Gaya Hidup Sehat untuk Anak dan Keluarga, Ini Tipsnya
Gaya hidup sehat dapat mulai dibiasakan sejak anak berusia 4-6 tahun melalui kebiasaan sederhana sehari-hari. Misalnya, makan bergizi, aktif bergerak, tidur cukup, dan menjaga kebersihan.
Keluarga berperan penting dalam membentuk kebiasaan tersebut, Bu. Dengan melakukannya bersama, anak dapat belajar mengenal kebiasaan sehat dari rutinitas yang dilakukan setiap hari.
Apa Itu Gaya Hidup Sehat?
Gaya hidup sehat adalah kebiasaan sehari-hari yang dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan mendukung tumbuh kembang.
Pada anak, kebiasaan ini dapat dibangun melalui makanan bergizi, aktivitas fisik, tidur cukup, serta penggunaan perangkat elektronik yang seimbang.
Membiasakan pola hidup sehat sejak usia dini juga tidak harus dilakukan dengan aturan yang rumit. Ibu dapat mengenalkannya secara bertahap melalui rutinitas keluarga yang mudah dilakukan dan menyenangkan bagi anak.
Manfaat Gaya Hidup Sehat untuk Anak dan Keluarga
Kebiasaan sehat sejak dini dapat menjadi dasar bagi kesehatan anak. WHO menyebut masa kanak-kanak awal sebagai periode perkembangan yang cepat sekaligus masa ketika kebiasaan mulai terbentuk. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh antara lain:
1. Mendukung Pertumbuhan dan Perkembangan Anak
Makanan bergizi, aktivitas fisik, dan tidur merupakan bagian penting dalam keseharian anak selama masa pertumbuhan. Ketiganya perlu berjalan beriringan, bukan hanya berfokus pada salah satunya.
2. Membantu Anak Aktif Bergerak
Aktivitas fisik memberikan manfaat bagi kesehatan anak. Untuk usia prasekolah, aktivitas dapat dilakukan melalui bermain, jalan-jalan, berlari, menari, atau kegiatan lain yang membuat tubuh bergerak.
3. Membantu Membentuk Kebiasaan Makan Sehat
Mengenalkan makanan bergizi sejak dini membantu anak terbiasa dengan pilihan makanan yang beragam. Kebiasaan makan sehat bersama aktivitas fisik juga membantu mendukung pertumbuhan yang sehat.
4. Mendukung Waktu Istirahat yang Cukup
Tidur yang cukup menjadi bagian dari kebiasaan sehat anak. Untuk anak usia 3-4 tahun, WHO merekomendasikan tidur berkualitas selama 10-13 jam per hari, termasuk tidur siang.
5. Membentuk Kebiasaan Sehat Bersama Keluarga
Anak belajar dari lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu, kebiasaan sehat akan lebih mudah dikenalkan jika anggota keluarga juga ikut melakukannya, mulai dari makan bersama hingga aktif bergerak.
Dengan demikian, hidup sehat untuk keluarga bukan hanya tentang memberikan aturan kepada anak. Ibu dan anggota keluarga lainnya juga dapat menjadi contoh melalui kebiasaan sehari-hari.
Baca Juga: 10 Cara Hidup Sehat di Tengah Kesibukan Sehari-Hari
Tips Membiasakan Anak Menjalani Pola Hidup Sehat
Membangun kebiasaan sehat pada anak tidak perlu dilakukan sekaligus, Bu. Mulailah dari kegiatan sederhana secara rutin dan libatkan anak agar lebih menyenangkan. Berikut beberapa cara yang dapat Ibu coba:
1. Biasakan Makan Bergizi dan Beragam
Sediakan menu makanan bergizi yang beragam agar anak memperoleh berbagai zat gizi dari makanan. Kombinasikan sumber karbohidrat, protein, sayur, buah, serta makanan lain sesuai kebutuhan anak.
Jadikan waktu makan sebagai bagian dari rutinitas keluarga. Ibu juga dapat mengenalkan berbagai jenis makanan secara bertahap tanpa memaksa anak harus langsung menyukai semuanya.
2. Ajak Anak Aktif Bergerak
Aktivitas fisik tidak harus selalu berupa olahraga khusus. Bermain kejar-kejaran, menari, berjalan kaki, bermain bola, atau bermain di taman juga dapat membuat anak bergerak aktif.
Untuk anak usia 3-4 tahun, WHO merekomendasikan sedikitnya 180 menit berbagai aktivitas fisik sepanjang hari. Dari jumlah tersebut, sedikitnya 60 menit berupa aktivitas dengan intensitas sedang hingga berat.
3. Atur Waktu Tidur secara Teratur
Buat jadwal tidur dan bangun yang konsisten agar anak terbiasa dengan rutinitas istirahat. Menjelang tidur, Ibu dapat memilih kegiatan yang lebih tenang, seperti membaca buku bersama.
WHO merekomendasikan anak usia 3-4 tahun tidur selama 10-13 jam per hari, termasuk tidur siang, dengan waktu tidur dan bangun yang teratur.
4. Batasi Waktu Menggunakan Perangkat Elektronik
Penggunaan televisi, ponsel, atau tablet sebaiknya tidak menggantikan waktu anak untuk bergerak, tidur, bermain, dan berinteraksi bersama keluarga.
Ibu dapat membuat aturan yang berlaku untuk seluruh keluarga, misalnya tidak menggunakan perangkat elektronik saat makan. Orang tua juga perlu memberikan contoh dengan mengikuti aturan yang sama.
