Tips dan Menu Menjaga Nutrisi Anak
LEBIH LANJUTTerima kasih telah bergabung dengan Frisian Flag Indonesia. Klik tautan yang telah kami kirimkan melalui email untuk mengaktifkan akun Anda.
Kembali ke BerandaDonat susu menjadi salah satu cemilan yang digemari banyak orang karena teksturnya yang empuk, lembut, dan rasa manis yang pas di lidah. Dibandingkan donat biasa, donat ini menggunakan tambahan susu cair atau susu bubuk dalam adonannya.
Selain mudah dibuat, donat dengan campuran susu juga bisa dijadikan ide jualan rumahan karena tampilannya menarik dan rasanya menggoda. Yuk, simak resepnya yang empuk dan lembut!
Untuk membuat donat susu yang lembut dan mengembang, berikut bahan-bahan dan cara membuatnya:
Porsi: ±5-6 porsi
Kalori: ±370kkal/porsi
Bahan-bahan:
Cara membuat:
Baca Juga: Donat Kampung Cokelat Meses – Resep Mantul (manis Nikmat Dalam Tujuh Langkah)
Untuk menghasilkan donat susu empuk dengan cita rasa gurih yang nikmat, Anda bisa menggunakan Frisian Flag UHT Full Cream sebagai campuran adonan. Susu ini memiliki rasa full cream yang gurih dan lezat, sehingga cocok digunakan untuk berbagai kreasi kue rumahan, termasuk donat susu.
Selain memiliki rasa yang nikmat, Frisian Flag UHT Full Cream mengandung protein serta merupakan sumber 8 vitamin (A, D3, B1, B2, B3, B5, B6, dan B12) dan 3 mineral (kalsium, fosfor, dan iodium). Susu ini juga tidak mengandung gula tambahan berupa sukrosa.
Tak hanya digunakan sebagai bahan membuat donat, Frisian Flag UHT Full Cream juga bisa dinikmati sebagai minuman untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi harian keluarga.
Selain memperhatikan bahan dan langkah pembuatannya, ada beberapa hal yang perlu dipahami agar donat susu memiliki tekstur yang lembut dan tetap nikmat saat disajikan. Berikut adalah pertanyaan dan jawaban yang sering muncul seputar cara membuat donat susu.
Perbedaan utama donat susu dan donat biasa terletak pada penggunaan susu dalam adonannya. Donat susu menggunakan susu cair atau susu bubuk untuk memberikan cita rasa susu yang lebih terasa serta membantu menghasilkan tekstur yang lembut.
Sementara itu, donat biasa dapat dibuat menggunakan air sebagai bahan cair utamanya. Meski begitu, tekstur donat juga dipengaruhi oleh takaran bahan, proses menguleni, waktu fermentasi, dan teknik menggoreng.
Susu bubuk maupun susu cair sama-sama bisa digunakan untuk membuat adonan donat. Perbedaannya terletak pada kandungan air dan cara penggunaannya. Susu bubuk dapat membantu memperkaya cita rasa susu tanpa menambah cairan, sedangkan susu cair memberikan rasa susu sekaligus menjadi bagian dari kebutuhan cairan adonan.
Keduanya dapat menghasilkan donat yang lembut dan empuk selama takaran bahan sesuai dengan resep. Ibu juga bisa menggunakan susu UHT full cream seperti pada resep di atas tanpa harus menambahkan susu bubuk.
Agar donat susu empuk lebih lama, biarkan donat yang sudah digoreng dingin terlebih dahulu sebelum disimpan. Setelah itu, masukkan ke dalam wadah tertutup rapat untuk membantu mencegah donat menjadi kering.
Donat tanpa isian atau topping yang mudah rusak sebaiknya dikonsumsi pada hari yang sama untuk mendapatkan tekstur terbaik.
Jika ingin menyimpannya lebih lama, donat dapat dibekukan dalam wadah atau kemasan kedap udara, kemudian dihangatkan kembali sebelum disajikan.
Untuk donat dengan topping berbahan krim, keju segar, atau bahan lain yang mudah rusak, simpan di kulkas pada suhu 4°C atau lebih rendah dan ikuti batas penyimpanan sesuai jenis topping.
Referensi: