Karir | Frisian Flag Indonesia
21 Februari 2018

4 Langkah Agar Resolusi Karir Tak Jadi Sekadar Resolusi

Di akhir tahun lalu, pastinya hampir setiap orang memiliki resolusi atau target menghadapi tahun baru. Namun resolusi akan sulit direalisasikan jika hanya sekedar niat tanpa strategi pencapaian yang efektif. Termasuk untuk urusan karir. 


Hampir setiap tahun, di awal tahun Anda membuat resolusi atau target menghadapi tahun baru. Namun beberapa bulan kemudian, adakah yang terwujud atau menampakkan kemajuan? Resolusi, apalagi resolusi karir, akan sulit direalisasikan jika hanya sekedar niat tanpa strategi pencapaian yang efektif. Agar resolusi karir tak cuma jadi sekedar resolusi, ada beberapa langkah yang bisa menjadi acuan strategi menjalankannya, yakni:


1.Mulailah dari resolusi paling realistis

Perencanaan adalah cara Anda membangun komitmen dengan tujuan yang hendak dicapai. Buatlah perencanaan yang spesifik namun realistis untuk mencapai tujuan. Misalnya, hindari membuat “bekerja lebih baik”, buat “tidak punya pendingan pekerjaan setiap hari” sebagai resolusi Anda. Atau mengganti “mengurangi kesalahan saat mengirim draft” dengan “mengecek tiga kali sebelum mengirim draft”, “lebih aktif di meeting” dengan “membaca dokumen dan latihan presentasi di malam sebelum meeting”.


2. Membuat target secara bertahap

Jika tujuan Anda adalah kenaikan jabatan, tulislah dengan spesifik apa target jabatan Anda dan tahapan apa saja yang perlu Anda ‘taklukkan’ untuk mencapai posisi yang diharapkan. Berikutnya, persiapkan diri untuk meningkatkan kinerja. Misalnya, tak hanya menyelesaikan pekerjaan sesuai deadline, namun bahkan sebelum deadline. Pekerjaan yang Anda selesaikan pun tak hanya harus sesuai brief, tapi bahkan melebihi ekspektasi. 


3. Menyusun manajemen rencana

Masih ingat dengan kalimat: “Catat yang dikerjakan, kerjakan yang dicatat?”. Ini adalah dasar ilmu manajemen. Sebelum melakukan berbagai pekerjaan dan kegiatan, susun daftar pekerjaan atau kegiatan. Setelah terdaftar, atur berdasarkan skala prioritas mana pekerjaan yang akan didahulukan dan mana yang bisa dikerjakan belakangan. Cara ini tak hanya memudahkan Anda mengingat tapi juga dan mengelola pekerjaan agar tidak berantakan.

 

4. Membiasakan diri hidup dengan target

Yang terpenting, siapkan mindset Anda. Resolusi tak akan tercapai jika tak diimbangi motivasi dan komitmen yang kuat melakukannya. Tanpa dua hal itu, resolusi tinggallah resolusi. Membuat resolusi berarti siap hidup dengan target-target yang hendak dicapai. Camkan bahwa target-target “kecil” itu adalah bagian dari tahapan mewujudkan mimpi besar Anda.

 

Berhasil mencapai resolusi karir adalah salah satu milestone dalam hidup. Dibutuhkan keberanian dan tekad yang kuat untuk mencapainya, sekaligus hati-hati dalam melangkah. Namun ingat, jangan terlalu keras pada diri Anda sendiri. Resolusi satu tahun adalah rencana jangka pendek. Jika Anda gagal atau hanya berhasil mencapai sebagian, Anda masih punya kesempatan membenahi di tahun selanjutnya.

Artikel Lainnya

25 Juni 2018

5 Cara Bangkitkan Kembali Semangat Kerja di Hari Senin

Apa yang ada di benak Anda mendengar kata “Besok hari Senin”. Jika membayangkannya saja membuat Anda malas, mungkin 5 cara ini bisa membuat Anda kembali semangat menyambut hari 

Lebih Lanjut
14 Januari 2019

3 Alasan Mengapa Anda Perlu Investasi Pada Diri Sendiri

Saat Anda berkomitmen untuk investasi terhadap diri sendiri, itu artinya Anda telah masuk ke dalam proses menyiapkan bekal terbaik untuk masa depan. Demi pengembangan diri, Anda bisa berinvestasi dalam bentuk mengikuti training bersertifikasi, gamified e-learning, les bahasa, seminar, workshop, hingga networkingdengan orang-orang yang memiliki minat sama. Berikut beberapa alasan mengapa Anda perlu investasi pada diri sendiri.

Lebih Lanjut
24 September 2018

5 Hal yang Akan Memperbaiki Hari Senin Anda

Always a case of the Mondays.. Setiap hari Senin datang dan hari Minggu pergi, pasti membuat Anda sudah bersiap untuk bertemu akhir pekan kembali. Jadi, apa saja yang harus Anda lakukan agar hari Senin terasa lebih menyenangkan?

Lebih Lanjut