5. Biasakan Menjaga Kebersihan
Ajarkan kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan menggunakan sabun pada waktu-waktu penting. Ibu dapat mendampingi anak hingga kebiasaan tersebut menjadi bagian dari rutinitasnya.
6. Lakukan Kegiatan Sehat Bersama
Kebiasaan sehat akan terasa lebih menyenangkan jika dilakukan bersama, Bu. Ajak anak berjalan kaki, menyiapkan makanan, bermain di luar rumah, atau melakukan kegiatan aktif bersama anggota keluarga lainnya.
Tidak perlu menuntut anak menjalankan semuanya dengan sempurna. Mulailah secara bertahap dan berikan contoh agar kebiasaan sehat menjadi bagian alami dari keseharian keluarga.
7. Lengkapi dengan Asupan Bergizi
Pemenuhan nutrisi juga menjadi bagian dari kebiasaan sehat sehari-hari. Utamakan makanan bergizi dan beragam untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak dan keluarga.
Untuk mendukung pola makan keluarga dan gaya hidup sehat, Ibu dapat memberikan Susu UHT Frisian Flag Full Cream. Susu ini merupakan sumber 8 vitamin, yaitu vitamin A, D3, B1, B2, B3, B5, B6, dan B12, serta sumber kalsium, fosfor, dan iodium.
Susu UHT Frisian Flag Full Cream tidak mengandung gula tambahan berupa sukrosa. Ibu dapat menjadikannya sebagai salah satu pilihan untuk melengkapi asupan bergizi dalam keseharian keluarga.
Baca Juga: 10 Cara Belajar Efektif, Efisien, dan Menyenangkan
FAQ Seputar Gaya Hidup Sehat
Jika Ibu sudah memahami tips-tips pola hidup sehat di atas, mulailah untuk menerapkannya di rumah, khususnya bagi anak. Ibu juga bisa mengetahui beberapa informasi seputar gaya hidup sehat lewat beberapa tanya-jawab berikut:
1. Bagaimana Cara Mengajak Anak yang Malas Bergerak agar Lebih Aktif?
Hindari langsung memaksa anak melakukan olahraga tertentu, Bu. Cobalah mencari aktivitas yang disukainya, seperti bermain bola, menari mengikuti lagu, bermain kejar-kejaran, bersepeda, atau berjalan-jalan bersama keluarga.
Aktivitas fisik untuk anak tidak harus dilakukan sekaligus dalam satu sesi panjang. WHO menyarankan aktivitas anak tersebar sepanjang hari sehingga Ibu dapat menyisipkan berbagai permainan aktif dalam rutinitasnya.
Ibu juga dapat ikut bergerak bersama. Dengan begitu, aktivitas fisik terasa seperti waktu bermain bersama keluarga, bukan kewajiban yang harus dilakukan anak.
2. Berapa Lama Anak Sebaiknya Aktif Bergerak dalam Sehari?
Rekomendasinya perlu disesuaikan dengan usia anak. Untuk anak usia 4 tahun, WHO menganjurkan sedikitnya 180 menit aktivitas fisik dalam berbagai intensitas sepanjang hari, termasuk sedikitnya 60 menit aktivitas dengan intensitas sedang hingga berat.
Mulai usia 5 tahun, rekomendasinya berbeda. Anak dan remaja usia 5-17 tahun dianjurkan melakukan rata-rata sedikitnya 60 menit aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga berat per hari.
Aktivitas tersebut tidak harus berupa olahraga terstruktur, Bu. Bermain aktif, berjalan, berlari, bermain sepeda, atau kegiatan fisik lain yang sesuai usia juga dapat menjadi bagian dari waktu bergerak anak.
3. Bagaimana Cara Membatasi Penggunaan Gadget Anak Tanpa Membuatnya Tantrum?
Buat aturan penggunaan perangkat elektronik yang jelas dan konsisten, bukan mengambil perangkat secara tiba-tiba. Ibu dapat menentukan kapan perangkat boleh digunakan dan kapan harus disimpan, misalnya saat makan atau menjelang waktu tidur.
Sebelum waktunya berakhir, berikan pengingat atau gunakan pengatur waktu agar anak mengetahui kapan harus berhenti. Setelah itu, arahkan ke kegiatan lain yang disukainya, seperti menggambar, membaca, bermain, atau bergerak aktif.
Jika anak tetap tantrum, hindari memberikan kembali perangkat hanya untuk menghentikan tangisannya. Berikan waktu untuk menenangkan diri dan tetap konsisten dengan aturan yang sudah dibuat.
Referensi:
- American Academy of Pediatrics. (2024, January 22). Screen time & temper tantrums: Helpful tips for parents. HealthyChildren.org. https://www.healthychildren.org/English/family-life/Media/Pages/screen-time-and-temper-tantrums-helpful-tips-for-parents.aspx
- Centers for Disease Control and Prevention. (2025, November 17). Manage nutrition and physical activity. https://www.cdc.gov/early-care/treatment/index.html
- Centers for Disease Control and Prevention. (2026, July 6). Early care and education overview. https://www.cdc.gov/early-care-education/about/helping-young-children-thrive.html
- World Health Organization. (2019). Guidelines on physical activity, sedentary behaviour and sleep for children under 5 years of age. https://www.who.int/publications/i/item/9789241550536
- World Health Organization. (2020). WHO guidelines on physical activity and sedentary behaviour. https://www.who.int/publications/i/item/9789240015128
- World Health Organization. (2019, April 24). To grow up healthy, children need to sit less and play more. https://www.who.int/news-room/detail/24-04-2019-to-grow-up-healthy-children-need-to-sit-less-and-play-more