12 Buah yang Mengandung Zat Besi untuk Pertumbuhan Anak

Banner
| 21 Sep 2026

12 Buah yang Mengandung Zat Besi untuk Pertumbuhan Anak

12 Buah yang Mengandung Zat Besi untuk Pertumbuhan Anak

Ibu, sudah tahu belum? Kunci anak tumbuh cerdas, aktif, dan tidak gampang lemas salah satunya karena zat besi. Zat ini bertugas mengalirkan oksigen ke otak dan seluruh tubuh. Jika kebutuhan zat besi tidak terpenuhi, anak bisa menjadi cepat lelah, mudah sakit, dan sulit konsentrasi.

Supaya kebutuhan zat besinya terpenuhi, Ibu bisa memberikan beberapa buah berikut sebagai camilan atau makanan pendamping makanan hariannya.

Daftar 12 Buah yang Mengandung Zat Besi

Beberapa buah mengandung zat besi dalam jumlah tertentu, sedangkan buah lainnya dapat membantu penyerapan zat besi karena mengandung vitamin C. Berikut beberapa pilihan buah yang bisa Ibu berikan sebagai bagian dari menu sehari-hari:

1. Kismis

Kismis termasuk buah kering yang mengandung zat besi. Ibu dapat menambahkannya pada yoghurt, atau makanan lainnya. Karena ukurannya kecil dan rasanya manis, berikan dalam porsi yang sesuai untuk anak dan sesuaikan teksturnya dengan kemampuan makan.

2. Pepaya

Pepaya mengandung sejumlah zat besi dan vitamin C. Vitamin C dapat membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan nabati dengan lebih baik. Selain mudah ditemukan, tekstur pepaya yang lembut juga membuatnya praktis diberikan sebagai buah potong.

3. Kurma

Kurma merupakan buah kering yang mengandung zat besi. Ibu dapat memberikan kurma secara langsung dalam potongan kecil atau mencampurkannya ke dalam makanan. Pastikan bijinya sudah dibuang dan sesuaikan ukuran potongan dengan kemampuan makan anak.

4. Alpukat

Alpukat juga mengandung zat besi dalam jumlah tertentu. Buah ini memiliki tekstur lembut sehingga mudah dikreasikan menjadi berbagai menu untuk anak. Ibu dapat memberikan alpukat secara langsung atau mengolahnya bersama bahan makanan lainnya.

5. Jambu Biji

Jambu biji mengandung sejumlah zat besi sekaligus vitamin C. Kandungan vitamin C tersebut dapat membantu penyerapan zat besi dari makanan nabati. Ibu dapat memberikan jambu biji bersama makanan sumber zat besi lainnya sebagai bagian dari menu harian atau menu bekal si Kecil yang beragam. 

6. Nanas

Nanas mengandung zat besi dalam jumlah tertentu dan juga dikenal sebagai buah yang mengandung vitamin C. Vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan nabati dengan lebih baik.

Ibu dapat memberikan nanas sebagai buah potong atau mengombinasikannya dengan buah lain sebagai bagian dari menu sehari-hari.

7. Semangka

Tak hanya memiliki kandungan air yang melimpah, semangka juga mengandung zat besi dalam jumlah tertentu. Buah ini juga mengandung kalium dan berbagai antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

Rasanya yang manis dan segar membuat semangka mudah diberikan sebagai salah satu variasi buah sehari-hari.

8. Jeruk

Jeruk memang lebih dikenal sebagai sumber vitamin C dibandingkan sebagai sumber zat besi. Namun, kandungan Vitamin C dalam jeruk dapat membantu tubuh menyerap zat besi yang berasal dari makanan nabati dengan lebih baik.

Ibu dapat memberikan jeruk bersama atau setelah anak mengonsumsi makanan sumber zat besi.

Baca Juga: Anak Kekurangan Zat Besi? Ini Cara Mengatasinya

9. Stroberi

Stroberi mengandung zat besi dalam jumlah tertentu sekaligus vitamin C. Kandungan vitamin C pada stroberi dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan nabati.

Selain dimakan langsung, Ibu dapat menyajikan stroberi bersama yoghurt, atau buah lainnya agar menu anak lebih bervariasi.

10. Kiwi

Kiwi mengandung sejumlah zat besi serta vitamin C yang membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan nabati. Buah ini juga mengandung serat yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan.

Kiwi dapat diberikan langsung sebagai buah potong atau dikombinasikan dengan buah lainnya sesuai selera anak.

11. Tomat

Tomat mengandung zat besi dalam jumlah tertentu, tetapi lebih dikenal sebagai sumber vitamin C. Kandungan vitamin C tersebut dapat membantu penyerapan zat besi dari makanan nabati.

Tomat juga mengandung likopen, yaitu salah satu jenis antioksidan. Ibu dapat menyajikannya secara langsung atau mengolahnya bersama lauk dan sayuran dalam menu makan anak.

12. Buah Naga

Buah naga mengandung zat besi dalam jumlah tertentu serta vitamin C. Kandungan vitamin C tersebut dapat membantu penyerapan zat besi, terutama yang berasal dari makanan nabati.

Buah naga juga mengandung serat yang baik untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan. Teksturnya yang lembut membuat buah ini mudah disajikan langsung sebagai buah potong.

