Adakah Buah yang Mengandung Vitamin D? Kenali Pilihannya

Banner
| 21 Sep 2026

Adakah Buah yang Mengandung Vitamin D? Kenali Pilihannya

Adakah Buah yang Mengandung Vitamin D? Kenali Pilihannya

Buah yang mengandung vitamin D sering dicari untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi anak. Anak usia 4-6 tahun membutuhkan sekitar 15 mcg atau 600 IU vitamin D setiap hari.

Akan tetapi, buah segar bukan sumber alami vitamin D, ya, Bu. Vitamin ini lebih banyak ditemukan pada beberapa jenis ikan, minyak hati ikan, serta makanan yang telah ditambahkan vitamin D.

Buah yang Mengandung Vitamin D

Pada dasarnya, buah segar bukan sumber alami vitamin D. Jadi, jeruk, pisang, alpukat, pepaya, dan jambu biji tidak dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin D anak.

Meski begitu, buah tetap penting diberikan sebagai bagian dari pola makan bergizi dan beragam karena mengandung berbagai vitamin, mineral, dan serat. Berikut fakta mengenai beberapa buah yang sering dikaitkan dengan vitamin D:

1. Jeruk

Jeruk segar bukan sumber alami vitamin D. Namun, beberapa produk jus jeruk dapat mengandung vitamin D karena telah melalui proses fortifikasi atau penambahan zat gizi.

Karena tidak semua jus jeruk ditambahkan vitamin D, Ibu perlu memeriksa informasi nilai gizi pada kemasan. Untuk buah jeruk segar, tetap berikan sebagai bagian dari variasi buah anak, bukan sebagai sumber vitamin D.

2. Pisang

Pisang sering dikaitkan dengan vitamin D, tetapi buah ini bukan sumber alami vitamin D. Karena itu, mengonsumsi pisang tidak dapat menggantikan makanan yang memang mengandung vitamin D.

Meski demikian, pisang tetap dapat diberikan sebagai bagian dari menu buah yang beragam. Ibu dapat mengombinasikannya dengan berbagai sumber makanan lain agar kebutuhan nutrisi anak lebih lengkap.

3. Alpukat

Alpukat juga bukan sumber alami vitamin D. Jadi, meskipun buah ini dapat menjadi bagian dari menu bergizi anak, jangan mengandalkannya untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian.

Untuk mendapatkan vitamin D dari makanan, Ibu dapat mengombinasikan buah dengan sumber vitamin D yang lebih tepat, seperti ikan berlemak, telur, atau makanan yang telah ditambahkan vitamin D.

4. Pepaya

Sama seperti buah lainnya, pepaya bukan sumber alami vitamin D. Pepaya tetap dapat diberikan untuk membantu melengkapi variasi buah dalam pola makan anak.

Untuk memenuhi kebutuhan vitamin D, Ibu perlu memberikan sumber makanan lain yang memang mengandung vitamin D. Dengan begitu, anak tetap mendapatkan beragam zat gizi dari menu hariannya.

5. Jambu Biji

Jambu biji bukan sumber alami vitamin D. Oleh karena itu, buah ini tidak dapat digunakan sebagai sumber utama untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin D anak.

Namun, bukan berarti jambu biji perlu dihindari, Bu. Buah tetap menjadi bagian penting dari pola makan bergizi dan beragam, sedangkan vitamin D dapat diperoleh dari sumber makanan lainnya.

Baca Juga: 6 Manfaat Vitamin D3 yang Mengagumkan Bagi Kesehatan Tubuh

Apa Saja Sumber Vitamin D Selain Buah?

Karena buah segar bukan sumber alami vitamin D, Ibu dapat memperolehnya dari beberapa makanan lain. NIH menyebut ikan berlemak dan minyak hati ikan sebagai beberapa sumber alami vitamin D terbaik.

Beberapa sumber vitamin D yang dapat ditemukan dalam makanan antara lain:

  • Ikan berlemak, seperti ikan todak dan ikan kembung.
  • Kuning telur, yang mengandung vitamin D dalam jumlah tertentu.
  • Hati sapi, yang mengandung vitamin D dalam jumlah kecil.
  • Jamur, terutama jenis tertentu yang mendapatkan paparan sinar ultraviolet.
  • Makanan yang difortifikasi, yaitu makanan atau minuman yang telah ditambahkan vitamin D.

Susu juga dapat membantu melengkapi asupan vitamin D apabila produk tersebut memang mengandung atau telah ditambahkan vitamin D. Oleh karena itu, periksa informasi nilai gizi untuk mengetahui kandungan vitamin D pada produk yang Ibu pilih.

