Mainan Asik Anak Untuk Mengurangi Penggunaan Gadget

| 26 Jun 2019

Mainan Asik Anak Untuk Mengurangi Penggunaan Gadget

Seringkali anak menggunakan gadget sebagai sumber entertainment mereka seperti menonton YouTube atau bermain game mobile, yang dalam penggunaannya sangat banyak memakan waktu. Namun, orangtua juga tetap harus mengenalkan mainan asik lainnya yang interaktif untuk dimainkan bersama. Melalui mainan yang dimainkan di dunia nyata langsung bersama dengan banyak orang, mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, dan kreativitas anak untuk lebih baik dalam pertumbuhannya.

Banyak mainan anak yang dulu sempat populer dan disukai banyak anak, sekarang mulai dilupakan. Permainan-permainan tersebut sebenarnya menarik, dan asik untuk tetap dimainkan di jaman sekarang.


a. Monopoli

Monopoli adalah permainan yang dimainkan oleh minimal 2 - orang. Permainan ini menggunakan alat seperti papan monopoli, 2 buah dadu, kartu, uang mainan dan bidak rumah. Alat monopoli banyak dijual di pasar. Permainan monopoli ini sangat populer di masanya, dan masih sangat cocok untuk dimainkan bersama anak. Melalui Permainan Monopoli ini anak belajar untuk berinteraksi dengan banyak orang, dan mengatur strategi agar bisa menguasai permainan di akhir. Cara bermain Monopoli yang menggunakan uang mainan ini juga bisa melatih kemampuan anak untuk mengatur keuangan sejak kecil. Dijamin dengan bermain Monopoli anak bisa lupa akan gadgetnya.

 

b. Congklak

Congklak adalah permainan tradisional yang sangat sederhana. Permainan ini menggunakan papan Congklak dan biji Congklak yang sangat mudah ditemukan di pasar. Congklak dimainkan oleh 2 orang yang saling berhadapan, permainan ini sangat sederhana, kedua pemain hanya perlu mengisi lobang mereka dengan biji yang tersedia. Meskipun sederhana, permaian ini perlu hitung-hitungan agar bisa menang, pemain tidak bisa asal ambil biji tanpa menghitung di mana biji tersebut akan habis. Karenanya melalui permainan ini orangtua mampu mengajarkan anak tentang hitung-hitungan sederhana.


c. Plastisin

Plastisin mirip seperti tanah liat yang mampu dibentuk apa pun sesuai keinginan penggunannya. Plastisin kerap dijadikan kerajinan tangan untuk anak di sekolah. Namun, orangtua pun bisa menjadikan plastisin permainan bersama anak. Membantu anak melatih kreativitasnya membentuk plastisin menjadi binatang, kendaraan, atau lainnya yang dia suka. Mendapatkan Plastisin pun sangat mudah, karena Plastisin masih populer digunakan untuk sekolah.

Melalui permainan sederhana di atas mampu meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kecerdasan anak, serta mampu menjauhkannya dari gadget. Selain itu temani juga anak dengan Frisian Flag Milky yang memiliki kandungan gizi yang dibutuhkan anak.

Artikel Terkait