Karir | Frisian Flag Indonesia
15 Desember 2017

Bijak Bersikap di Lingkungan Kantor

Sekalipun Anda sudah memiliki pengalaman kerja, setiap masuk ke kantor baru, tentu Anda harus beradaptasi lagi dengan dinamika dan peraturannya. Sebagai ‘anak baru’, Anda pasti tak ingin jadi public enemy nomor 1, karena membuat teman-teman tidak nyaman, bukan? 

Lalu bagaimana sebaiknya bersikap di kantor baru? Gampang saja kok, perhatikan beberapa aturan tak tertulis di bawah ini. 


1.Tepat waktu 

Menjadi orang yang tepat waktu menunjukkan bahwa Anda menghargai waktu rekan-rekan kerja Anda dan indikasi pertama dari profesionalisme Anda. Be on time bukan hanya setiap masuk kantor di pagi hari, namun juga untuk setiap meeting


2.Menghargai deadline

Ketika diberikan tugas tertentu oleh atasan atau siapapun, cobalah untuk menyelesaikannya sebelum deadline. Jika Anda butuh waktu lebih, komunikasikan sejak awal. Dengan menghargai deadline yang diberikan, Anda juga menunjukkan bahwa Anda menghormati rekan kerja Anda. 


3.Tidak membawa pekerjaan sampingan ke kantor

Beberapa kantor memang mengizinkan karyawannya untuk memiliki pekerjaan sampingan. Namun jangan sampai Anda menggunakan waktu dan fasilitas kantor untuk mengerjakan pekerjaan sampingan Anda. Gunakan waktu sebaik mungkin untuk mengerjakan tugas-tugas utama Anda hingga Anda tidak perlu lembur di kantor dan dapat mengerjakan pekerjaan sampingan Anda, setelah dan di luar kantor. 


4.Hargai ruang privat, gunakan earphones 

Musik adalah cara Anda fokus atau semangat kerja? Sekalipun Anda memiliki selera musik yang digemari banyak orang, bisa jadi rekan kerja di sebelah Anda hanya bisa fokus bekerja dalam suasana tenang. Open office ataupun dalam cubicle, pastikan Anda menggunakan earphones saat mendengarkan lagu-lagu kesukaan Anda di waktu bekerja. Jangan lupa, simpan bakat tarik suara Anda saat ajang karaoke kantor saja, ya.


5.Jangan bergosip 

Kadang-kadang “gosip” jadi cara agar cepat akrab dengan teman baru di kantor, mulai dari lingkungan sekitar ataupun tentang selebriti tanah air dan mancanegara. Tidak masalah jika Anda ingin ikut mendengar agar lebih mengenal rekan kerja dan lingkungan. Namun jangan sampai Anda dicap sebagai biang gosip karena terlalu banyak berbicara atau menambahkan “bumbu”. Selain mengganggu suasana kerja, Anda juga bisa dianggap tidak profesional dan jadi sulit mendapatkan kepercayaan dari teman-teman sekantor. 


Yang terpenting, tetaplah jadi diri Anda sendiri, atau lebih baik lagi, be the best version of yourself. Give yourself some time to develop, baik secara personal atau profesional dan jangan ragu bertanya pada rekan kerja Anda jika ada peraturan tak tertulis lainnya di kantor atau di divisi Anda. 

Artikel Lainnya

24 September 2018

Pengaruh Kecerdasan Emosional Dalam Bekerja

Berkuliah di universitas ternama dan lulus dengan IPK tinggi itu memang baik. Namun, jangan sampai Anda menilai kecerdasan hanya sebatas tentang intelektual (IQ) saja. Apalagi setelah terjun ke dunia kerja, tentu Anda makin sadar bahwa banyak bentuk kecerdasan lain yang perlu Anda pelajari dan latih. Salah satunya adalah kecerdasan emosional, atau emotional intelligence (EQ).

Lebih Lanjut
21 November 2018

Kalau Anda Memiliki 5 Hal Ini, Anda Cocok Masuk Food Service Department

Sebagai salah satu divisi terbaru dan paling exciting di Frisian Flag Indonesia (FFI), Food Service Department (FSD) sedang melakukan sebuah ekspansi besar untuk memperbanyak jumlah karyawan dalam divisinya. Kriteria apa saja yang dibutuhkan seseorang  untuk menjadi bagian dari keluarga FSD di FFI?

Lebih Lanjut
14 Agustus 2018

Ingin Mempercantik Profil LinkedIn Anda? Lihat Cara Singkatnya

Teknologi digital yang semakin canggih memudahkan kita dalam berbagai hal. Termasuk mengembangkan jejaring profesional. Bagi Anda yang ingin membangun karir, situs LinkedIn bisa memfasilitasi Anda terkoneksi dengan para profesional lain, mempromosikan keahlian secara luas, mendapat berbagai informasi, hingga mencari lowongan kerja. Banyaknya saingan di luar sana membuat Anda harus ‘stand out’ dibanding profil-profil lain yang ada. Jadi apa yang harus Anda lakukan untuk mempercantik profil LinkedIn Anda agar dilirik para perekrut? 

Lebih Lanjut