Makanan Tinggi Protein dan Manfaatnya untuk Anak

Banner
| 18 Sep 2026

Makanan Tinggi Protein dan Manfaatnya untuk Anak

Makanan Tinggi Protein dan Manfaatnya untuk Anak

Makanan tinggi protein menjadi salah satu bagian penting dalam menu bergizi seimbang untuk si Kecil. Protein dibutuhkan tubuh untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk membantu membangun serta memperbaiki jaringan tubuh.

Ibu dapat memenuhi kebutuhan protein anak melalui beragam makanan sehari-hari. Sumbernya pun tidak hanya berasal dari daging atau telur, tetapi juga susu, ikan, tahu, tempe, hingga kacang-kacangan.

Kenali lebih lanjut yuk, Bu, berbagai sumber protein untuk anak, manfaatnya, serta kebutuhan protein harian yang perlu diperhatikan sesuai usia si Kecil.

Makanan Berprotein Tinggi Sumber Hewani

Protein hewani dapat diperoleh dari hewan dan produk olahannya. Berikut beberapa makanan berprotein tinggi yang dapat Ibu berikan untuk si Kecil: 

  • Telur. Bahan makanan yang mudah ditemukan ini merupakan salah satu sumber protein hewani. Telur juga mengandung zat gizi lain, seperti vitamin B, folat, dan selenium.
  • Ikan. Selain protein, ikan dapat mengandung berbagai zat gizi lain, seperti vitamin B12, vitamin D, zat besi, fosfor, serta omega-3.
  • Daging tanpa lemak. Daging sapi atau daging hewan lainnya dapat menjadi pilihan sumber protein. Pilih bagian daging yang minim lemak dan olah hingga teksturnya sesuai dengan kemampuan makan anak.
  • Susu dan produk olahannya. Susu merupakan salah satu sumber protein hewani yang dapat diberikan sesuai usia anak. Untuk si Kecil usia 1-3 tahun, Ibu juga dapat memberikan Susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ sebagai sumber protein yang dilengkapi dengan 9 Asam Amino Esensial (9AAE), DHA, Minyak Ikan, Omega 3 (ALA), Omega 6 (LA), kalsium, zat besi, seng, serta vitamin dan mineral untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisinya. Selain susu, yoghurt dan keju juga dapat menjadi pilihan sumber protein untuk melengkapi menu sehari-hari.
  • Makanan laut. Udang dan makanan laut lainnya juga mengandung protein. Namun, perhatikan kemungkinan alergi serta sesuaikan tekstur dan cara penyajiannya dengan usia anak.

Ibu dapat memberikan sumber protein hewani secara bervariasi agar menu sehari-hari si Kecil tidak terasa membosankan. 

Makanan Berprotein Tinggi Sumber Nabati

Protein nabati dapat menjadi pilihan untuk melengkapi kebutuhan protein si Kecil. Berikut beberapa sumber protein nabati yang mudah ditemukan sehari-hari: 

  • Tempe. Olahan kedelai ini merupakan sumber protein nabati yang mudah ditemukan dan dapat diolah menjadi berbagai menu untuk anak.
  • Tahu. Teksturnya yang lembut membuat tahu mudah dikreasikan menjadi lauk. Tahu yang terbuat dari kedelai juga merupakan salah satu sumber protein nabati.
  • Kacang-kacangan. Kedelai, kacang hijau, dan kacang merah dapat menjadi pilihan sumber protein. Ibu dapat mengolahnya menjadi berbagai makanan dengan tekstur yang disesuaikan dengan usia si Kecil.
  • Sayuran. Beberapa sayuran, seperti brokoli, bayam, asparagus, dan kentang juga mengandung protein. Meski demikian, sayuran tetap sebaiknya menjadi bagian dari menu beragam dan bukan satu-satunya sumber protein anak.
  • Roti gandum. Roti gandum mengandung protein nabati sekaligus karbohidrat sehingga dapat menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi menu sehari-hari.

Protein nabati dan hewani dapat dikombinasikan dalam menu si Kecil. Misalnya, Ibu dapat menyajikan nasi bersama tahu atau tempe dan melengkapinya dengan telur, ikan, atau lauk lainnya. 

Baca Juga: Ini Manfaat Susu Tinggi Protein yang Baik untuk Tubuh

Manfaat Makanan Tinggi Protein untuk Anak

Protein termasuk zat gizi penting yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. Berikut beberapa manfaat protein untuk anak yang perlu Ibu ketahui. 

1. Mendukung Pertumbuhan dan Perbaikan Jaringan Tubuh

Protein berperan sebagai zat pembangun yang dibutuhkan selama masa pertumbuhan. Protein membantu membentuk sekaligus memperbaiki sel dan jaringan tubuh sehingga penting untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil.

2. Mendukung Pertumbuhan Otot

Protein tersusun dari asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk berbagai jaringan, termasuk otot. Memenuhi kebutuhan protein menjadi salah satu bagian penting untuk mendukung pertumbuhan fisik anak.

