Lewat program Farmer2Farmer, jumlah sapi perah, produksi susu, telah meningkat secara signifikan setelah mengaplikasikan tata laksana dan tata kelola peternakan yang baik - Press Release

Sep 13, 2017

Lewat program Farmer2Farmer, jumlah sapi perah, produksi susu, telah meningkat secara signifikan setelah mengaplikasikan tata laksana dan tata kelola peternakan yang baik

Jumlah sapi perah, produksi susu, telah meningkat secara signifikan setelah mengaplikasikan tata laksana dan tata kelola peternakan yang baik

Pangalengan, 7 September 2017 – Komitmen PT Frisian Flag Indonesia (FFI) untuk mendukung peternak sapi perah Indonesia dengan meningkatkan kemampuan mereka melalui Farmer2Farmer Program (F2F Program) telah membuahkan hasil positif. Setelah mendapat penghargaan pertama dari program F2F, Aep Suherman, peternak sapi perah dari Pangalengan, Jawa Barat, telah mampu mengembangkan bisnis peternakan sapi perahnya menjadi lebih stabil dan berkelanjutan. Jumlah hewan ternak dan produksi susu telah meningkat secara signifikan setelah ia mengikuti program F2F dan telah berhasil menjalankan tata laksana dan tata kelola peternakan yang baik. Program F2F adalah bagian dari program FDOV, sebuah kerjasama publik berprivasi yang bertujuan untuk meningkatkan peternakan susu di Indonesia.

“Saya sangat bersyukur dapat bergabung menjadi bagian dari program Farmer2Farmer Program (F2F) di tahun 2016. Tidak hanya saya mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, namun program ini juga telah memberikan saya kesempatan untuk mengembangkan bisnis peternakan sapi perah saya dan memiliki hidup yang lebih baik bersama keluarga. Materi yang diberikan dalam program F2F sangat berguna bagi saya untuk lebih memahami dan mengaplikasikan tata laksana dan tata kelola peternakan yang baik yang ternyata berpengaruh positif bagi peternakan saya,” ujar Aep Suherman, peternak sapi perah yang telah menjalani profesinya sejak tahun 1990.

Sebelum bergabung dalam F2F Program, Aep hanya memiliki enam sapi. Dengan hadiah yang didapatkan dari program F2F, Aep merenovasi peternakannya termasuk memperbaiki kualitas kandang, fasilitas air, membangun pemisah sapi dan merendahkan tempat pakan hewan. ”Setelah saya berpartisipasi di program F2F, saya sekarang memiliki 22 sapi perah. Semua sapi perah saya sehat dan produksi susu mereka terus meningkat. Saya telah mendapatkan banyak keuntungan dari F2F (produktivitas bertambah dengan rata-rata 2 liter/sapi/hari) dan saya berharap program ini akan dapat terus menjangkau para peternak sapi perah di Indonesia,” tambah Aep.

Program F2F adalah bagian dari Dairy Development Program (DDP) FrieslandCampina, perusahan induk dari Frisian Flag Indonesia, dan program ini adalah salah satu usaha Perusahaan untuk meraih tujuan utama jangka panjangnya, yaitu meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah lokal di negara dimana FrieslandCampina beroperasi. Sejak program F2F diluncurkan pada tahun 2013, program ini telah menjangkau 899 peternak sapi perah lokal melalui sesi pelatihan dan pengajaran untuk mengajak para peternak sapi perah Indonesia untuk menjalankan tata laksana dan tata kelola peternakan yang baik. “Melalui program F2F, kami tidak hanya melatih para peternak, namun kami juga akan terus memberikan pengawasan jangka panjang dan evaluasi untuk memastikan bahwa setiap peternakan sapi perah ini telah menjalankan tata laksana dan tata kelola peternakan yang baik. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan program ini secara berkala untuk meningkatkan kesejahteraan peternak sapi perah Indonesia serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Akhmad Sawaldi, DDP Manager dan FDOV Project Frisian Flag Indonesia.

Download PDF