Untuk anak usia 3-6 tahun, Ibu dapat melengkapi kebutuhan nutrisinya dengan Frisian Flag PRIMAGRO 3+. Susu ini mengandung vitamin D3 yang membantu penyerapan kalsium serta kalsium yang membantu membentuk dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi.

Dalam setiap sajian, Frisian Flag PRIMAGRO 3+ mengandung vitamin D sebesar 30% AKG dan kalsium sebesar 25% AKG. Susu ini juga mengandung sumber protein serta dilengkapi 13 multivitamin dan 11 mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak.

Cara Membantu Memenuhi Kebutuhan Vitamin D Anak

Vitamin D tidak hanya diperoleh dari makanan. Tubuh juga dapat membentuk vitamin D ketika kulit mendapatkan paparan sinar matahari.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin D anak:

  1. Berikan makanan yang mengandung vitamin D. Variasikan menu dengan ikan berlemak, telur, jamur, serta makanan yang memang mengandung atau telah ditambahkan vitamin D.
  2. Perhatikan informasi nilai gizi. Periksa kandungan vitamin D jika Ibu memilih susu, sereal, atau produk makanan yang difortifikasi.
  3. Berikan kesempatan bermain di luar ruangan. Tubuh dapat menghasilkan vitamin D ketika kulit mendapatkan paparan sinar matahari.
  4. Konsultasikan kebutuhan suplemen. IDAI merekomendasikan suplementasi vitamin D untuk anak di atas 12 bulan sebesar 600 IU per hari. Konsultasikan dengan dokter untuk menyesuaikan pemberiannya dengan kebutuhan dan kondisi anak.

Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium yang dibutuhkan untuk membangun tulang yang kuat.

Kekurangan vitamin D yang berat pada anak dapat menyebabkan rakitis, yaitu kondisi ketika tulang menjadi lunak, lemah, dan dapat mengalami perubahan bentuk.

Karena itu, pemenuhan vitamin D sebaiknya tidak hanya bergantung pada satu makanan. Tetap berikan pola makan bergizi dan beragam agar anak mendapatkan berbagai zat gizi yang dibutuhkan selama masa pertumbuhan.

Baca Juga: Apa Hubungan Sinar Matahari dan Asupan Kalsium untuk Anak?

FAQ Seputar Buah yang Mengandung Vitamin D

Setelah mengenali beberapa jenis buah yang mengandung vitamin D, Ibu juga bisa mengetahui informasi terkait buah-buahan yang dapat memasok vitamin D berikut:

1. Buah Apa yang Paling Banyak Mengandung Vitamin D?

Tidak ada buah segar yang dapat disebut sebagai buah dengan kandungan vitamin D paling tinggi karena buah bukan sumber alami vitamin D.

Beberapa produk berbahan buah, seperti jus jeruk tertentu, dapat mengandung vitamin D apabila telah difortifikasi. Namun, kandungannya berasal dari vitamin D yang ditambahkan ke produk tersebut, bukan secara alami dari buah jeruk.

Jadi, jika Ibu ingin membantu memenuhi kebutuhan vitamin D anak, jangan hanya mengandalkan buah. Pilih makanan yang memang mengandung vitamin D dan tetap berikan buah untuk melengkapi pola makan bergizi dan beragam.

2. Vitamin D Paling Tinggi di Makanan Apa?

Beberapa sumber alami vitamin D terbaik berasal dari ikan berlemak dan minyak hati ikan. Contohnya adalah tuna dan makarel.

Selain itu, vitamin D dapat ditemukan dalam jumlah lebih sedikit pada kuning telur, hati sapi, dan jamur. Beberapa susu, sereal, jus jeruk, dan produk pangan lainnya juga dapat mengandung vitamin D apabila telah difortifikasi.

Untuk anak, pilih sumber vitamin D yang sesuai usia dan kombinasikan dengan makanan bergizi seimbang lainnya agar kebutuhan nutrisinya dapat terpenuhi secara beragam.

 

Referensi:

  1. Ikatan Dokter Anak Indonesia. (2016, March 30). Perlukah suplemen vitamin D? https://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/perlukah-suplemen-vitamin-d
  2. National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (n.d.). Vitamin D: Fact sheet for consumers. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VITAMIND-Consumer/
  3. National Institutes of Health, Office of Dietary Supplements. (n.d.). Vitamin D: Fact sheet for health professionals. https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminD-HealthProfessional/
Share
URL copied!

Artikel Terkait