BERANDA

SUSTAINABILITY

Sehat Sejahtera Selaras

MILKPEDIA

Nutrisi & Kesehatan Manfaat Minum Susu Kapan & Bagaimana Cara Minum Susu FAQ

RESEP KAMI

Resep dengan Susu Cair Resep dengan Kental Manis Resep dengan Susu Bubuk

AKTIVITAS KAMI

Ramadan Kaya Rasa #DiRumahAja Cokelatnya Bikin Semua Nikmat Dunia Zuzhu Games Zuzhu & Zazha Kebaikan Susu 100 Tahun Frisian Flag Professional

PRODUK KAMI

Susu Kental Manis Susu Siap Minum Susu Bubuk Keluarga Susu Bendera Susu Ibu dan Balita Friso

PERUSAHAAN KAMI

Tentang Kami Galeri Photo Berita Siaran Pers Business Principles Safety Policy Tujuan Kami

KARIR

Overview Pusat Karir Event Artikel

FITUR KAMI

Massa Tubuh Gizi Harian

Nutrisi & Kesehatan
07 Des 2017

Percuma Bawa Bekal Menu Makanan Sehat Jika...

Saat anak jajan, Anda tidak bisa memastikan kebersihan makanan yang dikonsumsi saat anak jajan, mulai dari bahan baku, cara pembuatan, dan penyajian. Agar tidak jajan sekaligus memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi, Anda bisa menyiapkan bekal menu makanan sehat.

Selain menu makan sehat, Anda juga harus memastikan keamanan dan kebersihan kemasan yang digunakan untuk bekal. Anda harus tahu pasti bahan pembuat kemasan bekal anak, apakah kemasan tersebut bebas BPA (Bisphenol-A) atau tidak.

Bisphenol-A (BPA) adalah zat kimia sintetis yang sering digunakan pada proses pembuatan kemasan plastik seperti botol, toples, dan kemasan berbahan plastik lainnya. Banyak hasil penelitian, salah satunya dari Harvard School of Public Health, menyebutkan bahwa BPA bisa “terlepas” dari kemasan dan mencemari makanan atau minuman. Menurut penelitian yang sama, BPA berisiko mengakibatkan pada gangguan reproduksi serta meningkatkan risiko diabetes dan penyakit kardiovaskular. Sedangkan penelitian University of Cincinnati menemukan bahwa botol plastik polikarbonat yang digunakan untuk menyusui bayi berisiko melepas BPA hingga 55 kali lebih cepat jika dipanaskan, dibandingkan jika dicuci dengan air dingin atau air bertemperatur normal. 

Dokter spesialis anak dr. Steven Parker menyarankan agar menghindari penggunaan botol yang mengandung BPA dan menyarankan beberapa alternatif:

Secara fisik, tanda-tanda terdapat kandungan BPA bisa dilihat dari bentuk kemasannya yang lunak dan tidak mengkilat.

Bila terpaksa membeli kemasan plastik, selalu lihat tanda di bagian bawah kemasan apakah mengandung BPA. Umumnya tertera kode-kode yang telah terstandarisasi. Di Indonesia, kode-kode tersebut dikeluarkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI).

Selain BPA, hindari produk plastik dengan kode DBP dan DEP, DEHP, DMP. Bila perlu menggunakan kemasan plastik, gunakan plastik polyethylene (polietilen).

Hindari gunakan kemasan plastik yang sudah tergores.

Meski terdapat tulisan “microwaveable” terdapat pada kode kemasan plastik, sebaiknya pindahkan makanan atau minuman ke wadah keramik atau kaca ketika hendak dipanaskan.

Cuci wadah plastik dengan spons agar tidak merusak lapisan plastik.

Dukung kecukupan gizi anak dengan melengkapi bekal menu makanan sehatnya dengan Susu Siap Minum Frisian Flag Kid yang diproduksi dari susu segar dengan kandungan zat gizi makro (protein, karbohidrat dan lemak) dan mengandung Vitamin A dan D, serta Kalsium dan Magnesium dan tersedia dalam varian rasa stroberi dan cokelat yang lezat.


Lengkapi bekal makan siang anak yang sehat dengan Frisian Flag Kid. Info lengkap Frisian Flag Kid bisa cek di sini.

Share This Entrys

Artikel Terkait
Milkpedia

3 Cara Agar Badan Tidak Cepat Lelah Setelah Olahraga

Milkpedia

Menjaga Kesehatan Di Musim Pancaroba

Milkpedia

Tips Menyiapkan Menu Makanan Anak yang Bergizi Seimbang