Kamis, 24 Sep 2026

Resep Wedang Ronde Jahe yang Nikmat untuk Keluarga

Wedang ronde dengan kuah jahe hangat berpadu dengan bola-bola ketan kenyal berisi kacang, menciptakan rasa manis dan tekstur u nikyang bikin sajian tradisional ini menarik untuk dinikmati bersama keluarga.

Biar rasanya makin spesial, Ibu juga bisa menambahkan Frisian Flag Krimer Susu Kental Manis untuk memberikan sentuhan manis dan creamy pada kuahnya. 

Yuk, cari tahu apa saja komponen wedang ronde dan coba buat sendiri di rumah!

Komponen Utama Wedang Ronde

Wedang ronde terdiri dari beberapa komponen yang menghasilkan perpaduan rasa manis, hangat, dan tekstur kenyal. Berikut komponen utama yang biasa digunakan:

1. Ronde dari Tepung Ketan

Ronde merupakan bola-bola yang dibuat dari adonan tepung ketan. Pada resep tertentu, tepung ketan juga dicampurkan dengan sedikit tepung tapioka agar adonan lebih mudah dibentuk.

2. Isian Kacang

Salah satu isian ronde yang umum digunakan adalah kacang tanah atau kacang mede yang dihaluskan dan dicampurkan dengan gula. Campuran tersebut kemudian dibentuk menjadi bulatan kecil sebelum dimasukkan ke dalam adonan ronde.

3. Kuah Jahe

Kuah merupakan bagian yang memberikan cita rasa khas pada wedang ronde. Kuahnya dapat dibuat dari jahe, air, gula, daun pandan, dan serai yang direbus bersama hingga aromanya keluar.

Untuk rasa jahe yang lebih kuat, jahe juga dapat dibakar terlebih dahulu sebelum dimemarkan dan direbus bersama bahan lainnya.

4. Pelengkap

Wedang ronde dapat dikreasikan dengan berbagai bahan pelengkap sesuai selera. Selain ronde, beberapa penyajiannya menggunakan kacang sangrai, kolang-kaling, atau potongan roti.

Ibu juga dapat menambahkan Frisian Flag Krimer Susu Kental Manis sebagai pelengkap untuk memberikan rasa manis dan creamy pada wedang ronde. Frisian Flag Krimer Susu Kental Manis mengandung zat gizi makro berupa protein, karbohidrat, dan lemak, serta dilengkapi 8 vitamin dan mineral menyehatkan. 

Manfaat Kesehatan Wedang Ronde

Selain dinikmati sebagai minuman hangat, beberapa bahan yang digunakan dalam wedang ronde juga memiliki kandungan yang bantu menyehatkan tubuh, seperti: 

  • Memberikan sensasi hangat. Kuah wedang ronde yang disajikan hangat dengan jahe memberikan sensasi hangat, sehingga cocok dinikmati terutama saat cuaca dingin.
  • Berpotensi membantu mengurangi mual. Jahe telah diteliti memiliki potensi untuk membantu mengurangi mual. Namun, manfaat ini berasal dari kandungan jahe dan bukan berarti wedang ronde dapat digunakan untuk mengatasi mual.
  • Mendukung fungsi pencernaan. Jahe telah dipelajari kaitannya dengan fungsi pencernaan, termasuk proses pengosongan lambung. Meski begitu, manfaatnya untuk berbagai gangguan pencernaan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
  • Menjadi sumber energi. Tepung ketan dan gula dalam wedang ronde mengandung karbohidrat yang merupakan sumber energi bagi tubuh. 

Baca Juga: Resep Es Pisang Ijo Khas Makassar yang Praktis dan Segar

Resep Wedang Ronde

Resep wedang ronde berikut bisa Ibu coba di rumah sebagai sajian hangat untuk keluarga. Perpaduan ronde yang kenyal dengan isian kacang dan kuah jahe manis membuatnya nikmat disantap. 

Porsi: 8-10 porsi
Kalorii: ±250-310 kkal per porsi

Bahan Ronde

  • 350 gram tepung ketan
  • 40 gram tepung tapioka
  • ½ sdt garam
  • 320 ml air panas
  • Perisa cocopandan secukupnya
  • Perisa pandan secukupnya

Bahan Isian

  • 100 gram kacang mede goreng atau kacang tanah goreng
  • 3 sdm gula pasir
  • ¼ sdt garam
  • 1½ sdm selai kacang

Bahan Kuah

  • 170 gram jahe utuh
  • 6 lembar daun pandan
  • 1 batang serai
  • 2½ liter air
  • 300 gram gula pasir

