9 Makanan yang Mengandung Omega 6 untuk Anak

Banner
| 18 Sep 2026

9 Makanan yang Mengandung Omega 6 untuk Anak

9 Makanan yang Mengandung Omega 6 untuk Anak

Makanan yang mengandung Omega 6 dapat memenuhi kebutuhan asam lemak esensial untuk si Kecil. Salah satu jenis Omega 6 adalah asam linoleat, yaitu asam lemak yang diperoleh dari makanan karena tubuh tidak dapat memproduksi sendiri.

Omega 6 dapat ditemukan dalam beberapa makanan. Memberikan makanan yang beragam dapat membantu si Kecil memperoleh Omega 6 sekaligus zat gizi lainnya.

Mengapa Anak Butuh Makanan yang Mengandung Omega 6?

Omega 6 merupakan asam lemak esensial yang berperan sebagai komponen membran sel dan sumber energi. Asam lemak ini juga terlibat dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk fungsi sistem saraf.

Untuk anak usia 4–6 tahun, angka kecukupan Omega 6 yang dianjurkan di Indonesia adalah 10 gram per hari. Kebutuhan tersebut dapat dipenuhi sebagai bagian dari pola makan bergizi dan beragam.

Daftar Makanan yang Mengandung Omega 6 untuk Anak

Ada beragam sumber omega 6 yang dapat dimasukkan ke dalam menu si Kecil. Berikut beberapa makanan yang dapat Ibu pilih:

1. Tahu

Tahu dapat menjadi pilihan praktis untuk menu anak karena mudah diolah dan memiliki tekstur yang dapat disesuaikan. Sebagai makanan berbahan kedelai, tahu juga menyediakan protein serta berbagai zat gizi lainnya.

Ibu dapat mengolah tahu dengan cara dikukus, dibuat sup, ditumis, atau dicampurkan ke dalam menu keluarga. Sesuaikan potongan dan teksturnya dengan kemampuan makan si Kecil.

2. Tempe

Tempe dibuat dari kedelai yang difermentasi dan dapat menjadi salah satu pilihan lauk nabati untuk si Kecil. Kedelai dan minyak kedelai termasuk sumber asam linoleat atau Omega 6.

Ibu dapat mengolah tempe menjadi tumisan, tempe panggang, atau lauk lain yang tidak terlalu tinggi garam. Potong sesuai kemampuan anak agar lebih mudah dikonsumsi.

3. Telur

Telur mengandung asam arakidonat, salah satu jenis asam lemak Omega 6 yang terdapat dalam makanan hewani. Selain itu, telur dapat menjadi sumber protein dalam menu sehari-hari anak.

Ibu dapat menyajikan telur rebus, telur dadar, atau mencampurkannya ke dalam masakan. Pastikan telur dimasak hingga matang sebelum diberikan kepada si Kecil.

Baca Juga: Kenali dan Terapkan Pola Makan Sehat Bergizi dan Seimbang

4. Biji Bunga Matahari

Biji bunga matahari termasuk makanan yang kaya asam linoleat. Sekitar 28 gram biji bunga matahari yang dipanggang dengan minyak mengandung sekitar 9,7 gram asam linoleat.

Untuk anak, hindari memberikan biji utuh jika ukuran atau bentuknya berisiko membuat anak tersedak. Ibu dapat memilih bentuk yang sudah dihaluskan dan mencampurkannya secukupnya ke dalam makanan.

5. Kacang Kenari

Kacang kenari mengandung asam lemak tidak jenuh, termasuk Omega 6. Menariknya, kacang ini juga menyediakan ALA yang merupakan salah satu jenis Omega 3.

Kacang dapat dihaluskan terlebih dahulu sebelum diberikan kepada si Kecil. Ibu dapat mencampurkannya ke dalam bubur oat, yoghurt, atau makanan lain sesuai selera anak.

6. Selai Kacang

Kacang-kacangan termasuk salah satu kelompok makanan yang menyediakan asam linoleat. Selai kacang dapat menjadi cara praktis untuk mengenalkan kacang dalam bentuk yang lebih mudah dikonsumsi anak.

Ibu dapat mengoleskannya tipis pada roti atau mencampurkannya ke dalam camilan anak. Pilih produk yang sesuai untuk anak dan perhatikan kandungan gula, garam, serta bahan tambahannya.

7. Kacang Mete

Kacang mete termasuk kelompok kacang-kacangan yang dapat menjadi bagian dari pola makan beragam. Kacang dan biji-bijian merupakan salah satu kelompok sumber asam linoleat.

Untuk si Kecil, kacang mete dapat dihaluskan atau diolah menjadi selai agar lebih mudah dimakan. Hindari memberikan kacang utuh jika masih berisiko menyebabkan tersedak.

8. Alpukat

Buah juga dapat mengandung Omega 6, meskipun sumber utamanya lebih banyak berasal dari minyak nabati, kacang, dan biji-bijian. Salah satu buah yang mengandung asam linoleat adalah alpukat.

Pada alpukat Hass, asam linoleat merupakan asam lemak tidak jenuh ganda yang paling banyak ditemukan. Ibu dapat menyajikan alpukat secara langsung atau mencampurkannya ke dalam menu si Kecil tanpa perlu menambahkan banyak gula.

9. Minyak Kedelai

Minyak kedelai merupakan salah satu minyak nabati yang mengandung asam linoleat. Satu sendok makan minyak kedelai mengandung sekitar 6,9 gram asam linoleat.

Ibu tidak perlu memberikan minyak secara terpisah kepada anak. Gunakan secukupnya sebagai bagian dari proses memasak dan tetap berikan menu dengan jenis makanan yang beragam.

Selain memperoleh Omega 6 dari makanan, Ibu dapat melengkapi asupan nutrisi harian si Kecil dengan Susu UHT Frisian Flag Nutribrain Omega yang mengandung Omega 3 dan Omega 6. 

Dalam setiap kemasan 110 ml, Susu UHT Frisian Flag Nutribrain mengandung 24mg Omega 3 (Asam α-linolenat (ALA)) dan 143mg Omega 6 (Asam linoleat) yang membantu memenuhi kebutuhan harian. Produk ini juga merupakan sumber protein serta mengandung 9 vitamin dan 4 mineral.

Tetap utamakan pola makan dan makanan bergizi yang beragam, Bu. Dengan memberikan berbagai jenis makanan, si Kecil dapat memperoleh Omega 6 sekaligus zat gizi lain yang dibutuhkan selama masa pertumbuhan.

Baca Juga: Apa yang Terjadi ketika Anak Melewatkan Sarapan?

FAQ Seputar Makanan yang Mengandung Omega 6

Setelah memahami jenis-jenis makanan yang mengandung omega 6, ibu bisa mengetahui informasi terkait omega 6 lewat bagian tanya-jawa berikut:

1. Apa Bedanya Omega 3 dan Omega 6?

Omega 3 dan Omega 6 sama-sama termasuk kelompok asam lemak tidak jenuh ganda. Keduanya juga memiliki jenis asam lemak esensial yang perlu diperoleh dari makanan karena tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh.

Asam alfa-linolenat merupakan jenis utama Omega 3 esensial, sedangkan asam linoleat merupakan jenis utama Omega 6 esensial. Tubuh kemudian dapat mengubah keduanya menjadi asam lemak lain melalui jalur yang berbeda.

Sumber makanannya pun dapat berbeda. Omega 6 banyak ditemukan pada minyak kedelai, minyak jagung, kacang, dan biji-bijian. Sementara sumber Omega 3 meliputi biji chia, biji rami, kacang kenari, serta ikan berlemak untuk jenis Omega 3 tertentu.

2. Apa Buah yang Mengandung Omega 6?

Alpukat merupakan salah satu buah yang mengandung asam linoleat atau Omega 6. Namun, sebagian besar sumber utama Omega 6 bukan buah, melainkan minyak nabati, kacang, dan biji-bijian.

Pada alpukat Hass, asam linoleat menyumbang sekitar 11% dari total lemak dan menjadi asam lemak tidak jenuh ganda yang paling dominan.

Jadi, Ibu dapat memberikan alpukat sebagai salah satu variasi buah maupun berbagai olahan alpukat untuk si Kecil, tetapi tidak perlu menjadikannya satu-satunya sumber Omega 6.

3. Apakah Omega 6 Aman Dikonsumsi Anak Setiap Hari?

Ya, Omega 6 merupakan zat gizi yang dibutuhkan tubuh dan dapat menjadi bagian dari pola makan anak setiap hari. Untuk anak usia 4–6 tahun di Indonesia, angka kecukupan Omega 6 yang dianjurkan adalah 10 gram per hari.

Angka tersebut merupakan angka kecukupan. Jadi, Ibu tidak harus memberikan 10 gram minyak atau satu jenis makanan tertentu setiap hari.

Yang pasti, selalu penuhi kebutuhan omega 6 untuk anak melalui pola makan bergizi dan beragam dengan mengombinasikan berbagai sumber makanan.


Referensi

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang angka kecukupan gizi yang dianjurkan untuk masyarakat Indonesia. https://jdih.kemkes.go.id/storage/documents/pdfs/2019permenkes028.pdf
  2. Linus Pauling Institute, Oregon State University. (n.d.). Children. https://lpi.oregonstate.edu/mic/life-stages/children
  3. Linus Pauling Institute, Oregon State University. (n.d.). Essential fatty acids. https://lpi.oregonstate.edu/mic/other-nutrients/essential-fatty-acids
  4. Miller, K. L., et al. (2023). Nutritional composition of Hass avocado pulp. Foods, 12(13), 2516. https://doi.org/10.3390/foods12132516
  5. Harvard T.H. Chan School of Public Health. (n.d.). Straight talk about soy. The Nutrition Source. https://nutritionsource.hsph.harvard.edu/soy/
  6. Harvard T.H. Chan School of Public Health. (2014, November 5). Dietary linoleic acid and risk of coronary heart disease. The Nutrition Source. https://nutritionsource.hsph.harvard.edu/2014/11/05/dietary-linoleic-acid-and-risk-of-coronary-heart-disease/
Share
URL copied!

Artikel Terkait