Benarkah Minum Susu UHT Bahaya untuk Anak?

| 20 Okt 2017

Benarkah Minum Susu UHT Bahaya untuk Anak?

Badan Standarisasi Nasional tahun 1998 di SNI No. 01-3141-1998 mendefinisikan susu segar sebagai cairan yang berasal dari kambing atau sapi sehat dengan cara pemerahan yang benar, tidak mengalami penambahan atau pengurangan suatu komponen apapun dan tidak  mengalami pemanasan.

Komposisi gizi pada susu segar secara umum terdiri atas protein (30%), karbohidrat (40%) dan lemak (40%). Karena susu segar mudah mengalami kerusakan dan tidak dapat disimpan lama, maka teknik pengolahan susu dibutuhkan agar dapat dikonsumsi. Pengolahan susu segar meningkatkan masa simpan tetapi ada yang menganggap proses ini mengurangi kandungan gizi susu itu sendiri.

Di Indonesia, dikenal dua teknik pengolahan susu yang aman dikonsumsi, salah satunya adalah UHT. Teknik pengolahan UHT atau Ultra High Temperature dilakukan dengan pemanasan singkat hingga 145 derajat celcius. Tujuannya untuk membunuh seluruh mikroorganisme pembusuk maupun patogen serta spora. Pemanasan singkat yang berlangsung 2 – 5 detik tujuannya agar menghindari kerusakan gizi susu di dalamnya. Apakah susu UHT bahaya bagi anak karena melewati proses pemanasan?

Untungnya teknologi pemrosesan susu UHT kini telah sedemikian rupa sehingga mampu mempertahankan zat gizi dan manfaat susu. Karena itu kekhawatiran akan bahaya susu UHT bagi anak pun tidak terbukti.

Berdasarkan cara penyimpanannya, susu UHT jauh lebih mudah dibandingkan dengan susu pasteurisasi yang membutuhkan lemari pendingin. Kemasan khusus susu UHT juga berpengaruh dalam masa penyimpanannya. Cara pengolahan susu UHT dilakukan secara aseptis yakni menggunakan peralatan teknologi tinggi yang steril tanpa paparan tangan manusia. Ini yang membuat susu UHT jauh lebih higienis dan memenuhi standar kesehatan internasional.

Susu UHT diperkenankan bagi anak di atas usia 12 bulan dengan cara dicairkan terlebih dahulu. Jangan beli susu yang kemasannya menggembung karena dikhawatirkan terjadi kebocoran dan bakteri pembusuk telah masuk ke dalamnya. Juga, setelah membuka kemasan, masukkan segera ke dalam lemari pendingin dan habiskan dalam 24 jam atau kurang.

Hindari menyimpan susu UHT di atas suhu 50 derajat celcius karena akan menyebabkan kerusakan protein yang mudah ditumbuhi bakteri pembentuk spora. Terakhir adalah, perhatikan tanggal kedaluarsanya, sebab susu UHT hanya mampu bertahan 12 bulan saja. Selama hal-hal ini dipatuhi, susu UHT aman dikonsumsi bagi anak maupun dewasa.    


Jangan khawatir susu UHT bahaya untuk anak, Frisian Flag Purefarm sudah melalui proses yang aman untuk dikonsumsi seluruh keluarga. Info lengkap cek di sini.

Artikel Terkait