Tips dan Menu Menjaga Nutrisi Anak
LEBIH LANJUTTerima kasih telah bergabung dengan Frisian Flag Indonesia. Klik tautan yang telah kami kirimkan melalui email untuk mengaktifkan akun Anda.
Kembali ke BerandaBakwan jagung merupakan camilan gurih yang terbuat dari perpaduan jagung manis, tepung, dan bumbu pilihan. Teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam membuat hidangan ini cocok dinikmati bersama keluarga, Bu.
Selain praktis dibuat, bakwan jagung juga bisa disajikan sebagai lauk pendamping nasi atau camilan sore.
Saat membuat bakwan jagung, Ibu dapat menambahkan susu cair ke dalam adonan untuk memberikan cita rasa gurih yang lebih lembut. Yuk, coba resepnya berikut:
Total Kalori: ±260 kkal per porsi
Porsi: 5-6 orang
Bahan-bahan:
Bumbu Halus:
Cara Memasak:
Baca Juga: Resep Martabak Telur, Camilan Favorit Keluarga Indonesia
Untuk membuat bakwan jagung dengan cita rasa yang lebih gurih, Ibu bisa menambahkan Frisian Flag UHT Full Cream ke dalam adonan. Susu ini dibuat dari susu segar, memiliki rasa gurih khas susu, serta tanpa tambahan sukrosa.
Perpaduannya dengan jagung manis dan bumbu halus bisa menjadi pilihan untuk variasi camilan keluarga. Selain memberikan cita rasa gurih, Frisian Flag UHT Full Cream merupakan sumber 8 vitamin dan 3 mineral, termasuk vitamin D3, kalsium, dan fosfor.
Vitamin D3 membantu penyerapan kalsium, sedangkan kalsium dan fosfor berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Kandungan protein di dalamnya juga mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh.
Ada beberapa hal yang perlu Ibu perhatikan agar bakwan jagung tidak keras dan tetap renyah. Berikut penjelasannya, Bu.
Untuk menghasilkan bakwan jagung renyah, Ibu bisa menggunakan campuran tepung terigu, tepung beras, dan sedikit tepung maizena.
Kombinasi beberapa jenis tepung dapat membantu menghasilkan bagian luar bakwan yang lebih garing dibandingkan hanya mengandalkan tepung terigu.
Selain bahan tepung, perhatikan suhu minyak saat menggoreng. Pastikan minyak sudah cukup panas sebelum adonan dimasukkan agar bakwan matang merata dan tidak menyerap terlalu banyak minyak.
Salah satu hal penting dalam cara membuat bakwan jagung agar tidak keras adalah menjaga keseimbangan rasio antara tepung, jagung manis, dan cairan. Hindari adonan terlalu kental atau penggunaan tepung berlebihan sehingga tekstur bakwan terasa padat.
Ibu juga bisa membuat bakwan dengan ukuran tidak terlalu tebal supaya bagian dalam matang bersamaan dengan bagian luarnya.
Goreng menggunakan minyak yang sudah panas dengan api sedang hingga berwarna kuning kecokelatan, kemudian tiriskan sebelum disajikan.
Baca Juga: Resep Ayam Goreng Bawang Putih Untuk Menu Andalan di Rumah
Bakwan jagung paling nikmat disantap segera setelah digoreng. Jika masih ada sisa, biarkan bakwan tidak terlalu panas, kemudian simpan dalam wadah tertutup di kulkas.
Bu, hindari membiarkan bakwan jagung terlalu lama pada suhu ruang karena bakwan mengandung bahan segar yang mudah mengalami penurunan kualitas.
Saat akan disajikan kembali, Ibu bisa menghangatkan bakwan menggunakan air fryer agar bagian luarnya kembali renyah tanpa perlu menambahkan banyak minyak. Namun, teksturnya mungkin tidak sama persis seperti ketika baru digoreng.
Referensi: