4 Moodbooster Saat Patah Hati

| 19 Mar 2019

4 Moodbooster Saat Patah Hati

Sedih setelah putus cinta itu sebuah kewajaran dalam hubungan berpacaran, sebab jika memang sulit cocok mengapa harus dilanjutkan? Sebuah penelitian oleh Gary Lewandowski dan Nicole Bizzoco dan dirilis US Magazine, The Journal of Positive Psychology menemukan bahwa seseorang butuh 6 bulan untuk menyembuhkan diri selepas patah hati. Mari isi waktumu melalui kegiatan yang positif berikut agar mentalmu kembali lebih bersemangat:


1. Menjelajahi tempat baru

Buang waktumu dengan mendapatkan pengalaman baru di tempat-tempat indah Indonesia. Ajak teman atau pergi sendiri pun tak masalah, yang penting kamu senang. Sesuaikan budget berlibur, tentukan tempat yang dituju baru memikirkan barang bawaan yang penting saja. Tak lupa selalu sedia Purefarm Flavor Milk Swiss Chocolate di perjalanan untuk mengembalikan elektrolit saat lelah berkeliling seharian.


2. Menjalani hobi

Barangkali ada kesenangan yang sempat terlewatkan selama kamu berpacaran. Inilah saatnya mulai menekuni kegemaranmu tanpa risau. Berkumpul bersama komunitas serta cari teman atau relasi baru. Mungkin saja kamu berpeluang menjalankan bisnis bersama atau kegiatan seru lainnya. Sebab putus cinta waktunya berkembang, bukan mengasiani diri sendiri.


3. Karaoke lagu favorit

Langkah ampuh mengeluarkan segala perasaan tentu saja adalah mencurahkan hati kepada orang terdekat. Bila itu masih kurang, luapkan kesedihanmu dengan menyanyikan lagu favorit sambil karaoke. Menangislah jika perlu, karena akan membuatmu merasa lebih baik. Sesudah itu, tenangkan dirimu sambil mengkonsumsi cokelat Purefarm Flavor Milk Swiss Chocolate yang mampu memproduksi hormone serotonin dan dopamine sehingga suasana hatimu lebih baik.


Terakhir adalah main game online bareng teman. Selain curhat sambil karaokean, kamu bisa ikut main game online bareng teman-teman. Orang biasanya males dengar cerita keluhan masalah percintaan. Kamu bisa ambil celah curhat pas lagi sesi “war”, pasti nggak akan terlalu diprotes oleh mereka.


Namun apapun penyebabnya, yakinlah bahwa itu keputusan yang dapat membawamu menjadi sosok lebih dewasa dan menemukan pengganti lebih baik.


Artikel Terkait