Fungsi Vitamin A bagi Tubuh dan Sumber Makanannya

Banner
| 07 Okt 2026

Fungsi Vitamin A bagi Tubuh dan Sumber Makanannya

Fungsi Vitamin A bagi Tubuh dan Sumber Makanannya

Vitamin A dikenal sebagai salah satu vitamin yang penting untuk menjaga fungsi penglihatan. Namun, manfaatnya tidak hanya untuk mata, Bu. Tubuh juga membutuhkan Vitamin A untuk mendukung daya tahan tubuh serta proses pertumbuhan dan perkembangan.

Vitamin A dapat diperoleh dari berbagai makanan sehari-hari, baik dari sumber hewani maupun nabati. Yuk, pahami fungsi Vitamin A, kebutuhan hariannya, serta pilihan makanan yang dapat membantu memenuhi asupannya.

Mengenal Apa Itu Vitamin A

Vitamin A merupakan vitamin larut lemak yang secara alami terdapat dalam berbagai jenis makanan.

Vitamin A dapat diperoleh dari makanan hewani, seperti ikan, hati, telur, susu, dan produk olahannya. Sementara itu, makanan nabati menyediakan karotenoid provitamin A yang dapat diubah tubuh menjadi Vitamin A.

Salah satu jenis karotenoid provitamin A yang paling umum adalah beta-karoten. Zat ini banyak ditemukan dalam sayuran berdaun hijau serta buah dan sayuran berwarna kuning atau oranye, seperti wortel dan ubi jalar.

Fungsi Vitamin A bagi Tubuh

Tubuh membutuhkan vitamin A untuk menjalankan berbagai fungsi. Mulai dari membantu mata melihat dalam kondisi cahaya redup hingga mendukung pertumbuhan, berikut beberapa manfaat vitamin A yang penting Ibu ketahui.

1. Membantu Menjaga Kesehatan Mata

Salah satu fungsi vitamin A yang paling dikenal adalah mendukung fungsi penglihatan. Vitamin A merupakan bagian penting dari rhodopsin, yaitu protein peka cahaya pada retina yang membantu mata merespons cahaya.

Vitamin A juga mendukung fungsi normal konjungtiva dan kornea. Jika tubuh mengalami kekurangan vitamin A dalam waktu lama, salah satu tanda awal yang dapat terjadi adalah rabun senja atau kesulitan melihat dalam kondisi cahaya redup, Bu.

2. Membantu Menjaga Daya Tahan Tubuh

Vitamin A juga berperan dalam mendukung fungsi normal sistem imun. Vitamin ini terlibat dalam pembentukan dan pemeliharaan jaringan epitel serta fungsi berbagai sel pada sistem imun.

Oleh karena itu, memenuhi kebutuhan vitamin A menjadi salah satu bagian dari menjaga fungsi daya tahan tubuh.

Akan tetapi, bukan berarti mengonsumsi vitamin A dalam jumlah semakin banyak akan membuat daya tahan tubuh semakin kuat. Asupannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan.

3. Mendukung Pertumbuhan dan Perkembangan Tubuh

Vitamin A berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Vitamin ini mendukung pertumbuhan serta diferensiasi sel, yaitu proses ketika sel berkembang untuk menjalankan fungsi tertentu.

Peran tersebut penting terutama pada masa pertumbuhan anak, Bu. Karena itu, vitamin A menjadi salah satu zat gizi yang perlu diperoleh anak melalui pola makan yang beragam dan bergizi sesuai dengan tahap usianya.

4. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit

Vitamin A juga memiliki peran dalam menjaga fungsi normal kulit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menjelaskan bahwa vitamin A berperan dalam pengaturan pertumbuhan dan diferensiasi sel, termasuk sel pada kulit.

Salah satu bentuk aktif vitamin A, yaitu asam retinoat, berperan dalam proses diferensiasi keratinosit atau sel yang banyak ditemukan pada lapisan terluar kulit.

