3 Ide Bekal 4 Sehat 5 Sempurna untuk Keluarga
Bekal 4 sehat 5 sempurna mungkin masih menjadi istilah yang familier bagi Ibu ketika menyiapkan makanan untuk keluarga. Konsep ini terdiri dari makanan pokok, lauk-pauk, sayur, buah, serta susu yang dahulu disebut sebagai penyempurna.
Sebagai catatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah mengganti konsep 4 Sehat 5 Sempurna dengan Pedoman Gizi Seimbang yang salah satunya diterapkan melalui panduan Isi Piringku, ya, Bu.
Komponen 4 Sehat 5 Sempurna
Konsep 4 Sehat 5 Sempurna diperkenalkan di Indonesia sekitar tahun 1950-an oleh Prof. DR. Poorwo Sudarmo. Konsep tersebut membagi makanan menjadi lima komponen, yaitu:
- Makanan pokok, seperti nasi, jagung, kentang, ubi, atau roti.
- Lauk-pauk, seperti ikan, ayam, telur, daging, tahu, atau tempe.
- Sayuran, seperti bayam, wortel, brokoli, kangkung, atau buncis.
- Buah-buahan, seperti pepaya, jeruk, pisang, apel, atau semangka.
- Susu, yang dalam konsep 4 Sehat 5 Sempurna dahulu ditempatkan sebagai penyempurna.
Meski komponen makanan tersebut tetap dapat menjadi bagian dari menu sehari-hari, pemahaman bahwa susu berfungsi sebagai “penyempurna” sudah tidak digunakan dalam Pedoman Gizi Seimbang saat ini, Bu.
Pedoman Gizi Seimbang lebih menekankan konsumsi makanan yang beragam dengan jenis dan jumlah sesuai kebutuhan tubuh.
Melalui panduan Isi Piringku, setengah bagian piring diisi sayur dan buah, sedangkan setengah bagian lainnya terdiri dari makanan pokok dan lauk-pauk.
Panduan tersebut juga tidak hanya membahas makanan, tetapi juga anjuran untuk membiasakan minum cukup air putih, membatasi makanan manis, asin, dan berlemak, melakukan aktivitas fisik, menjaga berat badan, serta menerapkan kebiasaan hidup bersih.
Baca Juga: 10 Makanan Moodbooster untuk Tingkatkan Suasana Hati
Ide Menu Bekal 4 Sehat 5 Sempurna untuk Keluarga
Istilah menu 4 sehat 5 sempurna masih dapat digunakan untuk membantu Ibu mencari inspirasi menu yang beragam. Namun, dalam menentukan komposisi dan porsinya, Ibu dapat menyesuaikannya dengan prinsip gizi seimbang dan Isi Piringku.
Berikut beberapa contoh menu yang bisa menjadi inspirasi.
1. Nasi, Ayam, Sayur, Buah, dan Susu
Untuk menu pertama, Ibu dapat menyiapkan nasi sebagai makanan pokok, ayam sebagai lauk, sayuran, buah segar, serta Frisian Flag UHT Full Cream sebagai pilihan minuman. Contoh makanan 4 sehat 5 sempurna untuk bekal antara lain:
- Nasi
- Ayam panggang atau ayam tumis
- Tumis brokoli dan wortel
- Potongan pepaya
- Frisian Flag UHT Full Cream
Ibu juga dapat mengganti nasi dengan makanan pokok lainnya, seperti kentang atau ubi. Sementara itu, lauk dapat divariasikan dengan ikan, telur, tahu, atau tempe agar menu keluarga tidak monoton.
2. Nasi, Telur, Tumis Sayur, Buah, dan Susu
Telur dapat menjadi pilihan lauk yang praktis untuk bekal keluarga. Ibu dapat memasangkannya dengan nasi, tumis sayuran, buah segar, dan Frisian Flag UHT Full Cream. Contoh menunya antara lain:
- Nasi
- Telur dadar atau telur rebus
- Tumis buncis dan wortel
- Potongan jeruk atau melon
- Frisian Flag UHT Full Cream
Agar menu semakin beragam, Bu, tambahkan beberapa jenis sayuran ke dalam telur dadar atau ganti jenis buah secara berkala sesuai ketersediaan di rumah.
3. Roti Lapis, Telur, Sayur, Buah, dan Susu
Jika membutuhkan bekal yang lebih praktis, Ibu dapat menggunakan roti sebagai alternatif makanan pokok. Roti bisa dibuat menjadi roti lapis dengan telur dan sayuran. Contoh susunannya:
- Roti lapis
- Telur
- Selada, tomat, atau mentimun
- Potongan buah segar
- Frisian Flag UHT Full Cream
Pastikan jumlah dan komposisi makanan tetap disesuaikan dengan kebutuhan anggota keluarga yang mengonsumsinya, ya, Bu. Pasalnya, kebutuhan anak tentu dapat berbeda dengan kebutuhan orang dewasa.
Untuk mengikuti panduan Isi Piringku, usahakan sekitar setengah bagian makanan terdiri dari sayur dan buah, sementara setengah bagian lainnya terdiri dari makanan pokok dan lauk-pauk, termasuk mengonsumsi Frisian Flag UHT Full Cream yang membantu memenuhi kebutuhan gizi harian.
Tips Menyiapkan Bekal yang Praktis dan Bergizi
Menyiapkan bekal tidak harus selalu menggunakan menu yang rumit, Bu. Hal yang lebih penting adalah memperhatikan keberagaman bahan makanan, komposisi, serta cara penyimpanannya. Berikut beberapa tips yang dapat Ibu terapkan:
- Susun menu sejak sebelumnya. Menentukan menu beberapa hari sebelumnya dapat membantu Ibu menyiapkan bahan makanan dengan lebih praktis.