Bahan Ekstrak Jahe

  • 60 gram jahe, kupas
  • 250 ml air

Pelengkap

Cara Membuat

  1. Bakar jahe dengan api sedang hingga permukaannya mulai kehitaman, lalu memarkan.
  2. Masukkan air, jahe, daun pandan, serai, dan gula pasir ke dalam panci. Masak hingga mendidih, kemudian kecilkan api dan lanjutkan memasak sekitar 12-20 menit.
  3. Untuk membuat isian, haluskan kacang bersama gula pasir, selai kacang, dan garam. Bentuk menjadi bulatan-bulatan kecil.
  4. Buat ekstrak jahe dengan menghaluskan 60 gram jahe bersama 250 ml air. Saring, kemudian didihkan.
  5. Campurkan tepung ketan, tepung tapioka, garam, dan air panas. Aduk kemudian uleni hingga adonan dapat dibentuk.
  6. Bagi adonan menjadi tiga. Berikan perisa pandan pada satu bagian, perisa cocopandan pada bagian lainnya, dan biarkan satu bagian tetap berwarna putih.
  7. Ambil sebagian adonan, pipihkan, beri isian kacang, lalu bulatkan kembali. Balurkan dengan sedikit tepung tapioka agar tidak saling menempel.
  8. Adonan juga dapat dibentuk menjadi ronde berukuran kecil tanpa isian.
  9. Saring kuah jahe, kemudian masukkan kembali ke dalam panci.
  10. Didihkan air dalam panci terpisah. Masukkan ronde dan rebus hingga mengapung dan matang, lalu tiriskan.
  11. Masukkan ronde ke dalam mangkuk dan tuangkan kuah jahe hangat.
  12. Tambahkan Frisian Flag Krimer Susu Kental Manis secukupnya untuk memberikan sentuhan rasa manis dan creamy, lalu sajikan selagi hangat.

Baca Juga: Resep Popsicle Kacang Hijau yang Segar dan Mudah Dibuat

FAQ Resep Wedang Ronde

Saat membuat wedang ronde sendiri di rumah, Ibu mungkin menemukan beberapa kendala, mulai dari ronde yang pecah saat direbus hingga menentukan waktu yang tepat untuk mengangkatnya. Berikut jawaban atas beberapa pertanyaan yang sering muncul saat membuat wedang ronde.

1. Apakah Wedang Ronde dan Sekoteng Sama?

Meskipun keduanya sama-sama dapat disajikan sebagai minuman hangat dengan kuah jahe, wedang ronde dan sekoteng memiliki isian yang berbeda.

Ciri khas wedang ronde adalah bola-bola dari tepung ketan yang biasanya berisi kacang. Sementara itu, sekoteng umumnya memiliki isian yang lebih beragam, seperti kacang hijau, pacar cina atau sagu mutiara, potongan roti, dan bahan pelengkap lainnya.

2. Kenapa Ronde Bisa Pecah Saat Direbus?

Ronde dapat pecah apabila takaran air pada adonannya terlalu sedikit, sehingga adonan menjadi kurang lentur dan permukaannya kasar. Sebaliknya, terlalu banyak air dapat membuat adonan terlalu lembek dan sulit dibentuk.

Karena itu, tambahkan air ke dalam tepung secara bertahap sambil memperhatikan teksturnya. Pastikan juga bagian adonan yang telah diberi isian tertutup rapat sebelum direbus agar ronde tidak mudah terbuka.

3. Bagaimana Cara Mengetahui Ronde Sudah Matang?

Salah satu tanda yang mudah diperhatikan adalah ronde mulai mengapung ke permukaan air saat direbus. Resep yang menjadi acuan artikel ini juga menginstruksikan ronde direbus hingga mengapung dan matang sebelum ditiriskan.

Setelah ronde mengapung, angkat dan tiriskan sebelum memasukkannya ke dalam kuah jahe. Pada resep ronde lain, proses yang sama juga digunakan, yaitu merebus bola-bola ronde hingga mengapung sebelum diangkat.

Untuk hasil wedang ronde yang semakin nikmat, Ibu dapat menambahkan Frisian Flag Krimer Susu Kental Manis sebagai pelengkap. Selain memberikan rasa manis dan creamy, Frisian Flag Krimer Susu Kental Manis mengandung protein, karbohidrat, lemak, 8 vitamin, serta mineral sehingga cocok digunakan untuk melengkapi berbagai kreasi makanan dan minuman keluarga.

 

Referensi: 

  1. Cookpad Indonesia. (n.d.). Wedang ronde jahe Devina Hermawan. https://cookpad.com/id/resep/17015080
  2. detikFood. (2021). Resep pembaca: Ronde kuah jahe untuk hangatkan badan saat berbuka puasa. https://food.detik.com/resep-pembaca/d-5539323/resep-pembaca-ronde-kuah-jahe-untuk-hangatkan-badan-saat-berbuka-puasa
  3. National Center for Complementary and Integrative Health. (n.d.). Ginger. https://www.nccih.nih.gov/health/ginger
  4. Radar Madiun. (n.d.). Pilih wedang ronde atau sekoteng? Ini perbedaan dan manfaatnya untuk kesehatan tubuh. https://radarmadiun.jawapos.com/lifestyle/806399563/pilih-wedang-ronde-atau-sekoteng-ini-perbedaan-dan-manfaatnya-untuk-kesehatan-tubuh

COBA RESEP LAINNYA

AKTIVITAS KAMI

Tips dan Menu Menjaga Nutrisi Anak

LEBIH LANJUT

#Gerakan Nusantara

LEBIH LANJUT

#ibudanbalita

LEBIH LANJUT