Tips Mendampingi Anak yang Malas Belajar

| 05 Sep 2017

Tips Mendampingi Anak yang Malas Belajar

Anak yang malas belajar biasanya berpikir bahwa belajar merupakan kegiatan yang tidak menyenangkan. Sebagai orang tua, jangan sampai malasnya anak menyurutkan semangat Anda untuk mendampinginya. Anda perlu tahu cara mengatasi anak malas belajar dan menanamkan kesan menyenangkan tentang belajar kepada anak. Berikut ini lima tips yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan semangat belajar anak:

  • Ciptakan Suasana Baru

Agar anak tidak bosan dalam proses belajar, ciptakan suasana yang baru dan mengasyikan. Ajak anak Anda belajar di luar rumah seperti belajar nama-nama pohon di taman atau halaman belakang. Saat istirahat, berikan Susu Siap Minum Frisian Flag Milky dengan kemasan kotak atau botol favoritnya agar anak kembali bersemangat. Frisian Flag Milky diproduksi dengan susu segar dengan kandungan zat gizi makro (protein, karbohidrat dan lemak) dan tinggi akan kalsium, vitamin A, B1, B2, B6 dan D3 untuk mendukung aktivitas belajar  si Kecil.  Tersedia dalam rasa cokelat dan strawberry yang disukai oleh anak-anak.

  • Menjadi Teman Belajar yang Baik

Salah satu peran Anda dalam mendampingi anak adalah menjadi teman yang baik. Saat anak membutuhkan Anda untuk bertanya, datanglah segera. Saat anak mampu mengerjakan tugasnya dengan baik, pujilah setulus mungkin. Besarkan hati anak ketika mengalami kesulitan dan tunjukkan bahwa Anda percaya pada kemampuan mereka. Sesulit apapun proses belajar anak, pastikan Anda selalu ada di sampingnya.

  • Membuat Sistem Reward

Gunakan kalender untuk membuat sistem reward agar anak lebih termotivasi. Setiap selesai belajar, beri anak stiker bintang di tanggalan. Ketika anak berhasil mengumpulkan bintang dengan jumlah yang disepakati, berikan mereka hadiah. Idealnya, Anda bisa membelikan makanan favoritnya, bepergian ke wahana bermain, atau mengabulkan satu keinginannya.

  • Jelaskan tentang Pentingnya Belajar

      Jelaskan kepada anak bahwa rajin belajar bisa membantu mereka meraih cita-cita. Berikan contoh tokoh sukses agar muncul keinginan pada anak untuk selalu bersemangat belajar. Misalnya, untuk mendapatkan medali emas, atlet harus berlatih keras, hal itu juga berlaku untuk anak Anda. Dengan memiliki cita-cita, anak bisa punya motivasi dari dirinya sendiri. Mereka bisa inisiatif belajar tanpa harus diminta, dipaksa, atau pun dimarahi terlebih dahulu.

  • Belikan Buku Penunjang

      Setelah dibelikan, jangan biarkan anak membaca sendiri. Bacalah bersama dan bahas setiap sub bab jika perlu. Bebaskan anak untuk bertanya apa pun kepada Anda.

Dari lima hal di atas, yang terpenting adalah teruslah berikan kasih sayang kepada anak apa pun keadaannya. Berikan contoh keteladanan setiap harinya, jalin komunikasi dengan kata-kata positif, dan bangun kedekatan emosi yang kuat. Anda bisa memberikan kata-kata pendukung atas apa yang anak telah capai dengan baik untuk meningkatkan motivasi mereka.

Artikel Terkait