Yaitu diri kita yang sehat. Baik itu jasmani, rohani bahkan finansial. Perspektif untuk menyayangi diri sendiri ini berbeda dengan egoisme. Kita tidak harus mendahulukan diri kita sendiri dulu atau mementingkan diri kita sendiri, namun kini saatnya kita mulai melihat value diri kita untuk orang lain.
Saat kita merawat tubuh kita, kita sedang memastikan diri kita siap untuk membantu orang lain secara fisik. Seperti di keadaan darurat, atau sekedar membawa barang bawaan orang lain.
Saat kita merawat mental kita, artinya kita sedang menyiapkan diri agar dapat menjadi sandaran untuk orang lain bercerita, berkeluh kesah, membagi beban mental orang lain dan membantunya secara psikologis.
Saat kita merawat finansial kita, artinya kita sedang mempersiapkan diri kita untuk menolong orang lain yang membutuhkan pertolongan kita. Dapat diandalkan saat ada pengeluaran tak terduga, atau tak terpengaruh dengan naik turunnya perekonomian yang tidak pasti.
Inilah salah satu terjemahan Grow Strong Give More. Menyiapkan diri kita untuk berkontribusi lebih buat sekitar.
Cari tahu apa itu manajemen energi, bagaimana menerapkannya di keseharian, dan tingkatkan produktivitas Anda.
Pasti kamu pernah mendengar anjuran untuk membuat to do list demi meningkatkan produktivitas. Metode ini memang terbukti efektif bagi sebagian orang. Tapi, ada juga sebagian orang yang kurang cocok dengan metode ini.
Lebih dari suka, bahkan Anda tetap mau mengerjakannya meski banyak orang yang meragukannya. Itulah passiondan tentu saja menjadi kebahagian tersendiri bila Anda berhasil bekerja sesuai dengan minat dan kegemaran Anda.