Oleh karena itu, mencukupi kebutuhan vitamin A turut mendukung pemeliharaan jaringan kulit yang normal.

Baca Juga: 10 Menu Sarapan Sehat untuk Diet Lebih Terarah dan Efektif

Berapa Kebutuhan Vitamin A Setiap Hari?

Kebutuhan vitamin A setiap orang berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, serta kondisi tertentu seperti kehamilan dan menyusui, Bu. Oleh karena itu, kebutuhan anak tidak dapat disamakan dengan kebutuhan orang dewasa.

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) masyarakat Indonesia, kebutuhan vitamin A per hari sesuai kelompok usianya, antara lain:

Kelompok Usia Kebutuhan Vitamin A
Bayi 0–5 bulan 375 RE
Bayi 6–11 bulan 400 RE
Anak 1–3 tahun 400 RE
Anak 4–6 tahun 450 RE
Anak 7–9 tahun 500 RE
Laki-laki 10–15 tahun 600 RE
Laki-laki 16 tahun ke atas 650 RE
Perempuan 10–18 tahun 600 RE
Perempuan 19 tahun ke atas    600 RE

Ibu hamil dan menyusui memiliki tambahan kebutuhan vitamin A sesuai tahapan kehamilan atau masa menyusui. Jadi, Bu, kebutuhan vitamin A sebaiknya dipenuhi sesuai kelompok usia dan kondisi masing-masing.

Apa Saja Makanan yang Mengandung Vitamin A?

Ibu dapat memperoleh Vitamin A dari berbagai makanan hewani maupun nabati. Makanan hewani menyediakan Vitamin A dalam bentuk yang dapat digunakan tubuh, sedangkan makanan nabati mengandung karotenoid provitamin A yang dapat diubah tubuh menjadi Vitamin A.

Beberapa sumber vitamin A yang dapat Ibu masukkan ke dalam menu keluarga sehari-hari, antara lain:

  • Hati sapi dan jenis jeroan tertentu, yang mengandung vitamin A dalam jumlah tinggi.
  • Ikan, terutama beberapa jenis ikan berlemak, seperti ikan kembung, tenggiri, atau cakalang.
  • Telur, khususnya bagian kuning telur.
  • Susu dan produk olahannya, yang dapat menjadi sumber vitamin A.
  • Wortel, yang mengandung beta-karoten.
  • Ubi jalar, terutama yang berwarna oranye.
  • Bayam dan sayuran berdaun hijau, yang menyediakan karotenoid provitamin A.
  • Labu, yang juga dapat menjadi sumber beta-karoten.
  • Buah berwarna oranye atau kuning, seperti mangga dan blewah.

Mengonsumsi makanan yang beragam membantu Ibu dan keluarga mendapatkan vitamin A sekaligus berbagai zat gizi lain yang dibutuhkan tubuh.

Selain dari berbagai makanan tersebut, Ibu juga dapat memilih Frisian Flag UHT Full Cream sebagai salah satu minuman untuk membantu melengkapi asupan nutrisi keluarga sehari-hari.

Frisian Flag UHT Full Cream merupakan sumber protein serta mengandung 8 vitamin, yaitu Vitamin A dan D3 (sebesar 25% AKG (Angka Kecukupan Gizi)), B1, B2, B3, B5, B6, dan B12, serta sumber 3 mineral berupa Kalsium, Fosfor, dan Iodium. Susu ini juga dibuat tanpa tambahan gula (sukrosa).

Vitamin A berperan dalam membantu menjaga fungsi penglihatan dan mendukung fungsi normal sistem imun. Protein berperan dalam pertumbuhan dan pemeliharaan sel-sel tubuh, sedangkan Vitamin D3, Kalsium, dan Fosfor membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi. Vitamin B1, B2, dan B3 juga berperan dalam metabolisme energi.

Ibu dapat menikmati Frisian Flag UHT Full Cream bersama keluarga sebagai salah satu pilihan minuman sehari-hari, termasuk untuk menemani menu sarapan.

