Amankah Minum Susu Setelah Makan Makanan Pedas?

| 14 Sep 2017

Amankah Minum Susu Setelah Makan Makanan Pedas?

Makan pedas sampai berkeringat dan mulut terasa terbakar tentu seru, namun bisa membuat Anda merasa tak nyaman. Namun tahukah Anda, mengurangi rasa pedas di mulut ternyata kurang tepat jika minum air. Air justru akan menyebarkan rasa pedas. Minum susu setelah makan pedas jadi cara tepat menghilangkan sensasi pedas dan panas di lidah.

Air tidak seefektif susu karena kandungan lemak pada susu cepat menyerap pedas baik di mulut atau di usus. Karena itu, hindari minum minuman dingin, sirup, atau teh manis dan segera minum susu setelah makan nasi dengan lauk pauk yang pedas. Susu memiliki kandungan protein yang dapat menghilangkan senyawa yang membuat tubuh terasa panas gara-gara terlalu banyak mengonsumsi cabai.

Cabai dan makanan pedas lainnya mengandung senyawa capsaicinoid yang menyebabkan sensasi terbakar. Temperatur tubuh yang terlalu panas setelah makan makanan pedas bisa berdampak buruk bagi pencernaan karena dalam temperatur yang panas, sistem pencernaan tidak bisa berjalan baik.

Menurut Paul Bosland, Profesor dari New Mexico State University Chile Pepper Institute, susu memiliki protein yang dapat menghilangkan capsaicin yang menyebabkan sensasi pedas pada reseptor di lidah Anda. Selain susu, makanan yang mengandung karbohidrat juga dapat membantu memadamkan rasa pedas tersebut.

Namun yang perlu Anda perhatikan, minum susu setelah makan pedas bisa memperlambat proses pencernaan yang malah menyebabkan perut terasa kembung. Karena itu, setelah makan pedas minumlah sedikit susu saja untuk menetralkan lidah atau tunggu 15-20 menit sebelum minum segelas susu.

Mulai sekarang tak perlu takut mengonsumsi makanan pedas. Banyak penelitian menyebutkan bahwa mengonsumsi cabai atau makanan pedas dapat mengurangi risiko kanker, penyakit jantung, dan masalah pernapasan. Untuk menghilangkan rasa pedas yang membuat tubuh terasa panas, segera menenggak segelas susu.

Artikel Terkait