Susu Tidak Membuat Gemuk, Memang Bisa?

| 30 Apr 2019

Susu Tidak Membuat Gemuk, Memang Bisa?

Susu merupakan asupan pelengkap nutrisi harian kita sehari-hari. Namun karena mengandung lemak hewani, ia dianggap sebagai salah satu penyebab kegemukan. Sebagian orang percaya karena pernah mengalami sehingga berkesimpulan seperti itu. Tapi apakah benar susu adalah salah satu faktor penyebab kegemukkan?

Pakar kesehatan beranggapan bahwa susu membuat tubuh gemuk adalah mitos. Sebab dari hasil data yang melibatkan 46 ribu responden dan telah meminum dua hingga empat gelas susu setiap hari malah memiliki resiko terkena obesitas 38% lebih rendah dibanding yang jarang atau tidak pernah minum susu. Kegemukan bisa disebabkan oleh tidak teraturnya asupan, terlalu banyak makanan manis yang tak diimbangi dengan olahraga.

Selain itu, resiko kegemukan juga bisa disebabkan oleh aktivitas. Misalnya terlalu banyak duduk di kantor atau stres yang berimbas ke meningkatnya nafsu makan. Maka dari itu perenggangan tubuh setiap beberapa jam sekali serta kemampuan mengendalikan diri sangat dibutuhkan untuk mencegah pertambahan berat badan.

Pakar kesehatan menyarankan agar kita mengkonsumsi susu 2 – 3 kali sehari sebanyak 200-240 ml. Bagi yang menjalankan program diet, kamu bisa memilih susu yang rendah lemak seperti susu UHT Frisian Flag Purefarm Low Fat dengan kandungan zat gizi makro (protein, karbohidrat dan lemak) dan sumber 7 Vitamin (Vitamin A, D3, B1, B2, B3, B6 dan B12), dan Vitamin E dan B5 serta sumber 3 mineral (Kalsium, Fosfor dan Yodium) dan Magnesium, Zink, Selenium, Natrium dan Kalium serta tetap bercita rasa lezat seperti Low Fat French Vanilla, California Strawberry dan Belgian Chocolate.

Artikel Terkait