Apa yang Terjadi Jika Tubuh Kekurangan Vitamin A?

Kekurangan vitamin A dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh. Salah satu tanda yang paling dikenal adalah gangguan penglihatan, terutama kesulitan melihat dalam kondisi cahaya redup atau rabun senja.

Jika kekurangan vitamin A berlanjut, dapat terjadi xerophthalmia, yaitu gangguan pada mata akibat kekurangan vitamin A. Kondisi yang berat dapat merusak kornea dan pada akhirnya menyebabkan kebutaan.

Kekurangan vitamin A juga dapat mengganggu fungsi sistem imun dan meningkatkan kerentanan terhadap infeksi. Pada anak, kondisi ini menjadi perhatian khusus karena vitamin A juga dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan.

Bu, usahakan selalu memenuhi kebutuhan vitamin A melalui pola makan yang beragam.

Untuk penggunaan suplemen vitamin A, terutama dalam dosis tinggi, sebaiknya ikuti anjuran tenaga kesehatan karena vitamin A yang berlebihan juga dapat menimbulkan efek yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Fortifikasi Kalsium: Penjelasan & Manfaatnya Untuk Tubuh

FAQ Seputar Vitamin A

Bu, dapatkan informasi yang mendukung mengenai fungsi vitamin A yang penting bagi tubuh dalam bagian tanya-jawab berikut:

1. Apakah Vitamin A Boleh Dikonsumsi Setiap Hari?

Ya. Vitamin A merupakan zat gizi yang dibutuhkan tubuh setiap hari dan dapat diperoleh melalui pola makan yang beragam, Bu. Kebutuhannya berbeda berdasarkan usia, jenis kelamin, serta kondisi tertentu seperti kehamilan dan menyusui.

Namun, hal ini berbeda dengan mengonsumsi suplemen vitamin A dosis tinggi setiap hari. Karena vitamin A merupakan vitamin larut lemak, jumlah yang berlebihan dapat tersimpan di dalam tubuh dan berpotensi menimbulkan efek berbahaya.

Ibu sebaiknya tidak memberikan atau mengonsumsi suplemen vitamin A dosis tinggi di luar anjuran tenaga kesehatan atau program kesehatan yang berlaku.

2. Vitamin A Banyak Terdapat pada Makanan Apa?

Vitamin A banyak terdapat dalam makanan hewani seperti hati, ikan, telur, susu, dan produk olahan susu. Makanan tersebut menyediakan vitamin A dalam bentuk yang dapat langsung digunakan tubuh.

Sementara itu, Bu, sayuran berdaun hijau serta buah dan sayuran berwarna kuning atau oranye, seperti wortel, ubi jalar, bayam, labu, mangga, dan blewah, menyediakan karotenoid provitamin A.

Tubuh dapat mengubah sebagian karotenoid tersebut menjadi vitamin A. Agar mendapatkan zat gizi yang lebih beragam, Ibu dapat mengombinasikan berbagai sumber vitamin A tersebut dalam menu keluarga sehari-hari.

Referensi:

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang angka kecukupan gizi yang dianjurkan untuk masyarakat Indonesia. https://peraturan.bpk.go.id/Details/138621/permenkes-no-28-tahun-2019
  2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024, February 22). Manfaat pemberian vitamin A untuk anak. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3057/manfaat-pemberian-vitamin-a-untuk-anak
  3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024, June 6). Peran vitamin A pada kulit. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3433/peran-vitamin-a-pada-kulit
  4. National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (n.d.). Dietary supplements for immune function and infectious diseases: Fact sheet for health professionals. https://ods.od.nih.gov/factsheets/ImmuneFunction-HealthProfessional/
  5. National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (n.d.). Vitamin A and carotenoids: Fact sheet for consumers. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminA-Consumer/
  6. National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (n.d.). Vitamin A and carotenoids: Fact sheet for health professionals. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminA-HealthProfessional/
Share
URL copied!

Artikel Terkait