Teknologi digital yang semakin canggih memudahkan kita dalam berbagai hal. Termasuk mengembangkan jejaring profesional. Bagi Anda yang ingin membangun karir, situs LinkedIn bisa memfasilitasi Anda terkoneksi dengan para profesional lain, mempromosikan keahlian secara luas, mendapat berbagai informasi, hingga mencari lowongan kerja. Banyaknya saingan di luar sana membuat Anda harus ‘stand out’ dibanding profil-profil lain yang ada. Jadi apa yang harus Anda lakukan untuk mempercantik profil LinkedIn Anda agar dilirik para perekrut?
Foto profil
Pilih foto yang tepat karena foto profil memberi impresi visual bagi keseluruhan halaman LinkedIn Anda. Pastikan Anda mengunggah foto terkini dengan wajah yang jelas terlihat. Senyum lebar, dan jangan lupa menggunakan pakaian rapi yang menunjukkan profesionalisme Anda.
Keahlian relevan
Menyebut skill yang relevan menjadi suatu cara untuk memperjelas deskripsi yang Anda berikan pada bagian Headline dan Summary. Hindari menyertakan keahlian yang belum terlalu Anda kuasai karena hal itu justru akan menjadi bumerang ketika mengikuti proses rekrutmen.
Headline kreatif
Bagian Headline di bagian atas profil tak harus selalu diisi hanya dengan nama jabatan. Manfaatkan juga untuk menceritakan secara ringkas kenapa Anda menekuni bidang pekerjaan saat ini dan apa yang menjadi passion Anda.
Manfaatkan Summary
Sayangnya, agian Summary kerap kali dikosongkan oleh banyak pengguna LinkedIn. Padahal bagian tersebut merupakan wadah untuk Anda memberi sentuhan personal pada profil. Ceritakan bagaimana skill Anda berkontribusi positif pada pekerjaan maupun rekan-rekan kerja.
Minta rekomendasi
Rekomendasi dari orang-orang yang relevan pada halaman profil LinkedIn akan memberikan gambaran tentang kredibilitas Anda di dunia profesional. Mintalah rekomendasi dari orang-orang yang pernah bekerjasama dengan Anda dan tahu bagaimana kinerja Anda.
Dengan mempercantik profil LinkedIn, berarti Anda membangun aset yang akan berguna bagi pembentukan jejaring profesional. Halaman profil LinkedIn yang menarik serta menunjukkan kualitas dan kemampuan Anda akan membuka kesempatan untuk terkoneksi dengan orang-orang yang juga berkualitas. Manfaatkan jaringan itu untuk menimba ilmu, menggali informasi bermanfaat, maupun menciptakan potensi-potensi pengembangan karir, seperti pindah ke perusahaan yang lebih menjanjikan ataupun bekerjasama dalam membuat usaha baru.
Masih ingat gak dengan cita-cita mu saat masih kecil dulu? Apakah kamu bermimpi untuk jadi pilot agar karirmu bisa membawamu berkeliling dunia? Atau punya mimpi menjadi seorang diplomat agar bisa merasakan tinggal di negeri orang sambil bekerja?
“Duh udah minggu sore aja.”
Flaggers sering ngerasa gitu? Liburan terasa cepat selesai, tiba-tiba besok udah masuk kerja lagi. Itu namanya Sunday Blues: Perasaan sedih memasuki hari Minggu karena udah kebayang hari Seninnya bakal masuk kerja lagi. Alasannya beragam, mulai dari khawatir dengan pekerjaan yang belum selesai, ketemu atasan galak, sampai alasan sedih karena waktu liburan udah selesai. Ternyata, Flaggers, Sunday Blues ini fenomena beneran yang bisa ngaruh ke kesehatan secara psikologis.
Sudah bertahun-tahun mengenyam pendidikan di bidang ilmu tertentu, wajar jika Anda ingin bekerja di profesi yang sesuai dengan latar pendidikan Anda.