Karir | Frisian Flag Indonesia
05 Januari 2018

Sukses Menaklukkan Wawancara Kerja

Jangan salah, masa depan yang cerah tak jarang ditentukan oleh keberhasilan sebuah wawancara kerja. Untuk itu, persiapan wawancara kerja perlu Anda lakukan agar dapat tampil maksimal saat melakukannya. Usai menceritakan singkat tentang riwayat diri, berikut 5 pertanyaan “tricky” yang paling sering diajukan pewawancara kerja.


1.   “Apa yang menjadi kelebihan dan kelemahan Anda?”

Usahakan untuk mengaitkan kelebihan dan kelemahan Anda dengan posisi yang Anda lamar. Bila melamar posisi public relation, Anda bisa menyinggung kemampuan Anda dalam berkomunikasi dan menarik perhatian orang. Tunjukkan pula bukti konkret tentang kelebihan Anda dalam bentuk portfolio. Bagaimana dengan kekurangan? Kuncinya adalah Anda mampu memberikan solusi atas kekurangan Anda. Hindari jawaban yang berpotensi menjadi bumerang bagi Anda seperti “Saya kerap kali terlalu perfeksionis dalam bekerja”. Kemudian ceritakan kekurangan yang tidak berdampak langsung pada posisi incaran Anda.  


2.   “Berapa nilai gaji yang Anda harapkan?”

Anda perlu melakukan riset mengenai kisaran gaji dari posisi yang Anda lamar. Biasanya patokan gaji berdasarkan UMR, kondisi perusahaan,dan pengalaman Anda bekerja. Anda juga bisa melakukan riset di Internet atau bertanya pada jaringan profesional Anda berapa kisaran gaji untuk posisi yang Anda incar. Pertimbangkan pula kebutuhan finansial Anda di masa depan sebagai bekal negosiasi nantinya.


3.   “Mengapa Anda berhenti dari perusahaan sebelumnya?”

Anda bukan fresh graduate? Dijamin pertanyaan ini pasti muncul. Coba katakan kalau Anda rindu tantangan baru dan ingin memperbesar kapasitas pengetahuan Anda. Berikan alasan yang otentik, namun hindari menceritakan kelemahann dari perusahaan Anda sebelumnya.


4.   “Mengapa Anda ingin bekerja di perusahaan ini?”

Pastikan Anda sudah melakukan riset mengenai profil serta visi dan misi perusahaan. Coba ceritakan kalau posisi pada perusahaan tersebut menjadi salah satu langkah yang mendekatkan Anda pada mimpi Anda. Yakinkan pewawancara kalau kehadiran Anda dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan perusahaan. 


5.   “Ada lagi yang ingin Anda tanyakan?”

Jangan cepat menggeleng sambil berkata “tidak ada”. Pertanyaan yang Anda ajukan bisa menambah nilai Anda di mata pewawancara lho. Tanyakan bagaimana perekrutan ini dapat membantu perusahaan dalam menghadapi kendalanya. Selipkan pula pertanyaan ringan seperti bagaimana budaya kerja dan apa saja kegiatan berkonsep kebersamaan di perusahaan tersebut. Dari sini pewawancara bisa melihat seberapa besar antusiasme Anda untuk bergabung.  


Selain jawaban yang mantap, maksimalkan persiapan wawancara kerja Anda dengan tampilan yang rapi dan profesional. Datanglah tepat waktu bahkan lebih awal. Awali dengan jabat tangan pada pewawancara Anda dan berikan kesan yang ramah dan menyenangkan. Jangan lupa, lakukan kontak mata dengan sopan selama proses wawancara berlangsung. Semoga impian Anda bergabung di perusahaan impian terwujud, Good luck!

Artikel Lainnya

24 September 2018

Memiliki Keraguan Diri Ternyata Punya Dampak Baik untuk Karir Anda

Am I good enough? Pertanyaan semacam ini mungkin pernah atau bahkan kerap muncul di benak Anda dalam menjalani pekerjaan. Dalam kadar tertentu, self-doubt atau keraguan diri ternyata punya dampak baik untuk karir Anda. Apa saja efek positif yang muncul dari memiliki keraguan terhadap diri Anda sendiri? 

Lebih Lanjut
14 Januari 2019

3 Pertanyaan yang Dapat Membantu Anda Menentukan Passion

Lebih dari suka, bahkan Anda tetap mau mengerjakannya meski banyak orang yang meragukannya. Itulah passiondan tentu saja menjadi kebahagian tersendiri bila Anda berhasil bekerja sesuai dengan minat dan kegemaran Anda.

Lebih Lanjut
21 Februari 2018

Dos and Don'ts Bercanda di Kantor

Bercanda memang bisa membuat suasana jadi lebih santai. Tapi bagaimana jika ada yang ngambek saat diajak bergurau? Cari tahu batas-batas saat melontarkan lelucon di kantor, simak panduan umum berikut. 

Lebih Lanjut