebenarnya untuk mendapatkan berat badan ideal, bukan berarti anak tidak boleh ngemil sama sekali. Terkadang ada anggapan keliru yang menyebutkan bahwa jika ingin anaknya memiliki berat badan ideal, maka ia tidak boleh ngemil dan harus mengonsumsi makanan pokok saja. Padahal, anggapan tersebut tentu saja salah dan keliru.

    Sebab, dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, anak-anak tetap harus mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, termasuk dari camilan yang ia konsumsi. Namun, yang menjadi catatan Anda adalah jenis camilan yang harus diberikan kepada anak. Jika ingin si Kecil memiliki berat badan ideal, maka berikanlah camilan yang sehat, seperti buah-buahan, sayuran, atau olahan bergizi lainnya yang rendah kalori, gula, dan garam.

    Camilan yang tinggi serat dan nutrisi lain, seperti buah-buahan, sayuran, yoghurt justru bisa mengontrol berat badan ideal anak karena dapat menekan rasa lapar berlebih sebelum memasuki waktu makan utama. Camilan sehat ini lebih penting dibandingkan camilan yang tinggi gula yang meningkatkan lemak tubuh. 

    Anak-anak dianjurkan untuk mendapatkan 2 kali camilan sehat di antara jadwal makan utamanya guna mendukung kebutuhan gizi hariannya. Jika Anda tidak terbiasa memberikan camilan sehat, maka bisa meningkatkan risiko kekurangan nutrisi pada anak, sehingga berat badannya tidak ideal dan cenderung di bawah rata-rata. 

    Selain itu, asupan camilan juga harus dalam porsi yang tepat, tidak berlebihan. Jika anak terlalu banyak mengonsumsi camilan, ia cenderung akan menolak mengonsumsi makanan utama karena sudah kenyang. 

  10. Beri Contoh Pola Hidup Sehat

    Berat badan ideal bisa dipengaruhi oleh gaya hidup keluarga lho. Selama masa tumbuh kembangnya di rumah, anak akan lebih sering mengikuti atau meniru kebiasaan yang dilihat dari orang tua. Maka dari itu, hal tersebut bisa Anda jadikan sebagai salah satu cara untuk menjaga berat badan ideal.

  11. Hindarkan dari Stres

    Dalam upaya menjaga berat badan ideal pada anak, penting agar si kecil terhindar dari stres. Bukan tanpa pasal, stres pada anak bisa mengganggu nafsu makan atau pola makannya. Ketika anak mengalami stres, potensi dia menjadi sering melewatkan waktu makan, makan terlalu banyak, hingga malam makan besar terjadi. 

    Oleh karena itu menjaga berat badan ideal pada anak menjadi penting untuk menghindari masalah kesehatan tubuh di masa mendatang. Anak yang cenderung kurus atau memiliki berat badan kurang dari ideal berisiko mengalami gangguan pada tumbuh kembangnya.

  12. Ciptakan Suasana Menyenangkan Saat Makan

    Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan untuk menjaga berat badan ideal si kecil adalah menciptakan suasana yang menyenangkan saat makan. Di sini orang tua harus bisa berperan aktif dalam menciptakan suasana tersebut. Menciptakan suasana makan yang menyenangkan bisa menjadi salah satu program untuk membantu anak mempelajari kebiasaan makan sehat. 

    Oleh karena itu upayakan untuk membuat suasana makan yang tenang bersama keluarga, fokus pada makanan di meja makan agar anak merasa lebih nyaman dan senang. Ketika anak sudah terbiasa dengan pola makan yang baik, potensi berat badan ideal terjaga juga akan tinggi.

Setiap saran yang diberikan, seperti mengatur pola makan, tidur yang cukup, berolahraga, serta mengurangi konsumsi camilan, bisa Anda tunjukkan di rumah sehari-hari, Anda juga bisa membuat waktu olahraga bersama anak lebih menyenangkan, seperti bermain sepeda atau bermain lempar tangkap di halaman rumah. 

Baca Juga: Frisian Flag Chocolate Hazelnut 270ml

Hal tersebut dapat membantu anak untuk terbiasa dalam menjaga berat badannya secara mandiri ketika sudah lebih besar di masa nanti. Di umurnya yang masih muda, Anda juga bisa ajarkan anak untuk lebih menggemari sayur dan buah sebagai kombinasi makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari. 

Bantu anak mencapai berat badan ideal dengan perhitungan rumus BMI dan mengonsumsi Susu Siap Minum Frisian Flag Kids. Susu siap minum ini diformulasikan khusus anak-anak dengan kandungan nutrisi yang beragam, sehingga dapat mendukung kebutuhan gizi harian anak dan dapat mengontrol berat badan idealnya. 

Susu Siap Minum Frisian Flag Kids hadir dalam beberapa jenis, mulai dari Frisian Flag Kid, Frisian Flag Junio, dan Frisian Flag Milky yang pastinya memiliki rasa yang enak dan disukai oleh anak-anak. Info lengkap Frisian Flag Kid cek di sini.

Artikel Terkait