Karir | Frisian Flag Indonesia
25 Juni 2018

5 Cara Bangkitkan Kembali Semangat Kerja di Hari Senin

Apa yang ada di benak Anda mendengar kata “Besok hari Senin”. Jika membayangkannya saja membuat Anda malas, mungkin 5 cara ini bisa membuat Anda kembali semangat menyambut hari Senin.


Hari Senin memang kerap jadi “beban” tersendiri bagi banyak orang. Sebuah artikel di The Telegraph bahkan menyebut bahwa orang-orang biasanya tak tersenyum sampai minimal pukul 11.16 di hari Senin. Mulai dari alasan sepele seperti belum move on dari suasana akhir pekan hingga alasan yang lebih serius seperti bosan dengan pekerjaan hanyalah beberapa alasan untuk berkata “I don’t like Monday”. Sebagai langkah awal untuk mengatasi “Monday blues”, coba tips mudah berikut ini.

 

Tampil Beda

Meski sederhana, tampilan berbeda bisa membantu Anda merasa lebih semangat menyambut Senin. Coba pilih dan padu padankan busana yang Anda suka. Coba juga variasikan gaya rambut atau rias wajah. Setelah siap, lihatlah tampilan Anda di cermin. Katakan pada diri Anda, “Saya bisa!”. Perasaan senang saat melihat diri tampil menarik bisa membantu Anda lebih bersemangat ke kantor di hari Senin.

 

Rencanakan Menu Makan Siang

Buat hari Senin jadi lebih menarik dengan mengunjungi restoran bersama teman kantor. Jika tidak sedang punya banyak waktu luang, ada banyak pilihan layanan antar makanan lewat smartphone. Tak cuma momen makan siang seru bersama teman, kegiatan merencanakan makan siang selama perjalanan ke kantor pun bisa membuat Anda bersemangat. Pssst… Anda juga bisa membuat grup WhatsApp khusus untuk membahas makan siang bersama teman-teman setiap hari Senin, lho!

 

Power Playlist

Musik memang bisa menjadi mood booster yang membuat Anda jadi lebih bersemangat. Biasanya orang akan bersemangat kala mendengarkan musik yang upbeat. Kumpulkan lagu-lagu yang membuat Anda merasa bersemangat menjadi sebuah playlist di handphone Anda. Dengarkan saat sedang bersiap-siap atau dalam perjalanan menuju kantor.

 

Istirahat Cukup

Kondisi tubuh tak bisa dipisahkan dari situasi psikis. Anda boleh saja bersenang-senang sepanjang akhir pekan, namun ingatlah untuk tetap meluangkan waktu cukup agar tubuh Anda bisa beristirahat dengan optimal. Usahakan agar Anda tidak tidur terlalu larut di hari Minggu. Bangun pagi setelah tidur yang berkualitas akan membantu mood dan emosi lebih terjaga sepanjang hari.

 

Olah Jiwa

Jika istirahat, olahraga, dan makanan bergizi membantu menjaga kesehatan tubuh, maka kegiatan spiritual seperti meditasi bisa bermanfaat bagi ketenangan jiwa Anda. Apapun metode yang Anda pilih, lakukan kegiatan-kegiatan tersebut sebelum Anda memulai aktivitas lain di pagi hari agar Anda dipenuhi energi positif dan siap menjalani hari.

 

Tak cuma di hari Senin, di hari apapun, mood yang baik akan memengaruhi produktivitas kerja. Namun jika berbagai cara sudah dilakukan namun tetap tak membawa hasil, mungkin ini waktunya Anda mengevaluasi diri. Siapa tahu, yang Anda butuhkan adalah mempelajari hal baru atau tantangan lebih di pekerjaan.

Artikel Lainnya

18 Agustus 2018

Mitos atau Fakta: Punya To-Do Lists Justru Memunculkan Rasa Bersalah

Ketika “pasukan” deadline datang menyerbu, sering kali Anda jadi menghadapi beberapa kendala, seperti bingung dalam menentukan prioritas pekerjaan atau tidak sengaja melewatkan tugas yang perlu.

Lebih Lanjut
05 Januari 2018

Kenapa Anda Harus Memerhatikan Penampilan di Kantor

Pernah menonton film ‘The Devil Wears Prada’? Salah satu adegan yang memorable adalah saat sang tokoh utama, Andrea, masuk ke kantor barunya, sebuah majalah fashion ternama di New York, dengan gaya berpakaian yang “biasa saja”. Seluruh mata langsung tertuju kepada Andrea, membuatnya merasa tak nyaman. 

Lebih Lanjut
14 Januari 2019

3 Alasan Mengapa Anda Perlu Investasi Pada Diri Sendiri

Saat Anda berkomitmen untuk investasi terhadap diri sendiri, itu artinya Anda telah masuk ke dalam proses menyiapkan bekal terbaik untuk masa depan. Demi pengembangan diri, Anda bisa berinvestasi dalam bentuk mengikuti training bersertifikasi, gamified e-learning, les bahasa, seminar, workshop, hingga networkingdengan orang-orang yang memiliki minat sama. Berikut beberapa alasan mengapa Anda perlu investasi pada diri sendiri.

Lebih Lanjut