Karir | Frisian Flag Indonesia
30 Oktober 2017

Berhenti Berkata “Salah Jurusan”

Sudah bertahun-tahun mengenyam pendidikan di bidang ilmu tertentu, wajar jika Anda ingin bekerja di profesi yang sesuai dengan latar pendidikan Anda. Namun tentu Anda pernah bertemu orang-orang yang bekerja tidak sesuai jurusan kuliah, seperti bankir yang lulusan fakultas sastra atau reporter yang memegang ijazah fisika. Bahkan bisa jadi Anda termasuk salah satunya.

Tapi apakah ini jadi alasan untuk tidak memberikan lebih di pekerjaan?

Ada 3 penyebab paling umum mengapa seseorang bekerja tidak sesuai latar belakang pendidikan. 

Pertama, akibat ilmu yang ditekuni selama kuliah tidak sesuai passion. Menurut direktur Talents Mapping Endro Prasetyo Aji dalam konferensi pers Indonesia Resources Forum (HRF) 2017 yang dikutip dari Berita Satu, sebanyak 87% mahasiswa di Indonesia merasa salah mengambil jurusan.

Kedua, merasa tidak ada pilihan karena keterbatasan lapangan kerja. Ketatnya persaingan kerja membuat para pencari kerja “menyebar” CV sebanyak mungkin, bahkan di tempat atau posisi yang tak sesuai latar belakang pendidikan.

Ketiga, ingin punya pengalaman kerja secepatnya. Ini biasa terjadi pada pelamar fresh graduate yang ingin segera merasakan dunia pekerjaan dan memiliki penghasilan sendiri.

Jangan sampai pikiran “Sayang juga yah, belajar sekian lama di bangku kuliah” memengaruhi kinerja Anda dalam bekerja. Jadikan pekerjaan Anda yang “berbeda” ini sebagai kesempatan untuk keluar dari zona nyaman dan belajar hal baru. Memilih pekerjaan yang berbeda dengan jurusan saat kuliah juga dapat membantu Anda mengerti bahwa hidup menawarkan banyak pilihan dan Anda harus fleksibel menyikapinya. Yang penting, Anda bertanggung jawab atas pilihan yang Anda ambil.

Study to learn, not to earn.

Jangan langsung berkecil hati jika perusahaan multinasional yang Anda incar tidak membuka posisi sesuai ilmu yang selama ini Anda tekuni. Apapun jurusan Anda saat kuliah, Anda tetap bisa berkontribusi selama Anda mau belajar, kritis, dan terus berusaha menjadi lebih baik. Tentu

akan ada kebanggaan sendiri saat Anda berhasil "menaklukkan" tantangan di pekerjaan yang berbeda 180 derajat dengan latar belakang pendidikan.

Selain itu, dengan menekuni profesi yang berbeda dari latar pendidikan Anda, Anda bisa menemukan keluarga baru. Dibandingkan teman-teman, Anda jadi punya kesempatan berkarya bersama orang-orang hebat di lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan Anda. Bekerja jadi lebih menyenangkan, Anda pun jadi pribadi yang selalu memberikan lebih.

Artikel Lainnya

24 Desember 2017

5 Langkah Tetap Sehat Meski Deadline Padat

Coba hitung berapa menit Anda beranjak dari kursi Anda setiap hari? Jangan-jangan Anda berdiri hanya untuk ke toilet. Memang, pekerjaan di kota besar tak banyak menuntut aktivitas fisik. Internet cepat, beragam aplikasi untuk kolaborasi lintas divisi, lift di setiap lantai, bahkan makan siang pun selalu ada office boy yang berkeliling menanyakan pesanan. 

Lebih Lanjut
14 Januari 2019

3 Alasan Mengapa Anda Perlu Investasi Pada Diri Sendiri

Saat Anda berkomitmen untuk investasi terhadap diri sendiri, itu artinya Anda telah masuk ke dalam proses menyiapkan bekal terbaik untuk masa depan. Demi pengembangan diri, Anda bisa berinvestasi dalam bentuk mengikuti training bersertifikasi, gamified e-learning, les bahasa, seminar, workshop, hingga networkingdengan orang-orang yang memiliki minat sama. Berikut beberapa alasan mengapa Anda perlu investasi pada diri sendiri.

Lebih Lanjut
21 Februari 2018

4 Cara Mudah Jadikan “Sharing” sebagai Kebiasaan Tiap Hari di Kantor

Tahukah Anda, berbagi tidak selalu berwujud materi, tetapi bisa juga lewat hal-hal non-material sesederhana bertanya “Apa yang bisa saya bantu?”. Apalagi di kantor, tempat Anda menghabiskan hampir separuh hari Anda. 

Lebih Lanjut