Frisian Flag Indonesia Jalin Diskusi Interaktif dengan Peternak Melalui BEWARA Liveshow

Berita

Apr 10, 2018

Frisian Flag Indonesia Jalin Diskusi Interaktif dengan Peternak Melalui BEWARA Liveshow

Frisian Flag Indonesia Jalin Diskusi Interaktif dengan Peternak Melalui BEWARA Liveshow

Mengusung tema ‘Peternak Indonesia Bersama Lebih Maju’, BEWARA Liveshow kembali digelar Frisian Flag Indonesia di Pangalengan, Jawa Barat, pada Maret 2018. Program yang diadakan setiap tahun ini dihadiri lebih dari 300 peternak sapi setempat

BEWARA – salah satu program komunikasi dan edukasi bagi peternak sapi perah, merupakan salah satu bentuk kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun oleh Frisian Flag Indonesia (FFI) di bawah payung Dairy Development Program. Acara tatap muka, yang juga disiarkan secara langsung melalui Radio Cosmo Bandung, ini juga menjadi ajang bertukar ilmu antara sesama peternak sapi perah, pembina dan penyuluh dari koperasi, dan juga pakar dari FFI. Hadir dalam acara tersebut, Ketua Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan Aun Gunawan, Direktur Corporate Affairs FFI Andrew F. Saputro, Fresh Milk Relationship Manager Efi Lutfillah, serta salah satu inspirator peternak sapi yang telah sukses, Tosiwan.

“Para peternak terlihat sangat antusias sekali, mereka sudah ramai berkumpul sejak dua jam sebelum acara dimulai. Antusiasme dan semangat mereka makin terasa ketika terlibat dalam diskusi interaktif dan permainan-permainan edukatif,” cerita Rik-Rik Muhammad Rizki, Jr. FM Extention Manager Frisian Flag Indonesia.

Program BEWARA telah menjadi salah satu pilar penting dalam membangun karakter dan keaktifan para peternak sapi perah binaan Frisian Flag Indonesia. “Kami ingin memberikan edukasi dalam bentuk diskusi interaktif antara peternak dan para ahli di bidang peternakan. Melalui BEWARA Liveshow, kami berharap para peternak binaan semakin termotivasi untuk mengembangkan pengetahuannya demi peningkatan pelaksanaan tata kelola dan tata laksana peternakan yang baik dan juga pertumbuhan bisnis peternakan mereka,” papar Andrew F. Saputro.

Aun Gunawan mengemukakan bahwa pertemuan dua arah antara peternak dan para ahli secara berkala cukup penting untuk dilakukan. “Acara seperti ini merupakan salah satu cara yang mudah bagi para peternak sapi perah untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan mereka, karena bisa saling berbagi pengalaman dan ilmu peternakan dengan peternak lain dan juga para ahli. Selain itu, kegiatan ini pun ikut melatih mereka menjadi individu yang proaktif dan mampu bekerjasama secara kelompok paguyuban. Semoga FFI tetap konsisten dalam mengembangkan potensi para peternak sapi nusantara,” ujar Aun.

Melihat tingginya animo para peternak sapi perah dalam mendapatkan informasi tentang tata kelola dan tata laksana bisnis peternakan susu, Frisian Flag Indonesia ingin melebarkan sayap melalui dunia digital. “Sejauh ini sebagai sebuah program komunikasi, BEWARA bisa mencukupi kebutuhan informasi para peternak. Tetapi FFI ingin memperluas lagi hingga ke dunia digital dan visual, agar peternak di seluruh Indonesia, bukan hanya di pulau Jawa saja, bisa mendapatkan informasi yang sama dari FFI tentang tata kelola dan tata laksana bisnis peternakan susu,” ungkap Internal Communication Manager Frisian Flag Indonesia Viyanthi Silvana.