Sudah Benarkah Cara Minum Susu Anda?

| 15 Sep 2017

Sudah Benarkah Cara Minum Susu Anda?

Cara minum susu, apakah berdiri atau duduk, adalah topik hangat yang sering diperbincangkan. Untuk mendapat manfaat susu sebagai minuman penuh gizi, sebenarnya mana yang menjadi cara terbaik untuk mendapatkan manfaat maksimal susu? Simak ulasannya di bawah ini.

Dalam sudut pandang medis Ayurvedic, sebaiknya Anda tidak meminum susu atau cairan apa pun dengan posisi berdiri dengan alasan kesehatan. Saat berdiri, cairan susu akan mengakibatkan pelebaran sfingter yang menghubungkan perut dan kerongkongkan. Hal ini dapat menyebabkan naiknya kadar asam lambung dan kram perut. Lain halnya jika Anda minum dalam posisi duduk. Sfingter tidak akan melebar karena posisinya didukung dengan rongga perut dan paha. Pada keadaan duduk, saraf berada dalam fase tenang dan tidak tegang sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap dan bekerja lebih baik menerima cairan susu.

Pendapat berbeda diutarakan oleh ahli urologi RSCM Ponco Wibowo seperti yang dikutip dari Detik Health. Menurutnya minum sambil duduk memang lebih nyaman dan bermanfaat untuk kesehatan, namun minum sembari berdiri pun tidak masalah. Menurut dokter Ponco, minum sambil duduk kadang lebih dianjurkan dengan alasan lebih sopan, tapi bukan lebih berarti bisa meningkatkan kesehatan ginjal. Selama tidak ada gangguan kesehatan pada saluran kemih, sfingter akan tetap berfungsi baik dalam posisi duduk maupun berdiri.

Cara minum susu lainnya adalah meminumnya dengan perlahan. Minum susu dengan sekali helaan napas tidak disarankan karena akan membuat sistem pencernaan bekerja keras dan tersedak.

Human Performance Resource Center di Georgia juga merekomendasikan batas minum per jamnya adalah paling banyak 1,4 liter air, dalam kondisi Anda sedang dalam proses dehidrasi. Batas konsumsi tersebut bertujuan mencegah terjadinya kembung dan keracunan.

 Nah dari ulasan di atas, kini Anda tahu cara minum susu yang benar adalah yang sesuai dengan kenyamanan Anda. Duduk maupun berdiri, kedua cara ini sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Anda tetap bisa mendapatkan kandungan gizi di dalam susu secara maksimal dalam berbagai postur tubuh, asal meminumnya dengan tak terburu-buru

Artikel Terkait