Realitanya, untuk sukses Anda membutuhkan orang lain. Anda boleh saja pandai, ulet, kreatif, dan mampu melakukan banyak hal dalam dunia profesional. Namun tanpa relasi yang baik, akan sulit bagi Anda untuk membangun karier dan mencapai keberhasilan. Jadi, bagaimana cara memperluas jaringan dan membangun relasi yang dapat bermanfaat untuk perjalanan karier Anda?
Kesannya sepele, namun siapa tahu kartu nama Anda berguna di kemudian hari bagi mereka yang pernah menerimanya. Keahlian Anda atau perusahaan di mana Anda bekerja ternyata dapat menjadi solusi bisnis bagi pihak lain.
Seminar, pelatihan, dan pameran bisa menjadi peluang emas untuk mengenal orang baru dan membangun relasi. Namun, jangan lewatkan acara di sekitar Anda. Misalnya, perayaan ulang tahun rekan kerja atau outing. Manfaatkan kegiatan kantor untuk berbincang santai dan mengakrabkan diri dengan rekan kerja lain.
Tidak perlu heboh hingga menarik perhatian, cukup menjadi pribadi yang ramah dan tidak ragu untuk menyapa duluan ketika berada di lingkungan kerja atau saat menghadiri ragam pertemuan.
Di kantor, Anda bisa mencari orang-orang yang memiliki minat atau kegemaran yang sama dengan Anda. Di waktu senggang, perkuat relasi Anda dengan bermain futsal bareng atau kegiatan seru lainnya.
Berkenalan saja tidak cukup, Anda juga perlu memiliki hubungan yang berkelanjutan. Jangan langsung puas bila Anda sudah berteman baik dengan semua teman satu divisi, bangunlah juga relasi dengan para atasan termasuk CEO Anda.
Selain menjadi pribadi yang sopan dan mudah bergaul, kunci sukses berelasi adalah mampu berkomunikasi dengan baik. Maka, jangan lupa untuk terus melatih dan mengembangkan kemampuan komunikasi Anda.
Tahukah Anda, berbagi tidak selalu berwujud materi, tetapi bisa juga lewat hal-hal non-material sesederhana bertanya “Apa yang bisa saya bantu?”.
Apakah kamu mengetahui 100% asal-usul gaji bulanan yang kamu dapatkan sekarang? Mengapa kamu berhak dan pantas mendapatkannya? Kesadaran akan keluar dan masuknya keuangan dari dan untuk kita ini disebut Financial Consciousness. Berikut beberapa pertanyaan yang perlu kita renungkan.
Saat Anda berkomitmen untuk investasi terhadap diri sendiri, itu artinya Anda telah masuk ke dalam proses menyiapkan bekal terbaik untuk masa depan. Demi pengembangan diri, Anda bisa berinvestasi dalam bentuk mengikuti training bersertifikasi, gamified e-learning, les bahasa, seminar, workshop, hingga networkingdengan orang-orang yang memiliki minat sama. Berikut beberapa alasan mengapa Anda perlu investasi pada diri sendiri.