- Variasikan makanan pokok. Selain nasi, Ibu dapat menggunakan kentang, ubi, jagung, atau roti.
- Pilih lauk yang beragam. Kombinasikan sumber protein hewani dan nabati, seperti ikan, ayam, telur, tahu, tempe, Frisian Flag UHT Full Cream, maupun produk olahan susu lainnya.
- Sertakan sayur dan buah. Sesuaikan jenisnya dengan ketersediaan dan kesukaan anggota keluarga.
- Batasi makanan tinggi gula, garam, dan lemak. Kemenkes menganjurkan pembatasan makanan manis, asin, dan berlemak sebagai bagian dari Pedoman Gizi Seimbang.
- Jaga kebersihan saat menyiapkan bekal. Biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum menyiapkan maupun mengonsumsi makanan.
- Sesuaikan porsi dengan kebutuhan. Porsi makan anak dan orang dewasa tidak harus sama, Bu.
Untuk pilihan minuman dalam bekal, Ibu juga dapat menyertakan Frisian Flag UHT Full Cream. Produk ini dibuat tanpa tambahan gula (sukrosa), merupakan sumber protein, serta mengandung 8 vitamin, yaitu vitamin A, D3, B1, B2, B3, B5, B6, dan B12. Frisian Flag UHT Full Cream juga merupakan sumber 3 mineral, yaitu kalsium, fosfor, dan iodium.
Beragam zat gizi tersebut memiliki perannya masing-masing bagi tubuh, Bu. Protein membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Kalsium, Fosfor, dan Vitamin D3 mendukung kesehatan tulang dan gigi, sedangkan Vitamin B berperan dalam membantu metabolisme energi.
Kemasan UHT juga praktis untuk disiapkan bersama menu bekal keluarga. Ibu tetap dapat mengombinasikan Frisian Flag UHT Full Cream dengan makanan pokok, lauk-pauk, sayur, dan buah yang bervariasi sesuai kebutuhan.
Baca Juga: 11 Makanan Kaya Nutrisi yang Bantu Anak Jadi Kuat dan Pintar
FAQ Seputar Bekal 4 Sehat 5 Sempurna
Bu, sebelum menyiapkan bekalnya, berikut adalah beberapa hal seputar bekal 4 Sehat 5 Sempurna yang perlu diketahui:
1. Apakah Konsep 4 Sehat 5 Sempurna Masih Digunakan?
Konsep 4 Sehat 5 Sempurna sudah tidak digunakan sebagai pedoman gizi yang berlaku di Indonesia, Bu.
Pedoman tersebut telah dikembangkan menjadi Pedoman Gizi Seimbang yang memberikan panduan lebih lengkap mengenai pola makan dan kebiasaan hidup sehat.
Salah satu perbedaannya adalah konsep 4 Sehat 5 Sempurna dahulu memposisikan susu sebagai “penyempurna”.
Sementara itu, Pedoman Gizi Seimbang menekankan konsumsi makanan yang beragam dengan jenis dan jumlah yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, termasuk mengonsumsi Frisian Flag UHT Full Cream untuk memenuhi gizi harian tubuh Ibu dan keluarga.
Jadi, istilah “4 sehat 5 sempurna” masih dapat ditemukan dalam penggunaan sehari-hari, tetapi untuk menyusun menu keluarga sebaiknya Ibu mengikuti Pedoman Gizi Seimbang dan panduan Isi Piringku.
2. Apa Pengganti Konsep 4 Sehat 5 Sempurna?
Konsep 4 Sehat 5 Sempurna telah digantikan dengan Pedoman Gizi Seimbang. Salah satu panduan praktis untuk menerapkannya dalam sekali makan adalah Isi Piringku.
Dalam Isi Piringku, sekitar setengah bagian piring terdiri dari sayur dan buah, sedangkan setengah bagian lainnya terdiri dari makanan pokok dan lauk-pauk.
Jika dirinci, Kemenkes menganjurkan makanan pokok sebanyak 2/3 dari setengah piring dan lauk-pauk sebanyak 1/3 dari setengah piring. Pada setengah piring lainnya, sayur mengisi 2/3 bagian dan buah 1/3 bagian.
Pedoman Gizi Seimbang juga mencakup kebiasaan lain, seperti minum air putih yang cukup, membatasi makanan manis, asin, dan berlemak, melakukan aktivitas fisik, menjaga berat badan, membaca label pangan, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Jadi, Bu, ketika menyiapkan bekal keluarga, Ibu dapat menggunakan prinsip Isi Piringku untuk membantu mengatur jenis dan proporsi makanan dalam satu kali makan.
Referensi:
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016, May 5). Inilah perbedaan “4 Sehat 5 Sempurna” dengan “Gizi Seimbang”. https://kemkes.go.id/id/inilah-perbedaan-4-sehat-5-sempurna-dengan-gizi-seimbang
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022, December 13). Isi Piringku: Pedoman makan kekinian orang Indonesia. Ayo Sehat. https://ayosehat.kemkes.go.id/isi-piringku-pedoman-makan-kekinian-orang-indonesia
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (n.d.). Isi Piringku, panduan kebutuhan gizi seimbang harian. Ayo Sehat. https://ayosehat.kemkes.go.id/isi-piringku-kebutuhan-gizi-harian-seimbang