Karir | Frisian Flag Indonesia
18 Agustus 2018

Langkah-langkah Memulai Pertemanan di Kantor Baru Untuk Si Introvert

Memulai pekerjaan baru berarti menapaki langkah baru untuk harapan baru. Tantangan baru pun akan muncul. Untuk Anda para introvert, salah satu “masalah” yang datang sejak hari pertama kerja adalah bagaimana menjalin relasi pertemanan dengan orang-orang yang baru Anda temui.

 

Berteman dengan rekan-rekan kantor punya peran penting dalam menjalankan pekerjaan. Steven Miranda, peneliti dari Cornell University, mengatakan bahwa tanpa adanya rasa koneksi sosial, semangat kerja seseorang bisa menurun sehingga produktivitas pun tidak optimal. Lalu bagaimana agar seorang introvert dapat lebih mudah membangun pertemanan pada lingkungan kantor baru?

 

Lihat dulu langkah-langkah di bawah ini sebelum memulai pertemanan di kantor bagi Anda para introvert.

 

1.Observasi lingkungan

Jangan merasa terpaksa untuk langsung menerjunkan diri ke lingkungan baru. Perasaan itu justru dapat mempersulit Anda dalam berinteraksi. Amati dulu lingkungan Anda dan lihat dengan siapa sekiranya Anda bisa nyaman untuk memulai percakapan.

 

2.Jangan takut ditolak

Sebagai seorang introvert, tembok utama yang harus Anda hadapi kala memasuki lingkungan baru adalah diri Anda sendiri. Jangan sampai ketakutan Anda sendiri akan penolakan membuat Anda tidak dapat mencoba mengenal rekan-rekan Anda. Buat diri Anda rileks, dan approachable karena setiap orang punya karakter berbeda. Sebagian orang mungkin akan langsung menyukai Anda, namun akan ada pula beberapa orang yang butuh waktu lebih lama untuk mengenal Anda sebelum dapat mulai berteman.

 

3.Langkah kecil

Mulailah dari langkah sederhana untuk memulai pertemanan. Coba berbincang dengan satu orang terlebih dahulu. Mungkin yang duduknya paling dekat dengan Anda. Pada hari-hari selanjutnya, berusahalah untuk mengobrol dengan orang-orang berbeda. Ketika Anda menemukan kesamaan-kesamaan pada diri teman-teman Anda, maka interaksi bisa lebih mudah dilakukan.

 

4.Bersikap baik

Yang terpenting dari semuanya adalah menunjukkan bahwa Anda adalah seseorang yang bisa didekati. Ketika ada rekan yang berinisiatif untuk berkomunikasi dengan Anda, responlah dengan baik dan terbuka. 

 

Yang penting untuk diingat, adalah untuk tidak memaksakan diri dan keadaan. Hanya lakukan yang menurut Anda alami, dan jangan mudah tersinggung jika ada rekan kerja yang tidak ingin mengenal Anda lebih dekat. Melalui relasi yang baik dan ikatan emosional dengan rekan-rekan sekantor, hari-hari kerja pun akan lebih nyaman dijalani sehingga Anda jadi lebih bersemangat dan produktif dalam bekerja.

Artikel Lainnya

18 Agustus 2018

Mitos atau Fakta: Punya To-Do Lists Justru Memunculkan Rasa Bersalah

Ketika “pasukan” deadline datang menyerbu, sering kali Anda jadi menghadapi beberapa kendala, seperti bingung dalam menentukan prioritas pekerjaan atau tidak sengaja melewatkan tugas yang perlu.

Lebih Lanjut
30 Oktober 2017

Efektif Mengelola Feedback Negatif

Sebagai profesional, Anda tak mungkin lepas dari feedback. Bayangkan bekerja tanpa ada feedback, bisa jadi Anda malah kebingungan karena tak tahu apakah pekerjaan Anda memenuhi standar atau masih perlu diperbaiki. Namun bagaimana jika Anda merasa sudah optimal bekerja namun malah memeroleh feedback negatif?

Lebih Lanjut
18 Agustus 2018

Jangan Malu untuk Speak Up di Kantor

“Aduh, rasanya ada yang kurang sreg dari proyek ini. Bilang ke yang lain, nggak ya?” Mungkin Anda seringkali merasa seperti ini. Ketika Anda memiliki opini tentang suatu isu dalam pekerjaan, namun Anda ragu apakah Anda harus menyuarakan pendapat Anda. Nah, jangan sampai Anda malu untuk mengeluarkan opini Anda. Lihat di sini bagaimana cara mengalahkan rasa takut Anda.


Lebih Lanjut