3. Membantu Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Protein juga berperan dalam pembentukan antibodi yang menjadi bagian dari sistem kekebalan tubuh. Antibodi membantu tubuh mengenali dan melawan benda asing yang dapat menyebabkan penyakit.

4. Menjadi Sumber Energi

Selain karbohidrat dan lemak, protein juga dapat digunakan tubuh sebagai sumber energi. Namun, tubuh akan lebih dahulu menggunakan karbohidrat dan lemak. Ketika asupan energi dari keduanya tidak mencukupi, protein dapat digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan energi tubuh si Kecil. 

5. Membantu Pembentukan Enzim dan Hormon

Protein diperlukan dalam pembentukan berbagai enzim dan hormon. Keduanya memiliki peran dalam berbagai proses tubuh yang membantu menunjang pertumbuhan dan fungsi tubuh si Kecil.

Dengan berbagai manfaat tersebut, Ibu dapat memberikan makanan tinggi protein dari sumber hewani maupun nabati secara bervariasi sebagai bagian dari menu bergizi seimbang si Kecil.

Baca Juga: 15 Camilan Tinggi Protein untuk Menunjang Gaya Hidup Sehat

FAQ Makanan Tinggi Protein

Masih ada beberapa hal yang mungkin membuat Ibu bingung ketika memilih sumber protein untuk si Kecil. Berikut jawaban singkat mengenai protein hewani, protein nabati, hingga kebutuhan protein anak.

1. Lebih Baik Protein Hewani atau Protein Nabati untuk Anak?

Protein hewani dan nabati sama-sama dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang anak. Namun, protein hewani umumnya memiliki kandungan asam amino esensial yang lebih lengkap dan kualitas protein yang tinggi. 

Meski demikian, bukan berarti anak hanya perlu mengonsumsi protein hewani. Ibu tetap dapat memberikan protein nabati seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan serta mengombinasikan berbagai sumber protein agar asupan si Kecil lebih beragam.

2. Apakah Terlalu Banyak Protein Berbahaya bagi Anak?

Protein penting untuk tumbuh kembang anak, tetapi jumlahnya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Berdasarkan Permenkes RI No. 28 Tahun 2019, kebutuhan protein harian anak sesuai usia adalah:

  • Usia 0-5 bulan: 9 gram
  • Usia 6-11 bulan: 15 gram
  • Usia 1-3 tahun: 20 gram
  • Usia 4-6 tahun: 25 gram
  • Usia 7-9 tahun: 40 gram

Kebutuhan setiap anak dapat berbeda sesuai kondisi dan kebutuhan tubuhnya. Protein juga sebaiknya diperoleh dari beragam makanan sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

3. Bagaimana Jika Anak Susah Makan Telur, Ikan, atau Daging?

Jika si Kecil tidak menyukai salah satu jenis makanan, Ibu tidak perlu langsung memaksanya. Cobalah variasikan sumber protein dari makanan lain, seperti tahu, tempe, kacang-kacangan, susu, atau produk olahan susu, sambil tetap mengenalkan makanan yang belum disukai secara bertahap.

Khusus untuk si Kecil usia 1-3 tahun, Ibu dapat melengkapi asupan protein hariannya dengan Susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang. PRIMAGRO 1+ merupakan susu pertumbuhan untuk anak usia 1-3 tahun dan merupakan sumber protein. 

Setiap satuan gelasnya mengandung 5 gram protein serta dilengkapi 9 Asam Amino Esensial (9AAE), DHA, minyak ikan, Omega 3 (ALA), Omega 6 (LA), zat besi, seng, kalsium, vitamin, dan mineral. 

Namun, susu bukan pengganti seluruh sumber protein dari makanan, ya, Bu. Tetap berikan makanan yang bervariasi dan terus kenalkan berbagai lauk sesuai usia serta kemampuan makan si Kecil.

Yuk, lengkapi asupan bergizi seimbang si Kecil dengan Susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya di masa pertumbuhan!

 

Referensi

  • Alodokter. (n.d.). Ini makanan sumber protein hewani yang harus Anda ketahui. https://www.alodokter.com/ini-makanan-sumber-protein-hewani-yang-harus-anda-ketahui
  • Alodokter. (n.d.). Mudahnya mendapatkan protein nabati dari makanan ini. https://www.alodokter.com/mudahnya-mendapatkan-protein-nabati-dari-makanan-ini
  • Hello Sehat. (n.d.). Manfaat protein untuk anak yang penting bagi tumbuh kembangnya. https://hellosehat.com/parenting/anak-1-sampai-5-tahun/gizi-balita/manfaat-protein-untuk-anak/
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Manfaat protein untuk pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3610/manfaat-protein-untuk-pertumbuhan-dan-perkembangan-anak-usia-dini
  • Tentang Anak. (n.d.). Sumber protein dari protein hewani terbukti unggul dari protein nabati, ini alasannya! https://tentanganak.com/artikel/sumber-protein-dari-protein-hewani-terbukti-unggul-dari-protein-nabati-ini-alasannya/
Share
URL copied!

Artikel Terkait