7 Makanan yang Mengandung Vitamin A untuk Keluarga
Makanan yang mengandung vitamin A dapat berasal dari sumber hewani maupun nabati, Bu. Vitamin ini bisa ditemukan pada hati, telur, susu, wortel, ubi jalar, sayuran hijau, hingga beberapa jenis buah.
Vitamin A memiliki berbagai fungsi penting bagi tubuh, termasuk mendukung kesehatan mata, sistem imun, serta pertumbuhan dan perkembangan. Kenali berbagai sumber vitamin A yang bisa Ibu variasikan dalam menu keluarga sehari-hari, yuk, Bu!.
Makanan yang Mengandung Vitamin A
Vitamin A dalam makanan tersedia dalam dua bentuk utama. Vitamin A siap pakai atau preformed vitamin A banyak ditemukan dalam makanan hewani, sedangkan karotenoid provitamin A terdapat dalam makanan nabati dan dapat diubah tubuh menjadi vitamin A.
Berikut beberapa makanan tinggi vitamin A dan sumber vitamin A lainnya yang dapat Ibu masukkan ke dalam menu keluarga.
1. Hati
Hati merupakan salah satu makanan dengan kandungan Vitamin A yang sangat tinggi. Menurut National Institutes of Health (NIH), sekitar 85 gram hati sapi yang dimasak menyediakan 6.582 mcg RE Vitamin A.
Karena kandungan Vitamin A-nya sangat tinggi, hati tidak perlu dikonsumsi dalam jumlah banyak atau terlalu sering, Bu. Ibu hamil juga perlu lebih berhati-hati dalam mengonsumsi hati dan produk berbahan hati karena asupan Vitamin A siap pakai dalam jumlah berlebihan perlu dihindari selama kehamilan.
Untuk memenuhi kebutuhan Vitamin A keluarga, Ibu dapat mengombinasikan berbagai sumber Vitamin A lainnya dalam menu sehari-hari.
2. Telur
Telur juga termasuk sumber vitamin A yang mudah ditemukan dan praktis diolah menjadi berbagai hidangan keluarga. Vitamin A pada telur terutama terdapat pada bagian kuning telur.
Selain vitamin A, telur menyediakan protein dan berbagai zat gizi lainnya. Ibu dapat mengolah telur dengan cara direbus, dibuat telur dadar, atau dikombinasikan dengan sayuran sebagai bagian dari menu sehari-hari.
Telur dapat menjadi sumber vitamin A sekaligus dapat membantu menambah variasi sumber protein dalam menu keluarga.
3. Susu dan Produk Olahannya
Susu dan produk olahannya juga dapat menjadi salah satu sumber Vitamin A, Bu. Kandungan Vitamin A dapat berbeda pada setiap produk sehingga Ibu dapat memeriksa Informasi Nilai Gizi pada kemasannya.
Salah satu pilihan yang dapat dinikmati bersama keluarga adalah Frisian Flag UHT Full Cream. Setiap kemasan 225 ml mengandung Vitamin A sebesar 25% AKG.
Selain Vitamin A, Frisian Flag UHT Full Cream merupakan sumber protein serta mengandung 8 vitamin, yaitu Vitamin A, D3, B1, B2, B3, B5, B6, dan B12, serta sumber 3 mineral berupa Kalsium, Fosfor, dan Iodium. Susu ini juga dibuat tanpa tambahan gula (sukrosa).
Vitamin A berperan dalam menjaga kesehatan mata. Protein berperan dalam pertumbuhan dan pemeliharaan sel-sel tubuh, Vitamin D3, Kalsium, dan Fosfor membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi, sedangkan Vitamin B1, B2, dan B3 berperan dalam metabolisme energi.
Ibu dapat menikmati Frisian Flag UHT Full Cream bersama keluarga sebagai salah satu pilihan minuman sehari-hari sambil tetap mengombinasikannya dengan beragam sumber Vitamin A lainnya.
Baca Juga: 5 Fungsi Vitamin D yang Penting Bagi Tubuh dan Sumbernya
4. Wortel
Wortel dikenal sebagai salah satu sayuran sumber provitamin A, terutama dalam bentuk beta-karoten. Pigmen inilah yang turut memberikan warna oranye pada wortel.
Menurut NIH, setengah cangkir wortel mentah menyediakan sekitar 459 mcg RE vitamin A. Tubuh dapat mengubah sebagian beta-karoten dari makanan menjadi vitamin A sesuai kebutuhan.
Ibu dapat menyajikan wortel sebagai campuran sup, tumisan, capcay, atau hidangan lainnya agar menu sayuran keluarga semakin bervariasi.
5. Ubi Jalar
Ubi jalar, terutama yang dagingnya berwarna oranye, merupakan salah satu makanan tinggi vitamin A dari sumber nabati.
Sebagai gambaran, NIH mencatat satu ubi jalar panggang beserta kulitnya dapat menyediakan sekitar 1.403 mcg RE vitamin A, terutama dalam bentuk beta-karoten.
Ubi jalar dapat Ibu olah dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang. Selain menjadi sumber provitamin A, ubi juga dapat menjadi salah satu variasi sumber karbohidrat dalam menu keluarga.
6. Sayuran Hijau
Sayuran berdaun hijau seperti bayam juga mengandung karotenoid provitamin A. NIH mencatat setengah cangkir bayam beku yang telah dimasak menyediakan sekitar 573 mcg RE vitamin A.
Ibu dapat mengolah sayuran hijau menjadi sayur bening, tumisan, sup, atau mengombinasikannya dengan bahan makanan lain sesuai selera keluarga.
Tidak perlu terpaku pada satu jenis sayuran, Bu. Memvariasikan sayuran juga membantu keluarga memperoleh berbagai vitamin, mineral, dan serat dari makanan sehari-hari.
