Benarkah Makanan dan Minuman Kemasan Tidak Sehat dan Bergizi?

| 13 Sep 2017

Benarkah Makanan dan Minuman Kemasan Tidak Sehat dan Bergizi?

Apa yang terlintas di kepala Anda begitu mendengar 'makanan dan minuman kemasan'? Bukan makanan sehat dan bergizi? Mengandung bahan pengawet? Benarkah faktanya seperti itu?

Makanan dan minuman kemasan yang tetap bertahan lama setelah dibuka bisa jadi mengandung pengawet yang tidak baik bagi tubuh. Namun, tidak semua makanan dan  minuman kemasan  mengandung pengawet berlebihan yang bisa merusak kandungan gizi di dalamnya. Jadi, untuk memastikan Anda mendapatkan manfaat gizi optimal dari makanan dan minuman kemasan, berikut beberapa tips yang harus diperhatikan dalam memilih makanan dan minuman kemasan dengan baik, untuk menjaga pola makan sehat bergizi dan seimbang:

1. Baca informasi nilai gizi pada kemasan

Sangat penting untuk melihat informasi nilai gizi pada label kemasan seperti kandungan energi, lemak total, lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, protein, karbohidrat, gula, natrium, kalium dan multi vitamin lainnya. Ini memudahkan Anda agar tetap bisa mengetahui dan menjaga jumlah nilai  gizi yang masuk ke tubuh, apakah sudah mencukupi, masih kurang, atau sudah melebihi kebutuhan.

2. Menilai kualitas produk

Lihat komposisi bahan-bahan yang terkandung dalam produk makanan atau minuman yang Anda konsumsi. Daftar komposisi bahan yang digunakan dapat menggambarkan kualitas makanan dan minuman kemasan yang Anda konsumsi. Ini bisa membantu  pola makan sehat dan mencegah munculnya alergi.

3. Lihat tanggal kedaluwarsa produk

Tidak seluruh makanan olahan yang diproses atau dicampur bahan tambahan tidak baik  untuk kesehatan. Bahan tambahan seperti pengawet, pewarna, pengemulsi, pengatur keasaman, pengeras, anti kempal, penguat rasa, dan sejenisnya masih aman dikonsumsi asalkan termasuk dalam golongan pengawet yang diperbolehkan oleh pemerintah, sesuai anjuran dan tidak terlalu berlebihan kadarnya. Ada juga bahan tambahan yang diolah dengan bahan dasar alami seperti garam atau cuka, yang tentunya aman dikonsumsi dalam batas wajar.

Salah satu contoh minuman kemasan yang sehat adalah Susu Siap Minum Frisian Flag Purefarm Low Fat.  Mengandung rendah lemak dan dapat dikonsumsi untuk mereka yang sedang mengurangi asupan lemak dalam pola makan sehari-hari. Diproduksi dengan susu segar dengan kandungan zat gizi makro (protein, karbohidrat dan lemak) dan sumber 7 Vitamin (Vitamin A, D3, B1, B2, B3, B6 dan B12), dan Vitamin E dan B5 serta sumber 3 mineral (Kalsium, Fosfor dan Yodium) dan Magnesium, Zink, Selenium, Natrium dan Kalium serta tetap bercita rasa lezat.

Dalam kemasan 225 ml, Frisian Flag Purefarm Low Fat mengandung protein sebanyak 7 gram (setara dengan kandungan protein dalam satu butir telur ayam) dan lemak hanya 3 gram. Konsumsi 1 takaran saji (225 ml) Frisian Flag Purefarm Low Fat mendukung kurang lebih 25% asupan protein yang dibutuhkan dalam sehari (berdasarkan kebutuhan energi 2000 kkal). Susu ini tersedia dalam kemasan keluarga: 900 ml dan dapat dikonsumsi dalam segala suasana oleh semua anggota keluarga. Frisian Flag Purefarm Low Fat juga tersedia dalam varian rasa Low Fat French Vanilla, California Strawberry dan Belgian Chocolate.

Artikel Terkait