Karir | Frisian Flag Indonesia
18 Agustus 2018

Mitos atau Fakta: Punya To-Do Lists Justru Memunculkan Rasa Bersalah

Ketika “pasukan” deadline datang menyerbu, sering kali Anda jadi menghadapi beberapa kendala, seperti bingung dalam menentukan prioritas pekerjaan atau tidak sengaja melewatkan tugas yang perlu. 


Anda pun berpikir bahwa membuat to-do lists bisa jadi solusi yang efektif agar pekerjaan hari itu tercatat secara berurut sesuai kebutuhan. Namun, saat Anda tidak berhasil mencoret semua to-do lists pekerjaan hari itu, akhirnya Anda jadi merasa bersalah karena gagal menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang Anda terapkan sendiri. Jadi semacam serba salah, bukan.


Sebuah artikel pada portal Fast Company memaparkan bahwa menulis to-do lists seharusnya membantu Anda lebih mudah dalam menyelesaikan pekerjaan. Apa yang Anda tulis tentunya lebih terekam di otak ketimbang hanya sekedar membaca dan mendengar. Ini penting agar Anda mampu mengingat semua tanggung jawab Anda hari itu dan menyelesaikannya sesuai prioritas. Melalui to-do lists, Anda juga bisa memantau perkembangan pekerjaan dan pencapaian Anda sehingga terlihat seberapa produktif Anda bekerja hari itu. Selain itu, memiliki daftar pekerjaan yang tercatat akan menjadikannya terlihat konkret.


Kembali lagi, bagaimana bila Anda gagal mencoret semua to-do lists Anda hari itu? Jangan langsung menganggap diri Anda tidak kompeten, periksa ulang list yang sudah Anda buat. Beberapa hal perlu Anda perhatikan dalam menulis to-do lists. Buatlah target bekerja yang masuk akal. 5, 10, atau 15 to-do lists per hari itu bukan masalah, pastikan saja itu sesuai kebutuhan dan kemampuan Anda. Jika memungkinkan, buatlah to-do-lists Anda di awal minggu, untuk tugas-tugas Anda di minggu tersebut. Dengan begini, jika suatu pekerjaan tidak selesai pada hari yang Anda tentukan, Anda masih dapat melanjutkannya di hari berikutnya tanpa merasa terbebani. 


Selanjutnya, Anda harus pandai dalam manajemen waktu. Meski tugas Anda hari itu sedikit, bisa saja tidak selesai juga bila terlambat tiba di kantor, terlalu lama makan siang di luar, atau melakukan berbagai aktivitas lain yang membuat fokus Anda beralih.


Intinya, seandainya Anda gagal mencentang semua daftar to-do lists hari itu akibat kelalaian Anda sendiri, maka perasaan bersalah tentu saja akan muncul. Sebaliknya, tak perlu ada penyesalan bila Anda sudah berusaha maksimal dan lakukan yang terbaik untuk menuntaskan pekerjaan hari itu. Semangat! 

Artikel Lainnya

21 Februari 2018

4 Langkah Membuat Target Karir yang Efektif

Apakah Anda sedang mempertanyakan jalur karir Anda? Tahukah Anda, karir bukanlah terowongan gelap yang tidak bisa Anda prediksi. Bila Anda mulai merasa kehilangan arah, yuk buat target karir agar Anda tetap berada di jalur yang tepat.

Lebih Lanjut
18 Agustus 2018

Jangan Malu untuk Speak Up di Kantor

“Aduh, rasanya ada yang kurang sreg dari proyek ini. Bilang ke yang lain, nggak ya?” Mungkin Anda seringkali merasa seperti ini. Ketika Anda memiliki opini tentang suatu isu dalam pekerjaan, namun Anda ragu apakah Anda harus menyuarakan pendapat Anda. Nah, jangan sampai Anda malu untuk mengeluarkan opini Anda. Lihat di sini bagaimana cara mengalahkan rasa takut Anda.


Lebih Lanjut
18 Agustus 2018

Mengapa Perlu Menunjukkan Value Anda di Kantor

Persaingan ketat dalam dunia pekerjaan tentu adalah hal yang normal terjadi di setiap kantor. Sekalipun para milenial dikenal sebagai generasi yang mudah berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan berikutnya, Anda tetap perlu menunjukkan kepada atasan kalau Anda adalah aset yang berharga. Lalu bagaimana cara melakukannya? 

Lebih Lanjut