7. Buah-buahan
Vitamin A juga bisa diperoleh dari beberapa jenis buah, terutama buah berwarna kuning atau oranye. Contohnya adalah mangga, blewah, dan aprikot.
Buah-buahan tersebut mengandung karotenoid provitamin A yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A. Sebagai gambaran, setengah cangkir blewah menyediakan sekitar 135 mcg RE vitamin A.
Ibu dapat menyajikan buah secara langsung sebagai camilan atau bagian dari menu sehari-hari. Mengombinasikan berbagai warna buah dan sayuran juga membantu membuat pilihan makanan keluarga lebih beragam.
Manfaat Vitamin A bagi Tubuh
Vitamin A memiliki berbagai fungsi penting bagi tubuh, Bu. Salah satu fungsi yang paling dikenal adalah mendukung kesehatan mata dan proses penglihatan, terutama kemampuan mata beradaptasi dalam kondisi cahaya redup.
Akan tetapi, manfaat vitamin A tidak berhenti pada kesehatan mata. Vitamin ini juga berperan dalam mendukung fungsi normal sistem imun serta pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Secara umum, beberapa fungsi vitamin A meliputi:
- Mendukung kesehatan mata dan fungsi penglihatan.
- Mendukung fungsi normal sistem imun.
- Berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh.
- Mendukung pertumbuhan dan diferensiasi sel.
- Membantu menjaga berbagai jaringan tubuh tetap berfungsi normal.
Berdasarkan fungsi-fungsi tersebut, kebutuhan vitamin A perlu dipenuhi melalui pola makan yang beragam dan bergizi.
Tidak perlu hanya mengandalkan satu jenis makanan, Bu. Ibu dapat mengombinasikan sumber vitamin A hewani dan nabati dalam menu keluarga.
Kebutuhan Vitamin A Setiap Hari untuk Keluarga
Kebutuhan vitamin A berbeda berdasarkan usia dan jenis kelamin. Untuk anak-anak, kebutuhannya akan meningkat secara bertahap seiring pertambahan usia.
Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) masyarakat Indonesia, berikut kebutuhan vitamin A harian dari anak hingga dewasa:
| Usia | Laki-laki | Perempuan |
|---|---|---|
| 1-3 tahun | 400 mcg RE | 400 mcg RE |
| 4-6 tahun | 450 mcg RE | 450 mcg RE |
| 7-9 tahun | 500 mcg RE | 500 mcg RE |
| 10-12 tahun | 600 mcg RE | 600 mcg RE |
| 13-15 tahun | 600 mcg RE | 600 mcg RE |
| 16-18 tahun | 650 mcg RE | 600 mcg RE |
| 19-29 tahun | 650 mcg RE | 600 mcg RE |
| 30-49 tahun | 650 mcg RE | 600 mcg RE |
| 50-64 tahun | 650 mcg RE | 600 mcg RE |
| 65-80 tahun | 650 mcg RE | 600 mcg RE |
| 80+ tahun | 650 mcg RE | 600 mcg RE |
Kebutuhan Vitamin A setiap anggota keluarga dapat berbeda berdasarkan usia dan jenis kelamin, Bu. Ibu hamil dan menyusui juga memiliki tambahan kebutuhan Vitamin A sesuai tahap kehamilan atau masa menyusui.
Karena itu, usahakan memenuhi kebutuhan Vitamin A melalui makanan yang beragam dan bergizi. Hindari mengonsumsi suplemen Vitamin A dosis tinggi tanpa anjuran tenaga kesehatan karena asupan Vitamin A yang berlebihan dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Kenali Apa Itu Protein dan Sumber Makanannya untuk Tubuh
FAQ Seputar Makanan yang Mengandung Vitamin A
Bu, simak beberapa informasi yang perlu diketahui seputar makanan yang mengandung vitamin A berikut:
1. Makanan Apa yang Paling Banyak Mengandung Vitamin A?
Hati termasuk salah satu makanan yang mengandung Vitamin A dalam jumlah tinggi, Bu. Sekitar 85 gram hati sapi yang dimasak dapat menyediakan 6.582 mcg RE Vitamin A.
Namun, bukan berarti hati perlu dikonsumsi dalam jumlah banyak. Karena kandungan Vitamin A siap pakainya sangat tinggi, konsumsinya perlu diperhatikan. Untuk membantu memenuhi kebutuhan Vitamin A, variasikan sumbernya dengan makanan lain seperti telur, susu, wortel, ubi jalar, sayuran hijau, serta buah yang mengandung provitamin A.
2. Apakah Susu Mengandung Vitamin A?
Ya, susu dapat mengandung vitamin A, Bu. NIH memasukkan susu dan produk olahannya sebagai salah satu kelompok makanan yang dapat menjadi sumber vitamin A.
Namun, jumlah vitamin A dapat berbeda pada setiap jenis dan produk susu. Karena itu, Ibu dapat memeriksa Informasi Nilai Gizi pada kemasan untuk mengetahui kandungan vitamin A dalam produk yang dipilih.
Sebagai contoh, Frisian Flag UHT Full Cream kemasan 225 ml, misalnya, mengandung vitamin A sebesar 25% AKG. Produk ini juga merupakan sumber 8 vitamin dan 3 mineral yang dapat menjadi salah satu pilihan minuman untuk keluarga.
Referensi:
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang angka kecukupan gizi yang dianjurkan untuk masyarakat Indonesia. https://peraturan.bpk.go.id/Details/138621/permenkes-no-28-tahun-2019
- National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (2025, March 10). Vitamin A and carotenoids: Fact sheet for consumers. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminA-Consumer/
- National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (2025, March 10). Vitamin A and carotenoids: Fact sheet for health professionals. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminA-HealthProfessional/