Tips dan Menu Menjaga Nutrisi Anak
LEBIH LANJUTTerima kasih telah bergabung dengan Frisian Flag Indonesia. Klik tautan yang telah kami kirimkan melalui email untuk mengaktifkan akun Anda.
Kembali ke BerandaSpaghetti carbonara merupakan salah satu hidangan pasta populer dengan karakter rasa gurih dan tekstur saus yang berkrim.
Dalam resep tradisional Italia, tekstur berkrim pada hidangan ini berasal dari perpaduan telur, keju, lemak dari daging, dan air rebusan pasta, bukan dari susu atau krim.
Seiring perkembangannya, terdapat variasi resep spaghetti carbonara, termasuk versi yang menggunakan susu atau krim agar lebih berkrim. Versi ini dapat menjadi salah satu pilihan praktis untuk disajikan sebagai menu keluarga di rumah.
Total Kalori: 422kkal per porsi
Porsi: 2 porsi
Bahan-bahan:
Cara membuat spaghetti carbonara:
Baca Juga: Resep Lasagna Simple Rumahan, Lezat, Creamy, dan Praktis
Salah satu tantangan dalam cara membuat spaghetti carbonara adalah mendapatkan saus berkrim tanpa membuat telur berubah menjadi gumpalan seperti telur orak-arik.
Suhu dan cara mencampurkan bahan menjadi hal yang perlu diperhatikan. Berikut beberapa tips yang dapat dicoba:
Untuk membuat carbonara dengan saus yang lebih creamy, gunakan Frisian Flag UHT Full Cream sesuai takaran dalam resep. Tambahkan susu secara bertahap, lalu aduk bersama bahan saus hingga tercampur rata.
Frisian Flag UHT Full Cream merupakan sumber 8 vitamin, yaitu vitamin A, D3, B1, B2, B3, B5, B6, dan B12, serta sumber kalsium, fosfor, dan iodium. Kandungan vitamin D3, kalsium, dan fosfor membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Sedangkan vitamin B membantu mendukung metabolisme energi. Jadi, Ibu dapat menggunakannya untuk menambah cita rasa creamy pada carbonara sekaligus melengkapi asupan nutrisi keluarga.
Baca Juga: 4 Ide Resep Chicken Katsu Jepang dan Sausnya
Masih ada beberapa hal yang sering ditanyakan seputar spaghetti carbonara, mulai dari perbedaannya dengan creamy pasta hingga cara mengolahnya. Berikut beberapa pertanyaan yang bisa membantu Ibu memahami hidangan ini lebih lanjut.
Perbedaan utamanya terletak pada bahan dan cara pembuatan saus. Carbonara tradisional dibuat dengan telur, keju seperti pecorino atau parmesan, daging seperti guanciale atau pancetta, lada hitam, dan air rebusan pasta.
Tekstur berkrim terbentuk ketika telur dan keju bercampur dengan pasta panas dan air rebusan pasta.
Sementara itu, istilah “creamy pasta” lebih umum digunakan untuk pasta dengan saus bertekstur krim. Sausnya dapat dibuat menggunakan susu, krim, mentega, keju, atau kombinasi beberapa bahan tersebut.
Carbonara memiliki komposisi dan teknik yang lebih spesifik, sedangkan creamy pasta mencakup variasi saus yang lebih luas.
Carbonara tradisional tidak menggunakan susu maupun krim. Tekstur berkrim pada sausnya berasal dari campuran telur dan keju yang menyatu dengan pasta panas serta sedikit air rebusan pasta.
Namun, saat ini terdapat berbagai variasi carbonara yang menggunakan susu atau krim untuk menghasilkan saus dengan tekstur lebih berkrim sekaligus membedakannya dari resep carbonara klasik tanpa susu atau krim.
Jadi, penggunaan susu bukan bagian wajib dari resep carbonara tradisional, tetapi dapat digunakan untuk membuat variasi spaghetti carbonara sesuai selera.
Referensi: