Facebook Pixel

‘Kedai Kreatif Susu Kental Manis FRISIAN FLAG®’ sebagai Wadah Pembekalan UMKM

Our Milkpedia

Berita

Dec 02, 2021

‘Kedai Kreatif Susu Kental Manis FRISIAN FLAG®’ sebagai Wadah Pembekalan UMKM

‘Kedai Kreatif Susu Kental Manis FRISIAN FLAG®’ sebagai Wadah Pembekalan UMKM

Pandemi COVID-19 menciptakan tantangan yang luar biasa terhadap dunia kerja dan usaha, termasuk UMKM di Indonesia. Untuk membantu UMKM agar tetap optimis, bertumbuh, dan berkembang di tengah situasi saat ini, Frisian Flag Indonesia siapkan dukungan pendampingan dan pengembangan usaha senilai 580 juta untuk 400 UMKM.


Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah sektor perekonomian yang sangat penting di Indonesia. Ada 65,5 juta pelaku UMKM di Indonesia (BPS, 2019) dan berkontribusi sebesar 60,51 persen terhadap Poduk Domestik Bruto di tahun 2020 atau senilai Rp9.580 triliun (Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2021). Sektor UMKM juga menyerap 119,6 juta tenaga kerja atau 96,92 persen dari total tenaga kerja Indonesia, dan menghimpun hingga 60,42% dari total investasi.

Melihat besarnya peran UMKM dalam perekonomian Indonesia, pada Rabu, 1 Desember 2021 PT Frisian Flag Indonesia (FFI) meluncurkan program Kedai Kreatif Susu Kental Manis FRISIAN FLAG®: Bersama Majukan UMKM Indonesia secara daring. Melalui program Kedai Kreatif para pelaku UMKM akan mendapat pelatihan keterampilan usaha tentang prinsip pemasaran sederhana mencakup Product, Price, Place, dan Promotion yang dikaitkan dengan pemasaran digital.

“Kami ingin membantu UMKM agar tetap optimis, bertumbuh, dan berkembang, di tengah situasi Pandemi COVID-19 melalui produk Susu Kental Manis FRISIAN FLAG® dan kerja sama dengan komunitas. Kami juga ingin membangun kesadaran tentang pentingnya keamanan pangan di antara pelaku UMKM. Hal ini juga sejalan dengan visi perusahaan untuk bangun Indonesia yang Sehat, Sejahtera, dan Selaras,” ungkap Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro di acara peluncuran.

Program ini juga menjadi salah satu wujud komitmen FFI untuk mendukung serta berperan aktif dalam program Orang Tua Angkat Badan POM. Dalam sambutannya secara daring, Deputi III Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan POM RI, Dra. Rita Endang, Apt. M.Kes diwakili oleh Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan Badan POM RI, Ema Setyawati, S.Si., Apt., ME mengapresiasi upaya FFI untuk membantu memberdayakan para pelaku UMKM.

“Kami berharap agar kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha dapat terus berlanjut demi kemajuan UMKM pangan. Melalui Program ‘Kedai Kreatif Susu Kental Manis Frisian Flag, Bersama Majukan UMKM Indonesia’ ini diharapkan dapat mendukung peningkatan daya saing UMKM Pangan, sehingga dapat sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM Pangan,” ujar Ema Setyawati.

FFI akan bekerja sama dengan komunitas Ibu Profesional untuk memberikan edukasi serta peningkatan kapasitas usaha kepada pelaku UMKM di wilayah Jabodetabek dan Provinsi Jawa Barat. Langkah awal ini dipilih karena perempuan memiliki peranan yang sangat besar bagi UMKM Indonesia. Kementerian Koperasi dan UKM mencatat peran perempuan dalam pertumbuhan UMKM sebagai penggerak 52,9 persen usaha mikro, 50,6 persen usaha kecil, dan 34 persen usaha menengah.

"Komunitas Ibu Profesional sangat antusias berpartisipasi dalam program Kedai Kreatif dan bekerja sama dengan FFI untuk membangkitkan semangat UMKM yang dimotori perempuan. Program ini sejalan dengan komitmen Ibu Profesional dalam memberdayakan para ibu untuk menjadi agen perubahan, keberadaannya bermanfaat  baik untuk diri sendiri, keluarga maupun lingkungan sekitar," ungkap Founder Komunitas Ibu Profesional Septi Peni Wulandani yang hadir di acara peluncuran.