Cara Meningkatkan Penyerapan Zat Besi

Tidak semua zat besi dari makanan dapat diserap tubuh dalam jumlah yang sama. Zat besi dari makanan hewani umumnya lebih mudah diserap dibandingkan zat besi dari makanan nabati. Untuk membantu penyerapan zat besi, Ibu dapat melakukan beberapa cara berikut:

  1. Kombinasikan dengan vitamin C. Berikan buah seperti jeruk, jambu biji, kiwi, atau stroberi bersama makanan sumber zat besi. Vitamin C membantu penyerapan zat besi dari makanan nabati.
  2. Berikan sumber zat besi yang beragam. Jangan hanya mengandalkan buah. Lengkapi menu dengan sumber zat besi lain, seperti daging, ikan, ayam, telur, kacang-kacangan, dan sayuran.
  3. Kombinasikan makanan hewani dan nabati. Daging, ikan, dan ayam tidak hanya mengandung zat besi yang lebih mudah diserap, tetapi juga dapat membantu penyerapan zat besi dari makanan nabati ketika dikonsumsi bersamaan.

Selain dari makanan sehari-hari, Ibu juga dapat melengkapi asupan nutrisi anak usia 3-6 tahun dengan Frisian Flag PRIMAGRO 3+. Susu pertumbuhan ini mengandung zat besi, DHA serta dilengkapi Omega 3 (ALA), Omega 6 (LA), minyak ikan, sphingomyelin, asam sialat, kolin, triptofan, dan tirosin untuk mendukung kebutuhan nutrisi anak dalam masa pertumbuhan dan perkembangan.

Frisian Flag PRIMAGRO 3+ juga dilengkapi berbagai vitamin dan mineral, seperti Vitamin A, D, E, C, B1, B2, B3, B5, B6, B9, B12, biotin, kalsium, fosfor, magnesium, seng, mangan, iodium, selenium, dan tembaga. Selain itu, terdapat protein, 9 Asam Amino Esensial (9AAE), serta serat pangan inulin untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi anak sehari-hari.

Baca Juga: 10 Manfaat Minum Susu untuk Dukung Cara Hidup Sehat

FAQ tentang Buah dan Zat Besi

Buah dapat menjadi bagian dari menu bergizi sehari-hari, tetapi Ibu tetap perlu memberikan sumber zat besi lainnya. Berikut beberapa hal yang perlu Ibu ketahui tentang buah dan zat besi.

1. Apakah Buah Cukup untuk Memenuhi Kebutuhan Zat Besi?

Buah saja belum cukup untuk memenuhi kebutuhan zat besi. Ibu tetap perlu memberikan makanan sumber zat besi lainnya, seperti daging, ikan, ayam, kacang-kacangan, sayuran, dan makanan yang telah ditambahkan zat besi.

Buah dapat diberikan sebagai pelengkap. Terutama buah yang mengandung vitamin C karena dapat membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan nabati dengan lebih baik.

2. Apa Ciri Tubuh Kekurangan Zat Besi?

Kekurangan zat besi pada anak sering kali belum menunjukkan gejala pada tahap awal. Jika sudah menyebabkan anemia kekurangan zat besi, beberapa tanda yang dapat muncul antara lain:

  • kulit terlihat pucat,
  • anak mudah lelah atau kurang berenergi,
  • tangan dan kaki terasa dingin,
  • nafsu makan menurun,
  • pertumbuhan dan perkembangan melambat,
  • serta muncul keinginan makan benda yang bukan makanan, seperti es atau tanah.

Gejala tersebut tidak selalu berarti anak kekurangan zat besi. Jika Ibu melihat tanda yang menetap atau mengkhawatirkan, sebaiknya periksakan anak ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

3. Lebih Baik Buah Segar atau Kering?

Buah segar dan buah kering sama-sama dapat menjadi bagian dari pola makan yang beragam. Namun, porsinya berbeda karena buah kering memiliki kandungan air yang lebih sedikit sehingga lebih padat.

Untuk anak, buah segar dapat menjadi pilihan sehari-hari. Buah kering seperti kismis tetap dapat diberikan, tetapi dalam porsi lebih kecil dan sebaiknya bersama waktu makan karena lebih mudah menempel pada gigi.

 

Referensi: 

  1. Alodokter. (n.d.). 12 buah yang mengandung zat besi. https://www.alodokter.com/12-buah-yang-mengandung-zat-besi
  2. Halodoc. (n.d.). Yuk, cek buah yang banyak mengandung zat besi ini. https://www.halodoc.com/artikel/yuk-cek-buah-yang-banyak-mengandung-zat-besi-ini
  3. National Health Service. (n.d.). 5 A Day: What counts? https://www.nhs.uk/live-well/eat-well/5-a-day/5-a-day-what-counts/
  4. National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (n.d.). Iron: Fact sheet for consumers. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Iron-Consumer/
  5. Rumah Sakit Pondok Indah. (n.d.). Defisiensi zat besi pada anak, atasi dengan asupan gizi yang optimal. https://www.rspondokindah.co.id/id/news/defisiensi-zat-besi-pada-anak-atasi-dengan-asupan-gizi-yang-optimal
  6. SiderALĀ®. (n.d.). Iron-containing fruit: Which to choose for our well-being? https://www.sideral.it/en/iron-containing-fruit-which-to-choose-for-our-well-being/
Share
URL copied!

Artikel Terkait